Korea Selatan Tawarkan Destroyer KDX III di Indo Defence 2016

137

20161105_122827

Vertical Launch System terpasang di bagian depan destoyer KDX III

20161105_122919

Bagian depan KDX dilengkapi MK 41 vertical launch systems (VLS), dengan 48 tabung rudal  SM-2 Block IIIB

20161105_122927

Bagian depan dilengkapi  127mm L62 Mk-45 Mod 4 naval gun dan RIM-116 rolling airframe missile (RAM) block 1 21-round launcher.

20161105_122856

MK 41 vertical launch systems (VLS), dengan 48 tabung rudal SM-2 Block IIIB

20161105_122808

3-layer anti-aerial protection : SM-2/6, RAM, dan Goalkeeper.

20161105_122752

16 SSM-700K Hae Sung long-range anti-ship missiles di bagian tengah KDX III

20161105_122756

Bagian belakang dilengkapi MK 41 vertical launch systems (VLS) dengan 48 tabung dan ditambah 32 tabung rudal  SM-2 Block IIIB

20161105_122742

Double Vertical Launch System di bagian belakang  (48 dan 32 tabung) di destroyer KDX III Korea Selatan

20161105_122937

Persenjataan Anti-submarine termasuk K-ASROC Hong Sahng-uh (Red Shark) anti-submarine rockets (ASROC) dan  K745 LW Cheong Sahng-uh (Blue Shark) torpedoes.

20161105_122907
Sensor dan radar : AN/SPY-1D multifunction radar and four antenna arrays are housed in a single deck house. The ship is also equipped with AN/SPG-62 I/J band fire control radar, Atlas Elektronik bow-mounted DSQS-21 BZ-M sonar and MTeQ towed array sonar system. ASW control software is supplied by Kongsberg Maritime.

Kalau berbicara alutsista kelas berat, maka destroyer masuk ke dalam kategori ini. Untuk menggebuk kapal musuh tidak perlu harus mendekat. Cukup pukul dari jauh, sebelum kapal perang musuh bisa menjangkaunya. Selain itu, destroyer juga menghadirkan perlindungan udara yang luas, perlindungan darat, termasuk melindungi kapal kapal perang lainnya serta pangkalan, termasuk perlindungan dari kapal selam.

Korea Selatan sadar betul tentang pentingnya destroyer bagi Angkatan Laut mereka. Begitu pula dengan Jepang. Kedua kapal destroyer terbaru negara tersebut dibantu dengan systen Aegis dari Amerika Serikat.

Pada Indo Defence 2016, Korea Selatan mencoba menawarkan destroyer KDX III Aegis kepada negara negara di kawasan regional. Korea Selatan sebelumnya telah bekerjasama dengan Indonesia dalam membuat pesawat tempur generasi 4,5 KFX/IFX yang akan dikembangkan menjadi generasi ke-5. Indonesia juga telah bekerja sama membuat kapal selam Changbogo Class untuk TNI AL.

82 KOMENTAR

  1. Kalo buat beli pencil nya sih silahkan.tapi jika harus sama kapal nya ya jangan.PT.PAL harus di kasih kesempatan membuat destroyer. Jangan sampai kita beli kapal dari korea. Maaka pt.pal.ga dpt order.untuk pensil pun lebih bagus pakai kalibr rusia atau mbda punya NATO asli.cintailah produk dlm negeri

