Apr 152019
 

ilustrasi: KRI Nagapasa TNI AL.

Jakartagreater.com – Korea Selatan mendapatkan kontrak $ 1,02 miliar  (Rp 14,4 triliun, kurs Rp14.100 per dolar AS).untuk mengirim 3 kapal selam seberat 1.400 ton ke Indonesia, menurut beberapa laporan pers, dirilis UPI, pada Jumat 12-4-2019.

Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan ikut serta dalam upacara penandatanganan di Bandung, Indonesia. Kesepakatan itu ditandatangani antara perusahaan Korea Selatan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) dan pemerintah Indonesia, ujar Kantor pemberitaan Korea Selatan, Newsis melaporkan pada Jumat 12-4-2019.

Kapal selam 1.400 ton yang akan dibangun perusahaan Korea Selatan untuk Indonesia diharapkan menjadi versi upgrade dari kapal selam Tipe 209 1.200 ton yang digunakan di Angkatan Laut Korea Selatan, menurut laporan itu. Tipe 209 adalah kelas kapal selam serang diesel-listrik.

Kapal selam yang dibangun Daewoo akan menampung 40 anggota awak dan termasuk 8 peluncur yang mampu menembakkan Torpedo, Ranjau dan Rudal. Kapal selam akan dikirim ke Indonesia pada paruh pertama tahun 2026 dan produk konstruksi bersama di galangan kapal PT PAL Indonesia, ujar Koreatimes.

Kontrak tersebut merupakan kesepakatan kapal selam pertama yang didapatkan Korea Selatan sejak tahun 2011, ketika Seoul memasok 3 kapal selam ke Jakarta. Kepala DAPA, Wang Jung-hong, pada Jumat mengatakan kedua negara “sekali lagi membuat kerja sama pertahanan timbal balik yang saling menguntungkan.”

Wang Jung-hong juga meminta Indonesia untuk “mendukung kesuksesan” program pesawat tempur KFX / IFX, sebuah perusahaan patungan. News 1 melaporkan Indonesia adalah mitra utama bagi Korea Selatan, di bawah Kebijakan Baru Selatan Presiden Moon Jae-in.

Sebuah sumber di DAPA mengatakan kepada News 1 bahwa pemerintah dan “agen terkait” bekerja sama erat untuk mendapatkan kontrak.