Komponen Cadangan Dikerahkan Bila Negara Darurat Militer atau Perang

Cad 2 e1633585713459

Batujajar, JakartaGreater   –   Presiden Joko Widodo menjadi Inspektur Upacara Penatapan Komponen Cadangan Tahun Anggaran 2021, pada Kamis 7-10-2021 di Lapangan Terbang Suparlan, Pusat Pendidikan dan Latihan Pasuskan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus, Batujajar, Bandung Barat.

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa penetapan Komponen Cadangan TNI akan semakin memperkokoh Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), dirilis Situs Kemhan RI pada Kamis 7-10-2021.

Presiden Joko Widodo berpesan bahwa negara, keutuhan wilayah NKRI, keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia adalah segala-galanya. “TNI sebagai Komponen Utama selalu siaga, tetapi perlu didukung oleh Komponen Cadangan dan Komponen Pendukung,”ujar Presiden Joko Widodo.

Sistem pertahanan Indonesia bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya. Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara dan usaha pertahanan negara.

Cad e1633585648531

Adapun Presiden Jokowi menegaskan bahwa Komponen Cadangan tidak boleh digunakan untuk lain, kecuali kepentingan pertahanan.

Presiden Joko Widodo lebih lanjut menyampaikan terima kasih kepada Anggota Komponen Cadangan yang telah mendaftar secara sukarela dan mengikuti proses seleksi dan kemudian mengikuti pelatihan dasar kemiliteran.

Presisen Joko Widodo selanjutnya menjelaskan bahwa masa aktif Komponen Cadangan tidak setiap hari dan tidak setiap saat. Setelah penetapan ini, Komponen Cadangan kembali ke profesinya masing-masing seperti biasa. Masa aktif Komponen Cadangan hanyalah pada saat mengikuti pelatihan dan pada saat mobilisasi. Tetapi, anggota Komponen Cadangan harus selalu siaga jika dipanggil negara.

“Komponen Cadangan dikerahkan bila negara dalam keadaan darurat militer atau keadaan perang. Dimobilisasi oleh Presiden dengan persetujuan DPR yang komando dan kendalinya berada di Panglima TNI. Artinya, tidak ada anggota Komponen Cadangan yang melakukan kegiatan mandiri”, kata Presiden Joko Widodo.

Cad 3 e1633585685473

Selanjutnya Presiden Joko Widodo mengatakan, bahwa di samping Penetapan Komponen Cadangan sebagai upaya untuk memperkokoh Sishankamrata, pada saat yang sama, pemerintah juga terus melakukan upaya modernisasi Alutsista secara menyeluruh pada semua matra, Darat, Laut, dan Udara.

Di sisi lain, Indonesia juga punya putra-putri yang tidak kalah kemampuanya di bidang Sains dan teknologi. “Ilmuwan-ilmuwan kita, insinyur-insinyur kita, sedang melakukan penelitian dan pengembangan di berbagai bidang strategis, pembangunan frigat buatan Indonesia, termasuk peluru kendali untuk pertahanan udara, dan pertahanan laut, dan pembangunan kapal selam Indonesia” ujar Presiden.

 

Leave a Reply