Mar 312017
 

Pesawat F-16 C/D TNI AU (TNI AU)

Pekanbaru – Komisi I DPR RI melakukan kunjungan kerja untuk meninjau alat utama sistem persenjataan / alutsista TNI AU di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, 30/3/2017.

“Kunjungan ini dalam rangka melihat kesiapan Alutsista TNI AU kita,” ujar Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari kepada Antara di Pekanbaru, Kamis.

Terdapat delapan anggota Komisi I DPR RI yang melakukan kunjungan kerja ke Lanud Roesmin Nurjadin tersebut. Selain Abdul Kharis, juga terdapat Yayat Y Biaro, Martin Hutabarat Sjariffudin Hasan, Djoko Udjianto, Syarifudin, Jazuli Juwaini dan Bachtiar Aly.

Komisi I sempat melakukan rapat tertutup selama lebih dari dua jam dengan jajaran Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) yang langsung dihadiri Danlanud RSN Marsekal Pertama Henri Alfiandi.

Menurut Kharis, Komisi I telah memperoleh informasi akurat terkait Alutsista yang melengkapi Lanud RSN, yang merupakan satu-satunya Pangkalan Militer Udara tipe A di Pulau Sumatera.

“Kami sudah dapat informasi akurat terkait Alutsista di Lanud RSN dan kita berharap ditingkatkan lagi sehingga keberadaan TNI AU disegani negara lain,” jelasnya usai rapat tertutup tersebut.

Komisi I DPR RI tinjau Pesawat F-16 A/B TS-1603 yg tergelincir beberapa waktu lalu di Lanud Roesmin Nurjadin, Kamis (30-03-2017). (Photo : DPR RI @DPR_RI )

Ia mengatakan seluruh informasi yang diperoleh dari kunjungan kerja ini akan segera dibawa untuk dijadikan bahan rapat DPR nantinya. Terutama terkait penambahan anggaran baik untuk perawatan pesawat tempur atau menyelesaikan kendala-kendala yang sedang dihadapi oleh Lanud RSN.

Dalam kunjungan kerjanya, rombongan Komisi I turut melihat keberadaan Skadron Udara 16 serta menyaksikan langsung pesawat tempur F16 A/B Block 15 OCU bernomor registrasi TS-1603 yang tergelincir di ujung landasan beberapa waktu lalu.

F16 Fighting Falcon “generasi pertama” yang dimiliki TNI AU dan semula ditempatkan di Skadron Udara 3 tersebut saat ini sedang menunggu proses pemeriksaan dan rencananya akan diperbaiki di Lanud Iswahyudi, Madiun, Jawa Timur.

Lanud RSN diperkuat dua Skadron Udara yakni Skadron Udara 12 dengan pesawat Hawk 100/200 dan Skadron Udara 16 dengan F16 Fighting Falcon.

Antara

https://web.facebook.com/JakartaGreater

  10 Responses to “Komisi I DPR Tinjau Alutsista Lanud Roesmin Nurjadin”

  1. Jangan ditinjau aja. Rekomendasikan utk persenjataan yg strategis juga.

  2. Lanjutkan….

  3. Masih untung diperhatikan.. berarti ada tindak lanjut yang lebih.

  4. Cocok di taruh es patratus…

  5. Tolong diacc pak penambahan squadron SU-35nya masak berbatasan dgn Singapore yg py pespur canggih LRN masih memakai Hawk & Falcon lawas ya jomplang kekuatan udaranya.

  6. Mohon ditinjau dan dimengerti…hai wakil…
    Jangan ribut brisik dng modus kandungan lokal bla bla bla pdhl ada modus sales nya…

  7. tinjau,rapat, siapkan anggaran untuk su 35 dua skuadron dan su34 satu skuadron,jangan lupa payung udara minimal yg jarak menengah buk atw pantsir.. sukur2 s300 yg upgrade

  8. yg ada di foto hampir semuanya hamil

  9. Pikiran Anggota DPR Lumayan dananya bisa di Mark Up buat ganti F-16 Uzur mereka nyari yg bs ToT paling suruh beli Gripen C/D buat pelapis Su-35,Untuk Su-35 belum deal tapi sudah pasti dibeli krn masih mikir gmn cara mark up diskusi sama seles2 rosoboronexport,wkwkwkwkwk Cara mikir mereka sudah bs ditebak,wkwkwkwk

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)