Mei 092017
 

Sistem anti rudal balistik THAAD buatan AS. © Lockheed Martin

Serangkaian uji peluncuran rudal balistik Korea Utara yang dimulai pada tahun 2016 silam tidak hanya dimaksudkan untuk menyebar ketakutan ke Korea Selatan dan Amerika Serikat, namun juga melakukan gladi resik suatu taktik yang dapat menghindari sistem anti rudal balistik THAAD dan sistem rudal pertahanan udara Patriot buatan AS, seperti dilansir dari China Topix.

Congressional Research Service (CRS), dewan pemikir Kongres AS, dalam sebuah laporan mengatakan bahwa Korea Utara meluncurkan beberapa rudal balistik tahun lalu adalah sebagai upaya untuk menghindari pencegatan dengan meningkatkan jangkauan ketinggian.

Sehingga hulu ledak rudal akan turun pada sudut yang lebih curam serta meluncur dengan kecepatan yang sangat tinggi, sehingga membuatnya berpotensi lebih sulit dicegat oleh  sistem pertahanan rudal. Taktik lain dari Korea Utara adalah peluncuran salvo lebih dari dua rudal secara bersamaan.

“Korea Utara juga telah menunjukkan kemampuan untuk meluncurkan serangan salvo dengan lebih dari satu rudal diluncurkan dalam waktu yang relatif singkat”.

“Ini mungkin sesuai dengan tujuan untuk melakukan serangan rudal balistik berukuran besar secara massal, sebuah kemampuan yang membuatnya terlihat lebih menantang bagi sistem pertahanan rudal untuk mampu menghancurkan setiap hulu ledak yang masuk”, menurut isi laporan tersebut.

Cara kerja sistem rudal THAAD. © Lockheed Matin

Taktik ketiga adalah bahwa Korea Utara telah meluncurkan sebuah kapal selam yang mampu meluncurkan rudal balistik (SLBM) di luar jangkauan sistem radar THAAD maupun Patriot.

CRS berpendapat bahwa uji coba peluncuran rudal tak henti-hentinya yang dilakukan oleh Korea Utara mungkin dimaksudkan untuk meningkatkan keandalan, efektivitas dan juga ketahanan dari kekuatan rudal balistik mereka.

Sistem rudal THAAD dirancang untuk melawan serangan massal, dapat meluncurkan hingga 72 pencegat dari satu baterai untuk melawan rudal balistik jarak pendek ataupun menengah, menurut klaim Lockheed Martin, sang pembuat sistem rudal tersebut.

Angkatan Darat AS telah memasang seluruh baterai THAAD dan sistem radar canggih yang dapat mengintip hingga jauh ke dalam wilayah Korea Utara dan bahkan hingga wilayah China dan ditempatkan di lapangan golf di sebelah selatan Seoul. Sedang baterai THAAD kedua akan dipasang pada tahun 2018.

Bagikan:

  17 Responses to “Korea Utara Uji Taktik Mengalahkan THAAD dan Patriot”

  1.  

    0

  2.  

    rudal yang gurih

  3.  

    Kapal keruk taliné kenceng…… xixi…

  4.  

    Utk mnjatuhkan rudal thaad? Mungkin dgn rudal yg memiliki radar maghnet, yg bisa mndekati rudal thaad & buuuuoomm

  5.  

    Mungkin utk mnjtuhkan rudal thaad & patriot? Yaaa menggunakan rudal balistik yg memiliki radar maghnet yg bisa mndekati rudal thaad & patriot ketika trbang & buuuuoomm

  6.  

    Kasihan kita …kapan kebagian rudal kelas ginian,…mana pejabat yg suka telat mikiiir?

  7.  

    Awas ntar maksud hati mau ngeluncurin rudal ke AS malah nyasar lg ke arah rusia

  8.  

    Hahahahaaha…. LUCU 😆

 Leave a Reply