Jun 082014
 
Freeport Gold Mine in West Papua (photo: grahafauzi.wordpress.com)

Freeport Gold Mine in West Papua (photo: grahafauzi.wordpress.com)

Jakarta. Pemerintah Indonesia akhirnya benar-benar memperpanjang kontrak karya PT Freeport Indonesia dari seharusnya berakhir pada 2021 menjadi lebih panjang lagi yakni tahun 2041.

Meski perpanjangan kontrak akan diteken dua tahun sebelum kontrak berakhir atau pada 2019, pemerintah menjamin kesepakatan yang menjamin perpanjangan kontrak akan tertuang di memorandum of understanding (MoU) yang akan diteken sebelum masa Pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini berakhir.

“Perjanjian ini menjadi bagian tak terpisahkan, mengikat dua belah pihak Indonesia dan Freeport dan merupakan bagian dari amandemen kontrak,” tandas Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sukhyar, Jumat (6/6/2014).

Keputusan ini, kata Sukhyar, diambil untuk memberikan kepastian bagi investor asing mengingat dana investasi yang dibenamkan oleh Freeport besar yakni mencapai 15 miliar dollar AS.

Apalagi, dalam rapat maraton sepekan terakhir, manajemen Freeport juga menyepakati poin lain dalam kontrak.

Pertama, Freeport berjanji akan membangun pabrik pemurnian atawa smelter mineral emas di Gresik, Jawa Timur, dengan nilai investasi 2,3 miliar dollar AS. Selama ini Freeport memilih ekspor konsentrat mineral tanpa pengolahan.

Kedua, perusahaan tembaga, emas, dan perak ini di Grasberg, Papua, juga bersedia menaikkan royalti dari yang berlaku saat ini cuma 1 persen menjadi 3,75 persen. Namun, Freeport meminta agar kenaikan royalti ini berlaku setelah perpanjangan kontrak atau pada 2021 nanti.

Ketiga, Freeport juga setuju melakukan divestasi saham sebesar 30 persen kepada Pemerintah Indonesia, pemerintah daerah, BUMN ataupun BUMD, sesuai aturan yang berlaku.

Keempat, Freeport juga menjamin penggunaan tenaga kerja lokal dan produk dalam negeri hingga 100 persen. Terakhir, Freeport juga setuju atas pengurangan areal wilayah pertambangan dari 212.950 hektar menjadi 125.000 ha.

Rozik B Soetjipto, Chief Executive Officer Freeport Indonesia, sebelumnya mengatakan, kalau renegosiasi sudah selesai, “Sekarang tinggal bahasa hukumnya saja,” ujar dia.

Juru bicara PT Freeport Indonesia Daisy Pimayanti menambahkan, beberapa poin renegosiasi sudah dilakukan Freeport, seperti mempekerjakan warga lokal hingga 98 persen dari total pekerja. Pemakaian barang produksi dalam negeri kini juga sudah mencapai 60 persen.

Namun, menurut pengamat pertambangan Marwan Batubara, hasil renegosiasi ini kurang menguntungkan Indonesia. Utamanya soal kewajiban divestasi.
Menurut dia, pemerintah seharusnya memperlakukan Freeport sama dengan perusahaan tambang asing yang memiliki kewajiban melepas 51 persen sahamnya.

Dengan begitu, Indonesia bisa mengambil kontrol atas perusahaan-perusahaan tambang yang dikuasai oleh asing itu. Dengan begitu, pemerintah paham produksi, ekspor, hingga royalti yang seharusnya menjadi bagian Indonesia.

Apalagi, Undang-Undang Minerba mengamanatkan negara menguasai sumber daya alam. “Alasan Freeport adalah tambang terintegrasi dan berinvestasi tambang bawah tanah, itu bukan alasan untuk lepas saham 30 persen saja,” ujar Marwan.

Hanya, Sukhyar meyakinkan bahwa pemerintah sangat berhati-hati dalam renegosiasi agar tak merugikan di kemudian hari. (Kompas.com/ Muhammad Yazid).

  398 Responses to “Kontrak Freeport Diperpanjang Hingga 2041”

  1.  

