Aug 092017
 

Dok. Uji Peluncuran ICBM Korea Utara (KCNA / BNO Newsroom)

Korea Utara mengatakan pada hari Selasa 8/8/2017 bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan rencana melakukan serangan roket strategis balistik ke wilayah Guam Pasifik AS, beberapa jam setelah Presiden Donald Trump mengatakan kepada Korea Utara bahwa ancaman terhadap Amerika Serikat akan dipenuhi dengan “Api dan Kemarahan” (Fire and Fury).

Ketegangan ini telah menggetarkan pasar keuangan dan memicu peringatan dari pejabat dan analis AS untuk tidak terlibat dalam perang retorika dengan Korea Utara.

Juru BIcara Strategic Force of the Korean People’s Army (KPA) Korea Utara mengatakan bahwa pihaknya “secara seksama memeriksa” sebuah rencana untuk menyerang Guam, yang merupakan rumah bagi sekitar 163.000 orang dan sebuah pangkalan militer AS yang mencakup skuadron kapal selam, pangkalan udara dan kelompok Coast Guard.

“KPA telah membuat catatan khusus tentang manuver tersebut,” bunyi pernyataan tersebut. “Pasukan Strategis KPA sekarang dengan hati-hati memeriksa rencana operasional untuk membuat tembakan melingkupi daerah sekitar Guam dengan roket balistik strategis medium-to-long-range Hwasong-12 untuk menyasar pangkalan militer utama A.S. di Guam …”, ujar juru bicara Tentara Rakyat Korea yang dirilis kantor berita KCNA, 8/8/2017.

Juru bicara KPA mengatakan, rencana tersebut akan dipraktikkan kapanpun begitu pemimpin Kim Jong Un membuat keputusan.

Gubernur Guam Eddie Calvo menepis ancaman tersebut dan mengatakan bahwa pulau tersebut dipersiapkan untuk “kemungkinan apapun” dengan pertahanan yang ditempatkan secara strategis. Dia mengatakan telah berhubungan dengan Gedung Putih dan tidak ada perubahan dalam tingkat ancaman.

Hwasong-12, Korea Utara (KCNA / BNO Newsroom)

“Guam adalah tanah Amerika … Kami bukan hanya instalasi militer,” kata Calvo dalam pesan video online.

Korea Utara, yang mengejar program rudal dan senjata nuklir, menentang resolusi Dewan Keamanan PBB dan juga menuduh Amerika Serikat merancang sebuah “perang preventif” dan mengatakan bahwa setiap rencana yang mengancam akan disambut dengan “perang habis-habisan, memusnahkan semua benteng musuh, termasuk daratan AS “.

Washington telah memperingatkan bahwa pihaknya siap untuk menggunakan kekuatan jika diperlukan untuk menghentikan program rudal balistik dan nuklir Korea Utara namun lebih menyukai tindakan diplomatik global, termasuk sanksi. Dewan Keamanan U.N dengan suara bulat memberlakukan sanksi baru terhadap Korea Utara pada hari Sabtu.

Sebelumnya. Presiden Trump mengeluarkan peringatan terkerasnya untuk Korea Utara dalam komentar kepada wartawan di New Jersey pada hari Selasa, 8/8/2017.

“Korea Utara jangan melakukan ancaman lagi ke Amerika Serikat, mereka akan disambut dengan api dan kemarahan (Fire and Fury), hal yang belum pernah dilihat dunia sebelumnya,” kata Trump. Dirilis Reuters, 8/8/2017.

Pernyataan Juru Bicara Tentara Rakyat Korea yang dirilis kantor berita KCNA, 8/8/2017.

Bagikan :

  13 Responses to “Korut Ancam Guam Setelah Ucapan “Fire and Fury” Trump”

  1.  

    Perang dunia ke_3 sudah di depan mata. ๐Ÿ˜€
    Siapkan armada kalian,bukan tidak mungkin indonesia akan kena dampaknya. ๐Ÿ˜€

  2.  

    Dor

  3.  

    wakakakakak……..dari jaman babenye masih idup ampe sekarang cuma spik-spik dan cuap cuap subidu-bidu pap pap doank…….aw aw awwww : gak bakalan perang deh

  4.  

    Wah global warming jg mempenagruhi suasana hati Trump dan Jong Un! Sekali Korut pencet tombol membidik AS dijamin Korut babak belur menghadapi keroyokan AScs, China jg diragukan akan membela mati2an karena pasti kena sangsi jg! Karena AS bs menjadi wasit, pemain dan hakim sekaligus!

  5.  

    Baru mengancam..

  6.  

    ancam mengancam teruus sampai lebaran kuda

  7.  

    AS gk bakal berani sm negara yg punya kekuatan Nuklir…
    karena mereka tau jelas akan dampaknya….

  8.  

    As terlalu takut untuk mulai menyerang Korea utara.. Dan mereka masih menghitung untuk memulai serangan. Karna As tahu betul Kekuatan dan nyali bangsa Korea utara.. semenanjung Korea bukanlah Timur tangah dan Korea utara bukanlah Irak/Pakistan bahkan syiria.. Jiwa militan rakyat Korea sangat berbeda dengan tentara irak. As tahu itu.. As terlalu pengecut untuk memulainya.!

    •  

      soal nyali semua jga punya nyali…alasan nyali gk valid bro kalo urusan sma US. Sebelum perang korea-pun US udah berhadapan sama Jerman & Jepang..ke-2 negara ini dibilang kaliber kalo urusan nyali bos….Rusia aja dijabanin sama Jerman, di Pasifik lebih gila lagi. Kalo nda percaya bolehlah tanya nenek2 & opa2 kita Jepang itu gimana. Sampe2 US yang dibilang anak rumahan itu hampir gila perang sama Jepang, saking brutalnya mereka yang udah mati-pun, gigi & tengkoraknya dikirim ke rumah buat kenang2an…apa gk gila bung ? Kesimpulannya urusan nyali mereka semua punya.

      Masih banyak faktor kenapa mereka g saling serang, terlalu kompleks soal itu..mungkin soal ekonomi, soal ideologi…tentu ada banyak hal yang harus diperhitungkan. Tak hanya soal punya nyali atau tak bernyali.

  9.  

    halah inimh sama kaya perang dingin

  10.  

    Selama ini perlaku nyata pemicu konflik dengan Korut lebih sering dilakukan AS serta sekutunya.
    Jika AS tau kekuatan Korut sebenarnya, seharusnya tak terlalu khawatir. Atau AS memang menganggap sahabat RI itu ancaman serius bg politik Trump di Asia?
    #kim il sungia

  11.  

    dapat lawan seimbang , ameriki jadi pikir pikir

 Leave a Reply