Okt 192016
 
SeaRAM

SeaRAM

Kemungkinan besar dalam waktu dekat, Vietnam akan membeli sistem pertahanan udara SeaRAM, Amrika Serikat, untuk melengkapi kapal rudal Molniya.

Saat ini, kapal rudal Molniya dari Angkatan Laut Vietnam hanya dilengkapi dengan variasi rudal jarak pendek dan meriam hingga AK-630 untuk pertahanan udara. Di dalamnya, artileri CIWS AK-630 yang dinilai mampu menembak jatuh rudal jelajah.

Namun, jangkauan efektif AK-630 sangat pendek (sekitar 2,5 km), yang membuat kapal perang bisa terluka jika AK-630 tidak bisa memblokir tembakan, atau tembakan yang diblokir dari jarak dekat ke kapal – dapat membuat serpihan rudal lawan merusak kapal atau mencederai awaknya.

Dengan adanya sistem rudal pertahanan udara SeaRAM, akan bermanfaat membekali kapal perang Vietnam, misi tempur, yang tujuannya untuk mencegat rudal jelajah.

sistem rudal pertahanan udara jarak dekat Raytheon SeaRAM dikembangkan berdasarkan sistem Phalanx CIWS Mk Highway-15 Block 1B yang digunakan kapal Angkatan Laut AS.

Mengenai desain keseluruhan, Phalanx CIWS dan SeaRAM hampir sama, satu-satunya perbedaan adalah kombinasi Gatling gun M61A1 Phalanx CIWS 20mm digantikan oleh kombinasi tabung peluncuran 11 rudal dari RIM-116.

Rudal dipandu oleh radar dan optoelektroniknya setara SeaRAM Phalanx CIWS.

SeaRAM juga dapat dianggap sebagai variasi miniatur sistem rudal pertahanan udara RIM-116, Angkatan Laut AS dan sekutunya yang memasuki pelayanan sejak awal 1990-an hingga saat ini.

Korvet Molniya class

Korvet Molniya class

Tidak seperti SeaRAM, pendahulunya RIM-116 dilengkapi sampai 21 rudal permukaan-ke-udara dan ukuran yang relatif lebih besar, tetapi tidak menggunakan radar atau sistem navigasi optik yang dibangun di atas SeaRAM.

Soha.vn

  27 Responses to “Korvet Molniya Vietnam, Segera Dilengkapi SeaRAM”

  1.  

    Sepiiii

  2.  

    Alutista gado-gado…

  3.  

    Nkri semakin ketinggalan… Kl gk mau disebut ketinggalan segeralah BORONG rim16

  4.  

    Betuul…..
    Mbah bowo semakin terdepan…..
    Yang lain ketinggalan….

    😀

    minum kopi dulu campur sianida biar hati tenang dan damai…

  5.  

    Vietnam semangat majunya luar biasa…
    Indonesia ??
    Jangan merasa paling besar di asean….

    Di sana pakai sea ram disini pakai grom sama c705…

    Ngisin ngisini..

    Disini cuma chang bogo disana improve kilo

    Ngisin ngisini….

    Disana S600 disini..rudal panggul…

    Ngisin ngisini..

    Biar gak ngisin ngisini dimulai dari program bela negara pendidikan militer dasar biar seluruh rakyat melek..militer..shg kalau negara ini cuma main main dlm beli senjata yg cuma ecek ecek dpr dan pemerintah bisa ditimpukin batu rame rame..xixixi..

  6.  

    Anda sangat paham dasar mind set didikan mao setung…jadi jangan pernah percaya china…

  7.  

    NATURALISASI MENHAN VIETNAM!!

  8.  

    jika dibandingkan dengan exocet blok2 or 3… lebih ampuh mana sih dengan sea RAM…? sedangkan kita sudah kerjasama dengan perancis, china, swedia…yang dibutuhkan selain TOT juga menambah jumlah kapalnya dulu. Semoga perang blm terjadi 5 tahun kedepan

  9.  