    Wahai saudaraku berhentilah menghujat pak SBY apa yang disampaikan bung sat benar ini semua adalah peninggalan rezim “penak jamanku to?” sekarang yang bisa dilakukan adalah bagaimana hubungan dengan as bisa bermanfaat buat kita bagaimana kelanjutan ekspansi PT. INUKI di as dan kalo bs kita juga minta hibah ilmu bikin pesawat, satelit, radar, ato bahkan rudal kalo perlu kita minta sm as untuk mau nerima paling tidak 2000 siswa berprestasi di Indonesia untuk belajar disana melalui program beasiswa supaya nanti semakin banyak ahli yang dimiliki Indonesia. Untuk pemerintah hasil dari fee freeport harus digunakan untuk memajukan pendidikan dan riset di Indonesia kalo perlu jangan malu untuk mendatangkan ahli dari as. Selanjutnya harus ada revolusi pendidikan di Indonesia yang tidak hanya mementingkan kualitas teknis tetapi lebih penting juga kualitas mental dan akhlak juga harus diperhatikan. Saya yakin kalo kualitas pendidikan sudah bagus yang didukung dengan potensi sdm yang ada akan tercipta suatu komoditi yang lebih dari emas sekalipun di Indonesia. Saya juga yakin pada tahun 2030 emas bukanlah sesuatu yang sangat berharga karena dunia sedang krisis energi. Dengan kualitas sdm yang mumpuni bangsa Indonesia bisa bertahan ato bahkan bisa jadi juragannya as kalo kita bisa menciptakan dan menguasai energi yang besar dan terbarukan. Bangsa yang bisa bertahan adalah yang terus berevolusi mengikuti tuntutan jaman. ( survival theory ).

  2.  

    sabar om sat.. sabar sadiki lagi puasa,, hihi becanda om..

    bagus tuh diperpnjang,, asal royaltynya naek 10% sm pekerja lokal 90 %..
    bangu smelter lokal.. ^^ jadi kapn hari kita bsa nasionalisasi ga perlu moal banyak langsung lanjutkan hehehe

    yaaa plg tdk pk soeharto menyesal soal keputusan tempo hr.. anggap saja beliau netepkan mslah ene sm cucu cucunya ya kta kta ene…

    •  

      gatel aja lihat komen komen asbun
      ada yang ngomporin langsung teriak bakar… mbok dikunyah dulu..baru ditelan..
      Jadi ingin cepat menuntaskan artikel Ular musuh Garuda biar tahu warjager ancaman terbesar NKRI adalah dari bangsa sendiri yang sudah menggadaikan kepentingan nasional demi harta,tahta demi sesajen dari asing.

      •  

        Ayo @Bung Satrio! ditunggu mata kuliah Ular Vs Garuda-nya, semoga dapat menambah wawasan menjadi lebih luas lagi. Salam 🙂

      •  

        Ayo Cak…eh Bung Sat, segera selesaikan, meskipun sy hanya pedagang ayam, tapi saya sangat senang dng artikel yg bisa menambah wawasan kebangsaan. Ya, paling tidak bisa ikut niteni mana pemimpin yg berjiwa nasionalis sejati, mana yang berjiwa kacung dan hanya mikir perutnya sendiri. Salam hangat utk Bung Satrio.

  3.  

    sampai 2041
    yang kita dapat ga sebanding bung satrio
    imho

    •  

      terus menurut anda langkah paling CERDIK untuk Indonesia menyikapi KK yang sudah ditandatangani sejak 1991 apa ?

      Jangan asal bunyi lho yaaaa yang Ilmiah dan jangan asal menghujat

  4.  

    Kemerdekaan hakiki bangsa ini masih teramat terjal untuk dilalui….
    Jangan bebani anak cucu pertiwi dengan kesalahan kita sendiri….
    Sesungguhnya saat saat rawan ini adalah kunci…
    Akankah kita 240 juta rakyat Indonesia kalah oleh nafsu segelintir manusia…
    Atau kita harusnya bangkit melakukan perlawanan….
    Semua ada ditangan kita sesungguhnya…
    Tugas kitalah mengawal negeri…
    Jangan hapuskan tawa ceria anak cucu pertiwi dengan menggadaikan negeri….
    Saatnya maju dan kepalkan tangan…

    GO TO HELL AMERICA

  5.  

    Cuma berharap soekarno bisa hidup lagi..kl bc ini. Ampunnn dah

  6.  

    ternyata negeriku bener bangsa kacung,,,,,,, miris,,,,,, stelah freport berhasil tinggal chevron yg lum di acc.

  7.  

    Terima kasih kritikannya bung Telik Sandi, yg pertama mohon maaf seperti yg saya bilang diawal2 saya tidak mengenal sesepuh saya cuman manusia biasa dan sama seperti yg lain.

