Korea Selatan Andalkan Next-IFV K21 Ikut Tender di Indonesia

Perusahaan pertahanan Hanwha Defense Systems Korea Selatan akan bersaing dengan Rusia dan Turki untuk program militer senilai US$ 95 juta di Indonesia yang ingin mengakuisisi 50 kendaraan lapis baja, tulis majalah pertahanan Inggris.

Kementerian Pertahanan Indonesia sedang mengevaluasi proposal dari Perusahaan Industri militer Rusia, FNSS Turki, dan Hanwha Korea Selatan, tulis IHS Jane.

Pilihan yang sedang dipertimbangkan Indonesia diantaranya adalah BTR-80 Rusia, ACV-19 Turki dan Next Infanteri Fighting Vehicle (NIFV) K21 buatan Hanwha. Selain akan digunakan oleh unit Angkatan Laut Indonesia, kendaraan lapis baja juga direncanakan akan digunakan militer Indonesia di operasi internasional, seperti pada misi penjaga perdamaian PBB, tulis Jane.

Mengutip dari dokumen program briefing, salah satu persyaratan dalam kontrak adalah pemenang lelang harus menyerahkan sekitar 10-15 APC unit dalam keadaan semi-knocked down dan menjalani perakitan di Indonesia melalui pengaturan transfer teknologi .

Batch berikutnya 35-40 unit harus diproduksi secara lisensi dengan perusahaan lokal di Indonesia, dan diharapkan keputusan pemenang lelang sudah dapat diumumkan pada April 2017.
Ajudaily
Editor : Muhidin

Leave a Reply