Okt 122019
 

Ilustrasi: Kapal selam nuklir AS merapat ke Korea Selatan. (US Navy -commons.wikimedia.org)

Korea Selatan ingin membangun 2 kapal selam bertenaga nuklir dan telah menugaskan satuan tugas untuk mempelajari proyek tersebut, lansir Defenseworld.

“Dengan perspektif jangka panjang untuk memiliki kapal selam bertenaga nuklir, kami telah menjalankan satuan tugas kami sendiri,” kata Angkatan Laut Korea Selatan dalam sebuah laporan yang disampaikan kepada anggota parlemen untuk audit parlemen.

“Karena masalah ini akan diputuskan sesuai dengan kebijakan nasional, Angkatan Laut akan bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan dan Kepala Staf Gabungan,” tambahnya.

“Mengoperasikan gugus tugas ini bukan berarti bahwa Angkatan Laut mendorong proyek-proyek terkait dengan sungguh-sungguh, karena belum ada yang diputuskan. Ini terutama mengumpulkan informasi mengenai masalah ini,” kata seorang perwira Angkatan Laut yang dikutip oleh media lokal.

Rencana untuk membangun kapal selam semacam itu diluncurkan pada awal tahun 2003 sebagai bagian dari program pembangunan militer jangka panjangnya. Seoul membatalkan proyek tersebut pada tahun 2004 setelah pengungkapannya di media.

Kemudian pada tahun 2017, Kementerian Pertahanan melakukan penelitian tentang masalah ini melalui entitas swasta, yang membuat militer merasakan kebutuhan aset tersebut, menurut perwira Angkatan Laut.

Spekulasi tersebar luas bahwa Korea Selatan dapat mengembangkan Chang Bo Go-III 3.000 ton sebagai kapal selam bertenaga nuklir. Seoul saat ini sedang melaksanakan proyek untuk membangun kapal selam dalam negeri berkapasitas 3.000 ton pada tahun 2031, dengan proses untuk mengembangkan sistemnya yang akan dimulai dengan sungguh-sungguh tahun ini.

 Posted by on Oktober 12, 2019

  One Response to “Korea Selatan Kaji Pembangunan 2 Kapal Selam Bertenaga Nuklir”

  1.  

    Korsel bisa belajar dr india yg bs membuat kasel nuklirnya sendiri yaitu ins arihant yg menjadikan india adlh negara pertama diluar anggota tetap dewan keamanan pbb yg memiliki kasel nuklir,yg menjadi masalah bagi korsel adlh medptkan teknologi kasel nuklirnya drmana kalau india mendptkan teknologi kasel nuklirnya sedikit banyak dr rusia sementara kalau korsel meminta teknologi kasel nuklirnya dar AS mungkin akan sulit.