    Ok setelah saya lihat saya merasa ucapan itu ditunjukan untuk saya. Saya lihat lagi artikel lama itu tanggapan saya atas komentar bung raka anom atas informasi temannya, disitu saya mengatakan begini…

    Jalo says:
    May 31, 2014 at 1:19 pm
    Iya bener kesimpulan teman anda bung raka, saya rasa semua yg berkunjung baik oknum pejabat, wartawan, pemerintah daerah, dll itu semua sudah disuap apalgi Freeport itu dilindungi aparat negara kita. Beberapa teman2 dari mahasiswa pernah mau membuat riset disana termasuk penambangan dalam tanah atau underground dan juga masalah limbah tapi mereka ditekan melalui aparat pemerintah kita. Nah silahkan teman2 berikan kesimpulan sendiri, 😀

    Itu konteksnya bukan pada masalah ” dimana salah satu yang di anggap sesepuh dengan yakin nya berkata bahwa tambang emas freeport akan abis dan tidak bernilai ekonomis pada tahun 2021..” seperti yg bung Telik sebutkan. Itumenanggapi kunjungan2 ke kantor Freeport, boleh di check lagi loh bung. Cuman kalau bung Telik beranggapan bahwa saya mengatakan demikian, saya mohon maaf sudah memberikan informasi palsu.

    Ok untuk mahasiswa yg disebutkan itu mereka dari UGM pada tahun 2001 yg melakukan riset disana dan PT Newmont. Riset yg mereka lakukan masalah limbah Limbah Berbahaya dan Beracun (B3). Ini saya kasih hasil riset copas dari penelitian mereka.

    Ini saya kasih pendahuluan laporan riset mereka…

    PENDAHULUAN

    Kepentingan usaha pertambangan dan pelestarian lingkungan tak ubahnya bagaikan sebuah paradoks. Di satu sisi pertambangan dibutuhkan demi pembangunan, tetapi di sisi lain lingkungan menjadi rusak akibat aktivitas pertambangan yang tidak menerapkan teknologi yang ramah lingkungan bersamaan dengan pengelolaan lingkungan yang baik.
    Dampak kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan pertambangan salah satunya adalah pembuangan tailing ke perairan atau daratan. Ketika tailing dari hasil pertambangan dibuang di badan air atau daratan limbah unsur pencemar kemungkinan tersebar di sekitar wilayah tersebut dan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan.

    Bahaya pencemaran lingkungan oleh arsen (As), merkuri (Hg), timbal (Pb), dan kadmium (Cd) mungkin terbentuk jika tailing yang mengandung unsur-unsur tersebut tidak ditangani secara tepat. Terutama di wilayah tropis dimana tingginya tingkat pelapukan kimiawi dan aktivitas biokimia akan menunjang percepatan mobilisasi unsur-unsur berpotensi racun. Salah satu akibat yang merugikan dari arsen bagi kehidupan manusia adalah apabila air minum mengandung unsur tersebut melebihi nilai ambang batas; dengan gejala keracunan kronis yang ditimbulkannya pada tubuh manusia berupa iritasi usus, kerusakan syaraf dan sel.

    Salah satu perusahaan tambang di Indonesia yang banyak memberikan kerusakan bagi lingkungan akibat limbah tailing-nya adalah PT. Freeport yang merupakan tambang emas terbesar di dunia dengan cadangan terukur kurang lebih 3046 ton emas, 31 juta ton tembaga, dan 10 ribu ton lebih perak tersisa di pegunungan Papua.

    Prediksi buangan tailing dan limbah batuan hasil pengerukan cadangan terbukti hingga 10 tahun ke depan adalah 2.7 milyar ton. Sehingga untuk keseluruhan produksi di wilayah cadangan terbukti, PT. Freeport Indonesia akan membuang lebih dari 5 milyar ton limbah batuan dan tailing. Untuk menghasilkan 1 gram emas di Grasberg, yang merupakan wilayah paling produktif, dihasilkan kurang lebih 1.73 ton limbah batuan dan 650 kg tailing. Bisa dibayangkan, jika Grasberg mampu menghasilkan 234 kg emas setiap hari, maka akan dihasilkan kurang lebih 15 ribu ton tailing per hari. Jika dihitung dalam waktu satu tahun mencapai lebih dari 55 juta ton tailing dari satu lokasi saja.

    Dan lain-lain…Namun sayang saat melakukan penelitian Surface Mining dan Underground Mining mereka ditolakpihak Freeport melalui militer. Untuk Surface Mining yg ingin dipelajari masalah batuan limbah atau overburden yg dibuang dengan truk ke daerah-daerah penempatan yang telah ditentukan, atau ke dalam alat penghancur OHS pada jalan HEAT untuk ditempatkan di Wanagon Bawah di samping alat penimbun atau stacker. Kalau Underground masalah teknik ambrukan pada sistem tambang bawah tanah atau yg disebut sistem Block Caving. Freeport menerapkan sistem Block Caving ini pada zona – zona tertentu antara lain Gunung Bijih Timur (GBT), Intermediate Ore Zone (IOZ), Deep Ore Zone (DOZ), Mill Level Zone (MLZ), East Stockwork Zone (ESZ).

