Oct 062017
 

Pesawat F-16 C/D membawa rudal jelajah JSM (photo : Kongsberg)

Jakartagreater.com. Kongsberg Defense & Aerospace akan melakukan uji terbang terakhir (FTM-5) dari rudal jelajah Joint Strike Missile (JSM) pada awal 2018, untuk persiapan integrasi senjata tersebut dengan pesawat tempur siluman multiperan Royal Norwegian Air Force (RNoAF) F-35A Lightning II, ujar Janes.com, 4/10/2017.

FTM-5 adalah puncak dari sebuah kampanye uji terbang dua tahun untuk memenuhi syarat rudal untuk diintegrasikan dengan F-35A. Dalam tes penerbangan end-to-end pertama untuk rudal tersebut, JSM yang dilengkapi dengan hulu ledak hidup akan diluncurkan dari F-16C/D Fighting Falcon lawas dari US Air Force’s 445th Flight Test Group untuk menyasar target darat ‘realistis’.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Norwegia (Depdikbun Norwegia) mengatakan kepada Jane’s, “Upaya yang berkelanjutan untuk mengkualifikasi rudal JSM mencakup sejumlah kecil uji coba dengan menggunakan platform peluncur F-16 lawas.

Tujuannya adalah untuk mempersiapkan dan memenuhi syarat senjata untuk integrasi berikutnya pada pesawat F-35A. Sejauh ini kami telah menyelesaikan lima kegiatan dan masih memiliki satu uji coba yang tersisa dalam program kualifikasi, yang direncanakan pada bulan Maret 2018. Kegiatan ini didanai sebagai bagian dari JSM Development Phase 3 yang disetujui oleh Parlemen pada tahun 2014. ”

Kongsberg melakukan uji terbang pertama (FTM-1) JSM pada bulan Oktober 2015. Pada bulan Oktober 2016, perusahaan melakukan uji terbang pertama kekuatan jarak jauh (FMT-2), di Utah Test and Training Range -FMT- 2 adalah tes ulang uji terbang yang gagal sebelumnya.

Pada periode Mei-Juni 2017, perusahaan melakukan uji coba FTM-3 / FTM-4, dengan rudal terbang tanpa kemampuan pencari (seeker) di kedua tes tersebut. “Tes dirancang untuk mengukur penerbangan rudal dalam alam nyata dan membandingkannya dengan simulasi untuk memeriksa apakah keduanya sesuai, dan untuk mengukur konsumsi bahan bakar pada ketinggian yang berbeda. Konsumsi bahan bakar terukur sedikit lebih baik daripada saat diuji lewan pemodelan”, ujar Hans Kongelf, wakil presiden divisi Sistem Rudal Kongsberg kepada Janes.com.

Rudal Joint Strike Missile (JSM) (kongsberg)

Kemampuan Rudal Joint Strike Missile (JSM)

Misi: Anti Surface Warfare (ASuW) and Naval Fire Support (NFS), untuk : Open sea, Littoral, Over land.

Kemampuan serangan jarak jauh : Launch platform standoff; Fleksibilitas dalam perencanaan penyerangan; Sea control / Sea denial di area yang luas; Naval fire support dan misi serangan dari jarak jauh.

JSM weapon Data Link : Target Update; Re-Targeting; Mission abort; Bomb Hit Indication (BHI).

  14 Responses to “Kongsberg Segera Uji Rudal JSM via F-16 C/D”

  1. Rudal ini yg perlu jd alternatif pilihan buat F-16 block 52id

  2. Klu RI berminat akankah AS memberi jg dgn spek yg sama dgn sekutu2nya?

  3. indonesia darurat rudal petir

  4. RUDALNYA KEREN TAPI YANG BAWA KAGAK MONCER F-16 PESAWAT ERA PERANG DINGIN APALAGI PUNYA INDONESIA PESAWAT JADI2AN VERSI DONKEY KALENG KRUPUK SUKA BAKAR DIRI NI PESAWAT SAMA ASU MAU DIGANTI F-35 JANGAN MAU BELI VIPER CUMA TEMPEL STIKER BARU ASLINYA PESAWAT ZAMAN FIRAUN

 Leave a Reply