JakartaGreater.com - Forum Militer
May 282018
 

Purwarupa tank tempur utama Altay buatan Turki © Daily Sabah

JakartaGreater.com – Wakil Menteri Industri Pertahanan Turki, Ismail Demir telah mengumumkan bahwa kontrak produksi massal tank tempur utama Altay akan segera diteken pada pertemuan hari Kamis di Ankara, seperti dilansir dari laman Daily Sabah.

Pada akhir April lalu, diumumkan bahwa produsen kendaraan lapis baja yang berbasis di Istanbul, BMC tekah dikontrak untuk produksi massal tank Altay.

Setelah proses penawaran, Sekretariat Industri Pertahanan (SSM) akan mengadakan pembicaraan tentang kesepakatan dengan BMC untuk segera memproduksi massal dan mengembangkan tank tempur utama tersebut.

Kesepakatan untuk memproduksi massal tank pertama yang sepenuhnya asli Turki akan memperkuat industri pertahanan negara sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang besar.

“Altay”, ditetapkan untuk menjadi kendaraan garis depan paling penting dari Angkatan Bersenjata Turki, akan berkontribusi pada pertahanan negara dan industri pertahanan.

Tank akan sepenuhnya asli, dengan produksi massal kemungkinan akan dimulai pada akhir 2019 atau awal 2020. Dimulai dengan produksi 250 kendaraan, jumlah ini akan ditingkatkan secara bertahap menjadi 1.000, meningkatkan persediaan Angkatan Darat Turki.

Sementara itu, skala ekonomi dari proyek ini, yang akan tersebar dilebih dari 20 tahun, diperkirakan akan mencapai antara $ 25-30 miliar.

Fase produksi massal tank tempur utama Altay ini akan melihat kontribusi maksimum yang dibuat oleh sejumlah produsen lokal, termasuk BMC, ASELSAN, ROKETSAN, dan Institut Industri Kimia dan Mesin (MKEK). Diklasifikasi sebagai tank canggih generasi ketiga, Altay akan dilengkapi dengan teknologi modern, yang mampu menyediakan semua jenis dukungan taktis untuk tentara abad ke-21.

Berbagi

  17 Responses to “Kontrak Produksi Massal Altay Segera Diteken”

  1.  

    Indonesia harimau hitam aja produksi masal

  2.  

    Dalam perang modern tank tidak lagi sebagai unsur penentu, lihat dalam perang donbass dan suriah, tank Banyak yang rontok dihantam rudal anti tank. Yang terpenting adalah menyediakan antidote buat kekuatan musuh. AT buat Tank, MANPADS buat pesawat dan helicopter musuh.

    •  

      Beda negara beda kl soal tank..
      Turki ni negara yg sudah masuk kategori militer kuat maka tank sangat dioerlukan apabila sewaktu waktu utk ekpansi..
      Lgi pula udara dan laut turki dah mumpuni blm lagi ada nato di blkg turki..

      Beda sekali dg indo..
      Indo ini terlalu sulit tuk mejadi negara agresor karena negara di sekelingnya dah py beking kuat…
      Lah wong sama bekingnya aje masih sungkem…
      Beda dg turki dg uni eropa dan amerika di lawan kl merasa dirugikan…

      Ha ha ha

      •  

        @Depaz, Politik luar negeri kita beda dengan Turki, sungkem istilah aneh buat saya….emang Indonesia mau di dekte apa? selama pekarangan rumah ndak di acak2 tetangga, ya kita hormati mereka, makanya untuk menjaga pekarangan ndak sampe di srobot orang, di tambahlah armada 3, darat, laut, dan udara, dimana bisa menjangkau hingga pasifik dan wilayah selatan.

    •  

      Tank khususnya MBT tetap menjadi unsur penentu, yg penting bagaimana menghadapi taktik dan senjata campuran dari musuh. Makanya tank selain ditemani oleh unit infanteri juga harus dilindungi oleh payung udara.

  3.  

    untuk menguasai suatu wilayah dengan sedikit kerusakan fasilitas ya harus pakai tank, kalau dirudal semua bangunan dan infrastruktur hancur, malah rugi, mau menguasai semua sudah hancur lebur, makanya tank masih penting

    •  

      Gak jg kl rugi kl dah ancur..
      Kl perang di menangkan yg bangun lg pakai duit yg kalah tp bahan fan kontraktornya yg menang…
      Lagi pula sebenarnya biaya produksi rudal itu gak mahal mahal amat, mahslnya tu kl kita beli…

      Ha ha ha

    •  

      Tergantung strateginya Bung. Rudal khususnya rudal jelajah/balistik dipake untuk melemahkan posisi lawan. Nah kalo tank dipake buat menghancurkan sisa sisa kekuatan darat musuh. Gak mungkin pake tank kalo pertahanan darat musuh masih kuat apalagi kalo mereka punya stok bom IED atau ATGM yg banyak. Apalagi kalo musuh juga punya kekuatan udara atau tank juga.

    •  

      makanya itu tank masih penting, kan ada yang bilang buat apa tank udah nggak jaman, sekarang jamannya rudal rudal dan rudal

  4.  

    Kabar mengejutkan datang dari Menhan Ryamizard Ryacudu seperti dikutip dari Republika (25/5/2018) Menhan mengatakan bahwa Australia bukanlah ancaman bagi NKRI. Bagi sebagian besar Rakyat Indonesia pernyataan Menhan ini kurang dapat dipahami..

    Ha ha ha

    •  

      Itu artinya ngece Australia, ibaratnya “negara elu besar, elu punya senjata apa saja, tapi elu bukan musuh buat saya apalagi ngamcem saya….” wkwkwkwkwkwk

  5.  

    Borong ilmu tank MBTnya selain tank Harimau Hitam.

  6.  

    aLAY tANK = ATlay SI LebaY.

    Klau MBT dan Tank Medium di perbanyak berarti harus banyak pesen LPD. LHD
    karena fungsi alustita Eropa tidak kasih ijin digunakan untuk memerangi pemberontak apalgi FPDA maka si lebay jadi solusi.

  7.  

    Kalau anggaran research kita gede kan teknologi cepet kuat.

    Kita udah buang waktu puluhan tahun buat bingung dan jalan santai.

    Semoga pemerintah mau ngebut reseach dah.

 Leave a Reply