    Ok untuk masalah ini “.sampai sampai sesepuh ini ngotot bahwa sumber nya valid.. ” terima kasih sudah dikrtik, besok2 saya tidak akan mengatakan sumber2 saya lagi. Dari awal saya sudah menyebutkan bahwa saya manusia biasa dan pasti ada salah dan juga patut tidak diikuti teman2, tapi kalau saya ada salah saya mohon maaf ya dan maaf kalau saya sombong menyebutkan sumber2.

    saya selalu menunggu kritik dan saran dari teman2 kalau saya ada salah, mau di maki juga tidak apa2 asal sama2 berargumen. Dulu saya pernah di kritik bung Flanker, dan kritik tersebut saya terima dan tidak ada dendam sama sekali.

    terima kasih untuk kritik dan sarannya bung, kalau tidak suka dengan apa yg saya sampaikan bilang aja bung tidak perlu sungkan apalagi menyindir saya lebih senang transparan. Namanya juga belajar pasti ada aja kesalahan, dan saya senang belajar dari kesalahan tersebut.

    Salam hangat bung…

    •  

      bung@jalo terima kasih…
      sebenarnya bukan di tujukan buat bung@jalo kritikan saya..atau temen lain nya..karena sesepuh itu sudah jarang muncul 🙂
      mohon maaf jika ada kata kata yang tidak berkenan

      salam

  8.  

    menghadapi freeport gak bisa frontal karena banyak wni dapat keuntungan pribadi dari freeport jadi perlu ada dukungan UU dan strategi yang tepat untuk menyusun kekuatan

    sudah menjadi konsumsi umum bila wni yang bekerja sebagai monitoring aktifitas freeport spt sucofindo, bea cukai dan bahkan aparat militer bermain mata demi keuntungan jangka pendek. Bila ada yang sok suci nasibnya akan dimutasi ke dengan alasan dan daerah yg tidak berkembang

    salam nkri

  9.  

    mudah2an presiden kita selanjutnya memiliki mental untuk merenegoisasi ulang semua kontrak2 perusahaan asing yang merugikan negri ini. Biarlah kita susah benberapa tahun,tp selanjutnya kekayaan negri ini dapat di nikmati lbih maksimal untuk kepentingan masrakat

  10.  

    demo aja kedutaan amerika,minta mereka batalkan semua perjanjian kontrak dan segera keluar dr freeport/papua..klo perlu putusin hubungan diplomatik sm amerika..msh kurang jg,tantang amerika perang..hayo angkat senjata lawan amerika,yg merasa nasionalis sejati pasti berani dong hehe

  11.  

    keep calm and mesem terus

  12.  

    Kebooo

  13.  

    stadium tutup msh ada paladium..senengkan hati,negara mo di bawa kemana terserah sm pejabat2nya dah,krn itu tugas mereka sbg pejabat negara,rakyat yg penting kerja kerja kerja..tak kerja mo kang tao lah

  14.  

    sip bung satrio… dr awal saya mengikuti jkgr saya paling bersimpati dgn anda

  15.  

    kenapa pada langsung heboh dan main hujat dulu ya,
    begini ya seperti bunyi pernyataan ini ” Rozik B Soetjipto, Chief Executive Officer Freeport Indonesia, sebelumnya mengatakan, kalau renegosiasi sudah selesai, “Sekarang tinggal bahasa hukumnya saja,” ujar dia. ” dari pernyataan itu bisa di artikan itu hanya bunyi poin2 yang akan di masukan dalam perjanjian kontrak karya.
    kedua ” Freeport juga setuju melakukan divestasi saham sebesar 30 persen kepada Pemerintah Indonesia, pemerintah daerah, BUMN ataupun BUMD, sesuai aturan yang berlaku. ” benar cuma 30% kan belum di sebutkan bahwa saham itu termasuk saham biasa atau saham dengan mempunyai kekuatan khusus, contoh mempunyai hak veto dalam RUPS serta berhak mengganti jajaran direksi PT freeport,
    coba anda pikirkan pilih mana? antara 51 % tapi merupakan saham biasa tanpa kekuatan khusus di bandingkan dengan 30% saham dengan mempunyai kekuatan khusus?
    ketiga “Freeport berjanji akan membangun pabrik pemurnian atawa smelter mineral emas di Gresik, Jawa Timur, dengan nilai investasi 2,3 miliar dollar AS. Selama ini Freeport memilih ekspor konsentrat mineral tanpa pengolahan.” bukan kah ini hal yang bagus? dengan adanya pabrik baru akan membuka lapangan kerja baru, peluang bisnis baru di sekitar pabrik tersebut ( dari tempat kos2an para perkerja sampai bisnis laundry ), kedua peluang bisnis bagi pengusaha transportasi untuk pengiriman dari tambang ke gresik, kesempatan bagi TNI untuk mendapatkan alutsista tambahan demi mengamankan jalur transportasi ini.
    jadi sekarang yang menjadi PR adalah bagaimana Kementerian Hukum Dan Ham mengimplementasikan kepentingan2 Negara ke dalam Kontrak kerja tersebut tanpa merugikan kepentingan nasional,

  16.  

