Mei 312019
 

Korea Selatan berencana untuk melanjutkan kembali penerbangan jet tempur KF-16 minggu ini yang di grounded setelah salah satu KF-16 jatuh pada bulan Februari. Hasil penyelidikan telah menemukan penyebab kecelakaan, dan pemeriksaan keamanan sudah dilakukan pada jet lainnya, kata Angkatan Udara Korea pada Rabu.

Pesawat tempur KF-16D dua kursi jatuh ke Laut Kuning pada 27 Februari, sekitar 13 menit setelah lepas landas dari pangkalan udara di Gunsan, 274 kilometer selatan Seoul. Pilot di atas pesawat dengan aman terlontar keluar.

Menyusul kecelakaan itu, Angkatan Udara menunda terbang sekitar 120 jet tempur KF-16.

Menurut hasil awal penyelidikan oleh sekelompok perwira militer dan para ahli, termasuk dari pabrikannya, Lockheed Martin, kegagalan pasokan bahan bakar ke ruang bakar diyakini telah menyebabkan mesin mati.

“Kami sedang berupaya memverifikasi apa yang menyebabkan penyumbatan pasokan bahan bakar,” kata Angkatan Udara, seraya menambahkan bahwa ini adalah kasus pertama yang dilaporkan tentang masalah sistem bahan bakar yang menyebabkan mesin berkobar dengan tiba-tiba.

Memperhatikan bahwa militer telah melakukan pemeriksaan khusus pada jet tempur dan mengganti filter internal, salah satu bagian penting, Angkatan Udara mengatakan jet tempur cukup aman dan dijadwalkan untuk melanjutkan penerbangan secara bertahap mulai hari Jumat.

Pesawat-pesawat tempur KF-16 dikirim ke Angkatan Udara Korea Selatan pada tahun 1998.

Yonhap

 Posted by on Mei 31, 2019