Oct 092016
 
Penerjunan Prajurit Korps Paskhas TNI Angkatan Udara. (Reuters)

Penerjunan Prajurit Korps Paskhas TNI Angkatan Udara. (Reuters)

Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara telah menurunkan sekitar 650 prajurit dalam puncak latihan Angkasa Yudha 2016 yang diselenggarakan di Pangkalan Udara Ranai pada hari Kamis (6/10) kemarin.

Wakil Komandan Korpaskhas, Marsekal Pertama (Marsma) TNI T. Seto Purnomo, mengatakan bahwa konsep Korpaskhas ke depan akan terus melakukan evaluasi yang diperoleh dari hasil latihan.

Marsma Purnomo menjelaskan bahwa Korpaskhas akan mencoba untuk mengubah beberapa konsep operasi, salah satunya penerjunan Satuan Tempur Paskhas yang selama ini menggunakan payung statik. Menurutnya, ke depannya seluruh penerjunan satuan tempur Paskhas akan menggunakan payung freefall.

Penerjunan Prajurit Korps Paskhas TNI Angkatan Udara. (Reuters)

Penerjunan Prajurit Korps Paskhas TNI Angkatan Udara. (Reuters)

Wadan Korpaskhas mengatakan bahwa metode penerjunan freefall dapat menjadikan kerahasiaan menjadi lebih terjaga dan droping pasukan bisa lebih jauh dari dropping zone.

Lebih lanjut, Marsma Purnomo menjelaskan bahwa konsep rencana tersebut telah disetujui oleh pimpinan TNI Angkatan Udara. Ia berharap, ke depan bukan hanya pengadaan parasut freefall yang dibutuhkan, tetapi juga adanya penambahan jumlah peserta pendidikan freefall.

Sumber: paskhas.mil.id

 Posted by on October 9, 2016