    Bung Satrio, kok Dubes Marshall Green tidak di cantumkan sih kedalam List?

  17.  

    Jangan dikira Amerika mau main petakk umpet dgn Malaysia itu gratis bung, jangan-jangan malah Sabah dan Serawak dah dijual ke Amerika. Gak ada yang dibanggain dari Malaysia kecuali sembunyi di ketek Mama Ely, Usa dan FPDA. Jadi banci aja kok sombong… kwkwkwkwkwkk ….

  18.  

    Jangan pernah lupa dengan Pasal 45 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara, inilah sumber awal keanehan yg terjadi.

      •  

        Nah makanya kawan2…..jangan cepat emosi……

        Klo bantahan itu benar bagaimana? Kita sdh terlanjur menghujat, mencaci sesorang/golongan yg blom pasti kesalahannya…..

        Satu hal yg saya lihat dr komentar sebagian warjager belakangan ini, mulai dari artikel f22, hovercarft dan freeport menunjukkan sifat2 yg jdi kelemahan kita selama ini yaitu TERLALU CEPAT/MUDAH MENGHAKIMI dan TERLALU MUDAH DIPROVOKASI……

        Yuk.sama2 instropeksi diri….

        sekedar mengingatkan petikan dari kitab suci:

        “Selidikah setiap informasi yang datang kepadamu…..”
        “Janganlah kebencianmu kepada suatu kaum membuatmu berlaku tidak adil…..”

        Tuha memberi kita dua mata, dua telinga namun hanya satu mulut…..Tuhan ingin kita lebih banyak melihat, mendengar, menelaah kembali, sebelum mengeluarkan pendapat/berkomentar…..

        Semoga dpt menjadi pelajaran utk kita semua…..

      •  

        maksudnya murni didikan kampus sendiri, tidak ‘pernah dicekoki’ di luar…

        •  

          @ bung danu,.,

          maaf oot,., siapa yah calon RI -1 yang pernah kuliah,., sekolah,., atau mendapat pendidikan di luar negeri / ASU ???
          mohon maaf saya awam bung,.,

          salam hangat,.,

        •  

          bung kremlin,

          kebetulan saya juga belum dapat data pendidikan kedua calon RI-1 setelah univ / akademi di DN
          😀

          salam hangat…

        •  

          apakah itu termasuk yg ikut pendidikan di fort benning dan fort brag ????

          soal nya skarang lagi ramai di beritakan di media masa soal itu,.,
          maaf ya bung danu,., saya banyak tanya,., 😉

          salam hangat juga bung,.,

      •  

        bung Jalo,

        imho, “kesepakatan yang menjamin perpanjangan kontrak -akan tertuang di memorandum of understanding (MoU)” dapat diartikan: syarat agar kedua pihak kelak duduk bersama merundingkan perpanjangan kontrak FI, adalah perpanjangan kontrak tsb memuat klausul2:
        a. divestasi (prosentase akan dirundingkan kemudian)
        b.
        c.
        dst.
        Jika kelak FI berubah pikiran / tidak sepakat tentang keberadaan klausul2 tsb, perpanjangan kontrak tidak dijamin…

        (poin2 a, b, c, dst ini yang dituangkan dalam MoU)

      •  

        Iya bener bung Danu, tadi saya baca kontan ada kata2 begini, “Dirjen Mineral dan Batubara KemenESDM Sukhyar optimistis, renegosiasi kontrak akan rampung sebelum pergantian pemerintahan.”

        Nah kalau bener dilakukan revisi PP, maka masalah ini akan menjadi bola panas pemerintah kedepan.

        Ok kita lihat arti dari PP mengutip Marida Farida Indrati Soeprapto, S.H., M.H., dalam bukunya yang berjudul Ilmu Perundang-Undangan: Proses dan Teknik Pembentukannya.

