Koopsau II: Jadwal Latihan Jet Tempur Sukhoi Tak Bisa Diumumkan

87
138
Lima pesawat tempur Sukhoi milik TNI AU bermanuver membuka upacara peringatan HUT Ke-69 TNI di Dermaga Ujung, Koarmatim, Surabaya, dengan inspektur upacara Presiden RI yang juga Panglima tertinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI), Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (7/10/2014). Peringatan terbesar sepanjang sejarah TNI tersebut mengambil tema Patriot Sejati, Profesional, dan Dicintai Rakyat. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Lima pesawat tempur Sukhoi milik TNI AU bermanuver membuka upacara peringatan HUT Ke-69 TNI di Dermaga Ujung, Koarmatim, Surabaya, dengan inspektur upacara Presiden RI yang juga Panglima tertinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI), Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (7/10/2014). Peringatan terbesar sepanjang sejarah TNI tersebut mengambil tema Patriot Sejati, Profesional, dan Dicintai Rakyat. SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ

MAKASSAR – Panglima Komando Operasi Angkatan Udara II Marsekal Madya TNI Abdul Muis (55), meminta warga Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, memaklumi efek sonic boom dari jet tempur Sukhoi  Skuadron V, Selasa (20/1/2015) kemarin.

Maklumat Marsekal Madya TNI Abdul Muis dikemukakan lewat Kepala Penerangan Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) II, Letnan Kolonel Sus Andi Arman, Rabu (21/1/2015), menanggapi latihan rutin pesawat Sukhoi  yang membuat heboh warga dalam dua pekan terakhir.

“Kami berharap agar masyarakat bisa memaklumi dan mengerti, karena ini bukan hanya kepentingan kami. Tetapi kepentingan kepentingan bersama demi keamanan udara NKRI,” kata Arman. Para penerbang Sukhoi  kemarin dilatih bermanufer untuk menghadapi segala kemungkinan.

Arman mengaku pihaknya tak bisa mempublikasikan jadwal pelatihan tempur pesawat Sukhoi.  “Kalau kita umumkan nanti bocor kepada pihak luar. Makanya kita tidak bisa mengumumkan jadwal setiap pelatihan,” terang Arman.

Diberitakan sebelumnya, dentuman suara Sukhoi  ini sempat menjadi sorotan oleh sejumlah lembaga di Makassar. Seperti Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Abdul Aziz, Selasa (20/1/2015). Ia meminta agar tak mengganggu warga, TNI AU mengumumkan jadwal latihan.

Efek sonic boom pesawat Sukhoi  menghebohkan warga Kota Makassar , Maros, Gowa, dan Takalar, Selasa pukul 09.30 Wita. “Tapi harusnya ada pemberitahuan sebelum latihan. Biar warga tak kaget dan panik. Bayangkan kalau ada yang jantungan, dan meninggal,” jelas Aziz.

Selain LBH Makassar, Direktur Forum Informasi dan Komunikasi Sulawesi Selatan, Asram Jaya, dan Ostaf Mustaf dari Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) menilai warga bisa melakukan gugatan hukum (citizen lawsuite) jika dirugikan atas kejadian ini. (TRIBUNNEWS)

87 KOMENTAR

  1. kami sih sdh biasa dgn Sukhoi…kalo sonic boom…sdh belasan kali kita nikmati …tapi yg ini memang paling keras..LBH itu mewakili .rakyat itu sebetulnya protes ..krn skr musim penghujan..kasus kemaren banyak yg mengira Gunung Bawakaraeng longsor yg ..longsoran ini berbahaya krn bisa membuat Dam/Bendungan Bili2 jebol ini yg bahaya..krn kota Makassar bisa terendam air bah(ini omongan rakyat2 kecil yg sempat saya dengar)..klarifikasinya sih baru kesokan harinya..kalo soal nasionalis..kita semua sama…mencintai TNI …tapi masak sih kita g bisa kritik..yg logis ajalah..he7x..