    • kalau bicara bagus dan kemampuan menyerang dan bertahan jelas Destroyer KDX lebih bagus dari Ivert class.. namun jika bicara kebutuhan dan kemungkinan serta keuangan negara jelas ivert class lebih memungkinkan untuk untuk di akuisisi Indonesia .
      Bayangin saja 1 Destroyer KDX III harga’a US$925 juta , sementara 1 unit frigate ivert clas harga’a US$325 juta…jadi harga 1 Destroyer KDX III Korea ini setara 3 unit real frigate ivert class..atau setara 1 skuadron / 16 unit su35 full armamen ( jika harga Su35 di kisaran Us$ 60 juta )
      Secara Pribadi jika harus memilih saya lebih setuju membeli 1 skuadron su35 mengingat peperangan jika harus terjadi maka angkatan udaralah yang paling memungkinkan untuk bergerak duluan , juga sebagai penyeimbang kekuatan armada tempur TNI di udara dengan negara tetangga . pilihan kedua saya adalah membeli 3 unit ivert class dengan opsi TOT , mengingat kemampuan Pt.PAL yang sudah mampu membangun frigate Sigma dari RE Martadinata Class , dengan TOT Ivert maka kemungkinan Pt . PAL mampu membuat real Frigate sekelas ivert class bukanlah sesuatu yg mustahil , tinggal di buat agak banyak dan menginstal senjata yg sedikit lebig gahar ..maka kemampuan Angkatan laut kita akan lebih bertaji daripada memiliki 1 unit destroyer KDX III

      Salam

  2. Karena penasaran, sambil iseng mencoba mempelajari spek yang di instal di Destroyer KDX III ini ternyata saya pada akhirnya saya mengerti kenapa harga kaprang Destroyer KDX III Seojong Class ini jika seharga -+ US$ 1 Milyar.

    Ternyata 1/3 dari perkiraan harga Destroyer KorSel ini adalah di karenakan 1 item barang yang di istalnya, yaitu Rudal SM-2 Block IIIB

    Total jumlah Rudal SM-2 Block IIIB adalah : 48 x 2 (depan – belakang) = 96 unit Rudal SM-2 Block IIIB

    Sedangkan harga per unit Rudal SM-2 Block IIIB adalah -+ US$ 3.762.500

    96 x 3.762.500 = US$ 361.200.000

    Nominal yang yang funtastic hanya untuk 1 item.
    Btw nominal tersebut tidak berikut / termasuk 2 x 48 = 96 tubes VLS MK-41

    Sumber : http://jakartagreater.com/australia-segera-miliki-sistem-anti-rudal-balistik-sm-2-blok-iiib/

  3. bagusnya sih kt fokus ke Iver Class dulu, setelah dapat TOT dari iver dan kita sdh mulai bisa membangun real fregat sendiri layaknya PKR Sigma, barulah berfikir tuk mencari TOT kelas destroyer sungguhan..
    kl sdh bs membangun 5 atau 6 kapal perang selevel Iver Class, negara semenanjung yg paling terkenal jaguh sekolong langit tidak akan berani lg macam2

    • wajar sih harga segitu…yg jadi ga wajar kalau kita yg biasanya beli FBNW beli hull sekelas destroyer tapi isiannya cuma sekelas KCR atau korvet opv…..masih mending kalo korvetnya kaya punya rusia…. yg bawa Kalibr-NK sama S-350…..lha nanti destro nya kalau cuma bawa Sam sama Ssm medium range….bisa jadi bulan2an kapal musuh kelas dibawahnya..isian destro banyak dan mahal2…sedangkan kapal kita kelas dibawahnya masih butuh isian yg mumpuni….atau mungkin kita memang lagi ngincer teknologi untuk buat destro biar bisa jualan kapal kaya LPD kita..

  4. kalo hanya mengandalkan real frigate dalam pertaruhan battlefield modern ibarat kita sedang bertempur di battle of java sea jilid dua di laut lepas memainkan peranan kapal combat tempur berat ke frontline jika dibandingkan dgn IVER saja tak sanggup tangkis lawan karena daya jelajahnya sedang dan hanya mampu berlayar 28 hari maksimal untuk sekelas frigate, secara system personal senjata KDX III sangat mumpuni secara offensive menahan serangan lawan masuk wilayah teritorial saya rasa kita perlu Destroyer terbukti dgn KRI IRIAN mampu memberikan deterence effect