        “UU selalu dibentuk oleh Presiden dengan persetujuan DPR, dan dalam keadaan normal, atau menurut Perubahan UUD 1945 dibentuk oleh DPR dan disetujui bersama oleh DPR dan Presiden, serta disahkan oleh Presiden, sedangkan PP dibentuk oleh Presiden tanpa persetujuan DPR karena adanya “suatu hal ihwal kegentingan yang memaksa.” (hal. 80).

        Peraturan Pemerintah (PP) adalah Peraturan Perundang-undangan yang ditetapkan oleh Presiden untuk menjalankan Undang-Undang sebagaimana mestinya. Materi muatan Peraturan Pemerintah adalah materi untuk menjalankan Undang-Undang sebagaimana mestinya.

        Nah kalau dari hasil MoU itu lalu di revisi PP No.24/2012 dan PP lainnya jadi gimana dong?? 😀

      •  

        bung Jalo,

        mungkin saja, yang penting kita berdoa agar kartu truf ini terwujud,

        > presiden baru yang akan putuskan perpanjangan kontrak…

        artinya detail2 teknis perjanjian bisa disusun sejak sekarang, tapi yang teken (atau tolak) nanti pejabat baru…

      •  

        “pemerintah menjamin kesepakatan yang menjamin perpanjangan kontrak akan tertuang di memorandum of understanding (MoU) yang akan diteken sebelum masa Pemerintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini berakhir.”

        Saya pikir kesimpulannya sama dgn yg dipaparkan oleh bung @satrio, perpanjangan kontraknya dijamin…..tpi isi2/detail deal perpanjangannya bisa jdi dirumuskan oleh pemerintah yg baru…

        CMIIW

        Tpi klo segala sesuatunya jg telah disepakati dlm MoU, kesannya pemerintah yg sekarang lempar batu sembunyi tangan…..
        Yg kena getahnya justru pemerintah yg baru karna terpaksa meresmikan tanpa bisa meninjau ulang….

        CMIIW

      •  

        lebih baik tunggu publikasi MoU seperti apa, tafsiran bisa berbeda, yang ada sekarang baru ‘kesepakatan/mou’ yang menjamin perpanjangan kontrak.

        apakah kesepakatan itu sudah detail menyebut angka atau hanya guidelines / garis besar, belum diketahui.

        bisa saja pada klausul divestasi pemerintah baru minta 51% saham dan FI belum tentu setuju, sehingga tidak diperpanjang…

      •  

        @ bung jalo :

        cek email nya ya bung jalo ,., 😉

        salam hangat,.,

      •  

        > presiden baru yang akan putuskan perpanjangan kontrak…

        untuk sementara (semoga terus konsisten) suara kedua kubu capres adalah sbb;

        Mengaku belum melihat MoU perpanjangan kontrak, anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Saifudin Donodjoyo, berjanji bila partainya berkuasa di pemerintahan kelak, kontrak-kontrak karya termasuk kontrak karya dengan PT Freeport akan ditinjau ulang, termasuk soal perpanjangan kontrak dalam pengelolaan tambang oleh Freeport.

        Nur Yasin, anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Kebangkitan Bangsa, menentang rencana pemerintah memberi perpanjangan kontrak Freeport. “Tak ada alasan bagi pemerintah memperpanjang kontrak Freeport,” ujarnya. Indonesia harus mampu mengelola tambang tembaga, emas, dan perak di Grasberg sendiri pada 2021 nanti.

        (ditunggu komen PDIP)

    •  

      berita dari media mana yang harus saya percaya…..
      mumet mumet mumet…….

  19.  

    hehehe.. warjager lagi gak nafsu bahas alutsista bung, lagi pada esmosi gara-gara freport..
    itu loh yang
    free… ama port…

  20.  

    Yang Pasti, bagaimanapun Indonesia tetap jauh lebih baik dari pada Malonsial, jadi tak perlu lah anda banyak cakap… udah pulang sana netek ke mama ely dulu atau sembunyi kat ketek paman sam, atau di belakang pantat Ostrali..

  21.  

    mau tidak mau kita harus pilih presiden yang terbukti secara de facto memang tidak sejalan dengan mamarika. mudah2an pilihan saya benar

  22.  

    bung Telik Sandi,

    mungkin anda salah tangkap, sebelum 2021 tambang terbuka / open pit grasberg (foto 1) akan tutup, karena bentuk kerucut terbaiknya sudah sempurna, tidak mungkin diperdalam lagi karena akan terlalu curam, dilanjutkan dengan tambang bawah tanah / block caving.

    teknik tambang terbuka sangat berbeda dari tambang bawah tanah.
    ‘alat berat’ (tidak cocok disebut alat berat lagi karena ukurannya imut) yang digunakan jauh lebih kecil, karena keterbatasan ruang gerak, jumlah operator lebih banyak, sehingga lebih ‘padat karya’, margin keuntungan berkurang karena semakin banyak tenaga kerja, semakin banyak logistik yang perlu dibawa ke puncak gunung terpencil tsb.

