Korea Selatan Hampir Selesaikan Perakitan Akhir KF-X

Jakartagreater.com – Pabrikan dirgantara Korea Aerospace Industries dilaporkan telah meluncurkan perakitan terakhir dari prototipe pesawat tempur KF-X.

Proses perakitan akhir dari pesawat tempur, di mana rangka dan badan pesawat, perangkat elektronik, radar, dan berbagai subsistem lainnya akan dipasang, hingga pesawat tersebut akan segera diluncurkan secara resmi pada April 2021.

Prototipe KF-X sedang dalam pembangunan dan diharapkan selesai dirakit sepenuhnya pada pertengahan tahun 2021.

KF-X diharapkan akan melakukan uji terbang pertama pada 2022, dengan produksi bertahap dijadwalkan dimulai pada tahun 2026. Korea Selatan mengharapkan untuk bisa mendapatkan 120 pesawat tempur KF-X pada tahun 2032.

Sebanyak 6 prototipe akan dibangun untuk menjalani pengujian hingga model produksi KF-X mulai beroperasi pada tahun 2026.

KF-X adalah pesawat tempur generasi 4,5 dengan rencana masa depan untuk di konversi menjadi pesawat tempur generasi ke-5, dengan fitur kantung internal weapons bay dan pengembangan perangkat lunak pesawat tempur siluman yang canggih.

10 pemikiran pada “Korea Selatan Hampir Selesaikan Perakitan Akhir KF-X”

    • Sebaiknya ikut mengundurkan diri saja, tak de guna kerana kita cuma dipakse tuk sumbang wang dan tenaga tapi tak dikasih blue print dan cara buatnya kerana cuma disuruh-suruh bantu buat nya saja….pinta saja lagi wang muka yg telah disetor atau tukar dengan kapal selam changbogoo class versi 3000 ton atau pantshir versi Korea buat tambahan pertahanan pangkalan.

  1. Ini bukan masalah blue print, karena tanpa blue print sekali pun engeiner kita mampu membangun ifx sendiri sebab hampir 60% kfx ini hasil buah pemikiran intelektual engeiner indonesia’ ini masalah keterbukaan dalam menjalin kerjasama dan keuntungan yg bener2 adil dikedua pihak, moso mereka boleh memonopoli hak intelektual engeiner kita sementara kita gk boleh tau hak intelektual mereka seperti teknologi sistem avionic dan teknologi radarnya, yg parahnya jual pun gk boleh’ ini bener2 kerjasama sinting, kita hanya boleh produksi untuk kebutuhan kita sendiri, lebih baik jalan sendiri dan kembangkan desainnya lg agar bener2 sesuai dengan pespur duble engine yg diinginkan TNI AU yg punya daya jelajah luas tanpa gunakan tanki bahan bakar external sehingga ifx bisa lebih leluasa membawa banyak senjata, swe?ia sudah menawarkan diri kok untuk joint produksi sistem avionic dan radar untuk pespur buatan indonesia, masalah mesin aku yakin 100% rusia mau bantu dan beri lisensi mesin saturn al31fp trhust vectoring 2D asal jelas keuntungannya bagi rusia, rusia punya mesin saturn al41fp trhust vectoring 3D dan terus mengembangkan kemampuan mesin izdelie 30 jd aku sangat yakin rusia tidak akan keberatan untuk memberi lisensi mesin saturn al31fp trhust vectoring asal bener2 jelas keuntungannya bagi rusia,,,gk perlu lg terlalu memikirkan gimana perasaan negara lain sementara mereka sama sekali tidak memikirkan perasaan kita, kita harus berani melangkah dan jangan terlalu gunakan perasaan bila ingin lebih cepat mengembangkan dan menggapai teknologi’ menggunakan perasaan dan jaim mencuri ilmu teknologi adalah faktor utama yang membuat kemajuan teknologi indonesia sangat lambat, hal ini harus bener2 kita sadari.

Tinggalkan komentar