Des 082018
 

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dihadapan para keluarga korban yang hadir menyampaikan rasa duka dan prihatin yang mendalam.

Jakarta, Jakartagreater.com  –  Para korban penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang meninggal saat sedang melaksanakan pengerjaan pembangunan jembatan Trans Papua di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga adalah pahlawan pembangunan Papua.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto saat menghadiri penyerahan jenazah karyawan PT Istaka Karya korban penembakan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata di Hanggar Airfast, Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua, pada Jumat 7-12-2018.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dihadapan para keluarga korban yang hadir menyampaikan rasa duka dan prihatin yang mendalam. 


“Putra keluarga Bapak dan Ibu sekalian adalah pahlawan pembangunan untuk kemajuan Papua, akan tetapi musibah ini tidak bisa kita hindari,” ucapnya. “Aturan harus ditegakkan untuk diselesaikan secara hukum, karena sesungguhnya kejadian ini tidak boleh dibiarkan,” tegas Panglima TNI. 

Penyerahan jenazah para korban penembakan KKB diserahkan oleh Kapolda Papua Irjen Polisi Drs Martuani Sormin, M.Si., kepada Direktur Utama PT. Istaka Karya Bapak Sigit Winarto yang selanjutnya akan diserahkan kepada keluarga korban.  (Puspen TNI).>

Bagikan:

  18 Responses to “Korban Penembakan KKB adalah Pahlawan Pembangunan Papua”

  1.  

    inilah akibat intelgen lemah, sdh tau mau ada hut opm, kerja di daerah merah, kenapa ngak bs antisipasi, teledor, terpongoh pongoh setelah kejadian, punya uav/drone canggih, perlengkapan n peralatan militer modern, buat apa di beli….alasanya daerah pegunungan lah, susah komunikasi lah, cuaca cepat berubahlah…bla bla bla…bukankah militer/tni/brimob dilatih dan dipersiapkan untuk mengatasi hal ektrim mcm gini..klau ngak mampu ya jadi petani saja pegang pacul tak beresiko……ssttt malu ya berguru sm mossad

  2.  

    buat apa pos2 TNI di PAPUA kalau untuk jadi ajang latihan nembak oleh KKSB korban pihak TNI / POLRI sudah banyak berguguran…………… seharusnya status siaga 1 pada pos2 itu…. di perbanyak anggota dan di steril jauhkan dari penduduk supaya saat serangan terjadi dg tameng warga kita tak salah sudah sesuai SOP

  3.  

    Klo mau tau cara berperang, dan medang perang di Papua, coba masuk Facebook cari Profile TPNPM, disitu anda2 bisa lihat, TPN itu meyerang pakai unit kecil 3-4 orang, dari ketinggian. Kenapa dari ketinggian, karena dataran tinggi di papua selalu berkabut. TNI/POLRI posisi dibawah yang terlihat jelas dari atas, sedangkan aparat lihat keatas tidak jelas karena berkabut. Mau pakai Drone cuaca berkabut, sama aja nggak kelihatan, bisa2 drone nya nabrak gunung. TPN pakai senjata Steyr AUG, M16 pakai scope. Nggak tau dapat darimana.

    •  

      Setuju … jempol

    •  

      kita bukan mau memperkeruh atau berbantah bantah……………. keganasan KKSB sudah mustahil bagi rakyat NKRI menerima kelakuan KKSB melihat facta masyarakat kita yg tak berdosa pun jadi sasaran brutal tan ber prikemanusiaan pada sipil sendiri………..

      kita juga melihat POS2 TNI/POLRI ini jadi ajang lkatihan tembak oleh kriminal bersenjata KKSB papua………… bila keadaanya tak menguntungkan (Strateghis) knapa harus di plot POS TNI disana……………… kalau pun harus ada pos………………ya perbanyak penjaga disana dan buatlah di atas bukit yg tinggi………….

      sudah tahu PAPUA medan siaga perang……………….. tapi sepertinya pejabat TNI masih menggap remeh dg kemampuan KKSB

    •  

      perlu pengadaan peralatan tambahan Flir atau penglihatan panas/thermal utk senapan serbu Brimob atau personelnya dan dukungan pesawat tak berawak

  4.  

    Tindakan kkb sudah brutal barbar, orang sipil jika bawa senjata cenderung jadi radikal, mental mereka bakalan pengen uji senjata, merasa jagoan dan melegalkan diri sebagai pembela kebenaran, mengapa bisa begitu? Karena domain pengontrol komando yg berpegang pada aturan.

    Kasus papua hampir sama dgn timor leste, underground nya di support asing dan tentu ada pengkhianat bermuka dua, kenapa ane paham itu? Karena tahun 1990 – 1991 ane masuk timor leste disana mayoritas dukung Indonesia hanya petinggi disana pengen pisah? Mengapa begitu? Karena petinggi pada pengen kaya dan otoriter

    •  

      yg kita bahas adalah defensif dan ofensiv nya………… status ke tamakan pemimpin disana semua org tahu…………. tapi saat ini keadaannya adalah …………… KKSB itu seperti hantu sulit di cari dan di kepung ??? membantai org gak pernah ditangkap……………. dan gak pernah di cari.,………………….

  5.  

    Pemimpin kkb nya aja lucu, masa nantang perang dgn TNI dgn syarat TNI tidak boleh bawa helikopter dan bom

    😎

  6.  

    Heran deh, 31 orang dibantai gitu kok melambai? Pemimpin harus tegas lah. Sama sekali belum ada tuh berita pergerakan kekuatan. Diperas dong slogan NKRI harga mati.

 Leave a Reply