    …emas irian sampe 100 tahun lagi ga akan habis pak…
    mungkin sekali, karena gunung tempat grasberg berada bukan gunung tunggal, tapi bagian dari rangkaian pegunungan tengah papua…

  23.  

    mari kita lihat siapa “Orang Besar” Kita yang duduk jadi komisaris Freeport. googling Rekam jejaknya, kawan2 akrabnya. Dan siapa nanti Orang Besar berikutnya yg menyusul gabung freeport setelah Pensiun.

  24.  

    sebaiknya kita g usah hujat menghujat.. saya usul bagaimana kalo hasil diskusi kita semua di JKGR kita teruskan ke pihak terkait ( aksi nyata tidak hanya sebatas ungkapan di dunia maya dan sambil kita belajar ) biar ada koreksi dalam penetapkan keputusan apapun.. misalnya masalah perpanjangan kontrak karya Freeport bila banyak merugikan negara / menyimpag dari UUD 45, atau UU yang ujung ujungnya merugikan kepentingan rakyat bisa kita gugat bersama ke MK atau diskusi kita bisa kita sampaikan ke lembaga lembaga yang betul betul peduli dengan bangsa dan negara ini. dan forum JKGR bisa menyuarakan langsung ke pihak terkait.. bagaimana Bung Diego dan bung – bung yang lainnya??

    maaf cuman usulan aja. biar ada aksi nyata Bung.. kalo usul ni ditolak oleh bung bung semua ya saya jangan dicaci maki lho ya.. sebelumya minta maaf dulu kalo kurang berkenan dalam usulan saya yang mengajak Forum JKGR terjun ke aksi nyata…

  25.  

    Semoga berita ini benar bung ujunglangit, dan semoga pemerintahan yang akan datang pro rakyat dan cinta NKRI. Salam kenal bung..

  26.  

    tergantung ntar capresnya, kalo boneka ya bakal LANJUTKAAAAAN… diperkosa sampe 2041gak apa kok bang, teruuuss wong gue pribadi juga ke enakan ko.. kwkwkkw , moga aja yang menang sang jendral yang disinyalir sanggup tutup freeport,, ato setidaknya divestasi 51%..
    inget loh ya gak boleh kampanye di warjag ini,
    salam NKRI HARGA MATI,untuk selamanya.

    •  

      Neng OKE, sejarah mencatat bahwa koalisi bagi2 kursi menteri seperti pemerintahan saat ini, menjadikan presiden tidak mampu/tidak berani untuk menindak menteri yg duduk di kursi jatahnya parpol koalisi, meskipun menteri tersebut prestasinya memble/tidak sejalan/berseberangan dng presiden.
      Saat ini ada capres yg mau melanjutkan pola ini dipemerintahannya kalau rakyat memilihnya. Meskipun saya hanya sebagai rakyat jelata yang awam, rasanya tidak cocok apa yang dia kampanyekan dengan sejarah yg telah terjadi saat ini. Maaf hanya pendapat penjual ayam.

      •  

        @ pitik

        maaf om…aku netral aja ..
        jadi mau boneka kek,mau bagi2 kursi kek…
        sy harus tetap netral mas…
        DAN WAJIB MEMBELA YANG MENANG..

        xixixi

  27.  

    Apa yg disampaikan CT memang benar begitu, tapi apa mampu “berani” CT yang notabene orang baru di birokrasi pemerintahan, melawan mafia asing yg sdh mencengkeram birokrasi kita.
    CT juga berkata bahwa subsidi ke barang cenderung terjadi penyimpangan, yg benar subsidi itu langsung kepada orang yang berhak, inipun juga benar memang begitu seharusnya, tapi sekali lagi apakah seorang CT mampu melawan mafia birokrasi kita? Saya sebagai rakyat biasa hanya bisa niteni sambil berdoa saja.

  28.  

    sebagai rakyat biasa saya sangat sedih dan miris mendegar berita perpanjangan kontrak pt freeport sejak saya maseh SD saya sangat ingin pt freeport d hentikan dan skarang udah 20 tahun yg lalu malah kontrakx d perpanjang sampai 2041 kecewa berat…….seandaix BUMN yg notabene prusahaan negara yg mengelola gunung emas d papua itu ( freeport) saya yakin indonesia bisa makmur dan maju…masuk 3 besar kekuatan ekonomi dunia…ohw Pak SBY kau meninggalkan luka pada rakyatmu sampai puluhan tahun…apakah waktu buat keputusan DPR tidak dlibatkan???? karna DPR lah wakil kita rakyat indonesia…sungguh miris….royalti cuma 3 % sedangkan perusahaan lokal royaltix 40% devestasi 30 % sedang yg lainx 51% sungguh kau sengsarakan kami semua rakyat indonesia terlebih rakyat papua….

