Jul 122016
 

orea Utara berencana untuk memutuskan jaringan atau saluran komunikasinya dengan Amerika Serikat (AS) pada Selasa, 12 Juli 2016. Pernyataan itu disampaikan sebagai bentuk protes terhadap sanksi yang diberikan AS kepada pemimpin Korea Utara Kim Jong Un setelah dituduh pelaku pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Media resmi pemerintah Korea Utara, KCNA memberitakan Kementerian luar negeri Korea Utara telah menyampaikan pemberitahuan kepada pemerintah AS mengenai penghentian semua komunikasi dengan Washington melalui kantor perwakilan Korea Utara di PBB di New York.

“Kami … telah menyampaikan kepada AS bahwa kami akan benar-benar mengakhiri semua komunikasi resmi melalui New York,” lapor KCNA, seperti yang dilansir Channel News Asia pada 12 Juli 2016.

Korea Utara dan AS tidak memiliki hubungan diplomatik selama ini. Namun kedua negara melakukan komunikasi melalui saluran resmi di New York, AS.

Setelah menyatakan saluran komunikasi diputus, Korea Utara juga menyatakan semua kasus yang berkaitan dengan warga AS di Korea Utara diberlakukan sesuai dengan Undang-Undang Perang.

Langkah itu merupakan eskalasi terbaru dari ketegangan antara AS dengan negara terisolasi tersebut yang sebelumnya pada Senin mengancam “respons fisik” setelah AS dan Korea Selatan berencana mengerahkan sistem pertahanan rudal THAAD di Korea Selatan.

Pekan lalu Korea Utara mengatakan pihaknya berencana untuk memberikan respons terberat untuk apa yang dianggap sebagai “deklarasi perang” setelah Washington mengumumkan sanksi terhadap Kim Jong-un.

Sinyal ancaman itu diperkuat dengan peningkatan aktivitas di situs uji coba nuklir Korea Utara yang dideteksi satelit AS dan diumumkan pada Senin, 11 Juli 2016.

Sanksi yang diberlakukan AS untuk Kim Jong-un adalah membekukan semua aset pribadinya di AS dan melarang warganya berbisnis dengannya. Kim Jong-un dituduh bertanggung jawab terhadap pelanggaran HAM di Korea Utara.

Bagikan:

  9 Responses to “Korea Utara segera terbitkan UU Perang, untuk menghadapi Amerika”

  1.  

    Memasuki tahap krusial renting waktu 2019-2025…
    Out…mau Ada reshuffle kabinet yak?
    Hehehehe

  2.  

    HAM snjata andalan amrik yg paling mematikan dri pada f22 raptor,

  3.  

    Hancur nya amerika damai nya dunia

  4.  

    Hancurnya amerika awal bangkitnya israel…..oooooohhh tidaaaaakkkkk……

    Minum kopi dulu campur sianida biar hati fdamai slalu…

  5.  

    hancurnya rama, bangkitnya amerika

  6.  

    Long life mr kim..
    Terlepas paham dan agama apa yg anda anut,anda adalah patriot yg berani menentang hegemoni n dominasi asu yg mengekang dunia.
    Teknologi adalah milik semua umat,bukan hanya negara adidaya

    •  

      Asu adalah negara yg menjunjung tinggi ham tapi nyatanya adalah pelanggar HAM terbanyak,.afganistan,iraq,syria di jaman dahulu ada vietnam,panama
      Asu adalah negara pencetus DEMOKRASI
      Tapi jika ada kepala negara yg tak sepaham dengan kebijakannya maka akan di tumbangkan salah satunya termasuk BUNG KARNO
      “Kita memang kalah di vietnam tapi kita menang besar di INDONESIA”…
      JARGON HAM N DRMOKRASI adalah jurus kilat untuk mengekang dunia..

  7.  

    As lawan korut, ya menang as lah, realita aja klo koment, korut cuma nyali aja besar tp pikirannya dangkal alias PA pendek akal, negara sa upik pengan lawan as, ribuan rudal korut mana bs hancurkan as yg negaranya segede asteroid..mimpi aja lu yg pilih korut menang…jgnterlalu mengada2….krn as berpikir panjang dan kedepan, jika as beneran ngamuk, kalian di bumi ini hangus tak berbekas tau, bahkan tulang belulang kamu itu ga ada fosilnya…jd yg pilih korut menang itu adalah org2 yg tdk realistis, kebanyakn melamun, mengkhayal dan berhaluninisasi..alias org koplakk…!!,

  8.  

    Sok tau…

 Leave a Reply