Korea Selatan Terus Bergerak Membangun Jet Tempur KFX

Militer Dunia – Korea Aerospace Industries (KAI)akan menginvestasikan 98,5 miliar won ($ 88,3 juta) untuk mengembangkan sistem manufaktur pintar yang disesuaikan dan menerapkannya pertama kali pada produksi pesawat tempur KF-21 Boramae atau yang dikenal dengan KFX.

Menurut satu-satunya produsen pesawat nasional KAI, mereka akan mengembangkan sistem manufaktur pintar pada tahun 2023 dan menerapkan sistem tersebut ke semua situs bisnisnya.

Sistem ini akan mengikuti model pabrik pintar A350 tercanggih KAI yang berlokasi di kantor pusatnya di Sacheon, Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, dirilis Koreaherald.com, 22/4/2021.

“Sasarannya adalah untuk menetapkan proses manufaktur yang cerdas untuk standar industri kedirgantaraan Korea Selatan dan meneruskannya ke pemasok kami,” ujar seorang pejabat KAI.

Pabrik pintar A350 KAI memproduksi bagian sayap yang disebut tulang rusuk (ribs) untuk pesawat penumpang Airbus A350. Setelah mengadopsi kecerdasan buatan, pabrik yang memproduksi 660 ribs sebulan mampu mengurangi waktu produksi hingga 66 persen.

Roll-Out Ceremony Pesawat Tempur KF-X. (@ROKArmedForces)

Selain itu, bahan mentah dikirim masuk dan keluar fasilitas hanya dalam satu minggu, peningkatan yang mencolok dari empat minggu. Selain itu, pabrik sekarang hanya membutuhkan 24 staf, turun dari 60 orang pekerja.

Prototipe pertama dari jet tempur KF-21 Boramae (bolamae; Hawk) diluncurkan oleh Korea Selatan pada pada tanggal 9 April 2021.

Peluncuran ini menandai tonggak sejarah paling signifikan yang diraih oleh program KF-X Korean Fighter yang resmi diluncurkan pada tahun 2015.

Prototipe ini, bersama dengan lima pesawat lainnya, akan memulai tes penerbangan di tahun 2022.

Pesawat tempur KF – 21 Boramae akan masuk layanan ke Angkatan Udara Republik Korea pada tahun 2026, dan bergabung bersama armada campuran FA-50, KF-16 V, F-15 K, dan F-35.

Tinggalkan komentar