  29.  

    kenapa harus pilih kasih, divestasi 51% HARGA MATI…
    kalo ga mau freeport harus angkat kaki…

  30.  

    Masih aja galau kawan….:-(
    Bagaimana kalo ini cuman strategi perang asimetris…
    Hitam merah biru putih nya negeri ini tetep aja gue cinta mati…..
    Keep spirit for fighting n keep smile 🙂
    OPTIMIS INDONESIA

  31.  

    pada banyak komentar asbun…..membabibuta menghujat. kagak ngerti maksud dari bung satrio… emangnya gampang membalik telapak tangan masalah freefort….. tssssssskkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk

  32.  

    setelah SBY lengser wajib diseret ke penjara, kerjanya hanya menjual Sumber Daya Alam kepada Asing.
    Kepada seluruh rakyat Indonesia apabila ingin sejahtera segera turun ke jalan, seret pemimpin yang menjual kekayaan negara ke Asing itu adalah SUBVERSI. Kembali UUD 1945

  33.  

    papua oh papua bagamana lagi caranya kami bs menolongmu dari jeratan lobi politik para penguasa boneka zionis asing. mereka adalah penguasa,bukanlah kami, nasib kami tak beda jauh denganmu. jawa memang pusat nusantara tapi jangan pernah berfikir jika kami diam saja dan menutup mata dan telinga. di sini kami berjuang untukmu dan saudara lain senusantara yg nasibnya sepertimu melawan musuh baik musuh nyata maupun musuh dalam selimut dari kalangan saudara kita. sejatinya kita diadu domba antar saudara senusantara agar bercerai berai. kami berdoa agar engkau mampu bersabar dan kuat meskipun kami tahu engkaulah yg paling menderita, kami juga merasakannya. kami juga sedih. ingat dan tancapkan dalam hatimu… engkau bukanlah orang lain yg berbeda, engkau adalah keluarga kandung senusantara yg berbineka tunggal ika, sesulit apapun keadaanmu kami di sini tetap mencintaimu dan akan selalu…terus..dan terus berjuang untukmu melawan penguasa zholim demi dirimu. mngkn para zionis boleh berbangga sebentar karena berhasil melepas timor-timur dari ibu pertiwi dengan segala tipu muslihat dan konspirasi. lihatlah sekarang, warga timor semakin menderita dan banyak mengungsi ke indonesia krn disana tdk aman dan susah cari makan dan air minum sdgkan atas nama HAM skrg terbukti wajah asli asing yaitu SDA timor dikuasai asing/australia dan skrang saudaranya/indonesia tdk bs berbuat apa-apa lagi untuk membantu sprti dulu krn menghormati kedaulatan negara. kami tak ingin papua seperti itu, kami tak ingin papua kehilangan jati diri dan disisihkan seperti suku aborigin di australi, suku melayu di singapura dan malaysia, philipina dan PNG yg kehilangan bahasa aslinya. kami ingin papua tetap papua meskipun papua juga indonesia papua juga nusantara seperti halnya suku yg lainnya, kami ingin berjuang bersamamu, memajukan nusantara bersama-sama dalam bingkai NKRI….I LOVE PAPUA…
    (ratapan sedih dan geram dari saudaramu di jawa melihat polah penguasa).

  34.  

    Sebenarnya benar tidak itu diperpanjang?
    Klo iya kok gk dipublish…klo nggak..ko ada berita sliweran..hmmm

  35.  

    sudah 69 tahun indonesia merdeka, daerah papua tetap sama demikian daerah-daerah lainnya sampai detik ini mana bukti pembangunan yang direncanakan, sampai saat ini papua masih berpredikat daerah tertinggal . indonesia negeri kaya tapi sayang kaya buat yang kaya yang miskin tertinggal selamanya. harusnya dalam kurun waktu yang sudah begitu dewasa indonesia harus mampu membangun bangsanya sendiri bukan malah dikuasai bangsa asing. harusnya pemerintah lebih berani dan keras atas segala tindak tanduk yang dilakukan PT Free port jika terbukti melanggar. perjanjian dibuat bukan untuk dilihat dan disimpan tapi untuk dilaksanakan.

  36.  

    kontrak tidak ada persetujuan dpr , hati hati dpr protes masuk pengadilan

 Leave a Reply