    Sebenarnya SEARAM ATAU M116 adalah pengembangan dari roket FFA 2,75 ” .Indonesia sudah khatam dalam pembuatan roket ini .Tapi sayang belum ada kemampuan untuk merobahnya jadi Roket yang bisa mengejar sasarannya sendiri atau rudal . Kalau tehnologi kendali sudah bisa di kuasai maka roket FFAR 2,75 inchi peoduksi DI ,sudah bisa jadi di robah searam atau M116 produk amerika. Rudal ini bertugas untuk menghancurkan Rudal yang lolos dari sergapan rudal jarak menengah atau jauh atau fungsinya sama dengan CIWS pada kapal perang ,saling bahu menbahu dengan CIWS seperti phalanx dalam sebuah kapal .

  10.  

    artinya PR buat LAPAN ..kan sudah bisa buat Roket… dan dipadukan dengan teknology dari rudal lain… dan saat ini belum dapat ilmunya atau memang sedang dikembangkan.. mohon penjelasannya.. bung Mario Teguh

    •  

      @mlogic 05

      Maaf nama saya adl mario TEDUH…kalo yang TEGUH lagi tes dna bung !!

      Mengenai pengembangan rudal kita bisa mencontoh brazil.

      Negri tsb telah mendapat TOT exocet block-1 (generasi awal) dari mbda. Jadi brazil bisa mengupgrade/MLU rudal exocet stok lama mereka.

      Beberapa komponen utama dr rudal adl : roket, motor propulsi, seeker, sistim electronic warfare, radio altimeter (atau sistim pemandu lain spt gps, ins)….brazil telah memiliki setidaknya 3 modal dasar yang sdh diproduksi sendiri yaitu : roket pendorong, motor propulsi dan sensor telemetri yang berguna untuk menguji kualitas terbang rudal.

      Sekarang kita bandingkan dg pencapaian kita : roket sampai saat ini masih tahap pemantapan….sedangkan aspek yg lain belum terlihat kemajuannya.

      Kalo kita amati peralatan laboratorium utk proses penelitian dan pengujian…hampir 100% masih diimpor.

      Seharusnya kita mulai fokus menentukan aspek mana saja yang akan diperkuat, spy kita punya modal dasar minimal dlm pengembangan rudal spt brazil…dg kata lain bisa mengukur dirilah.

      Hal lain yang memperlemah proses ini adl sikap konsumerisme dlm pembelanjaan alutsista(rudal)….TNI memiliki segudang rudal v-shorad, jadi kalo mau dijejer dari : Kirun, mistral, rbs-70, starstreak, grom, qw-3, strela….kalo ditotal jumlahnya mungkin mencapai 1000 pucuk.

      Bagaimana kalo TNI hanya membeli 1 merek saja, misalnya starstreak atau rbs-70 atau mistral saja tapi sejumlah 1000 pucuk atau minimal 500 pucuk…tentunya TNI atau isntasi terkait akan memiliki nilai tawar yang kuat utk memperoleh TOT dan dg jumlah pembelian yang signifikan tsb tentunya pihak produsen akan dg senang hati memberi TOT.

    •  

      Lagi2 masalah riset ya bung…hihi..
      Saya kira kalo kita mo serius kejar teknologi pemandu(seeker) pd rudal bisa mulai dr yg paling mudah dikuasai dulu (step by step), jgn lngsung ke yg canggih2 dulu.
      Contohnya bs dimulai dr teknologi IR sptnya bisa dikejar walopun agak ketinggalan krn mudah di jammer (drpd tdk mulai sama sekali)..

  11.  

    Indonesia Cuma Hnya tertarik dan berminat,apapun alutsistanya tp tak ada stu pun yg trealisasi.. Indonesia Githu loh..

  12.  

    wah ada paha mulus di adv. banner video tanpa spank wkwkwkwkkw

    gila kapal nya vietnam lintas blok timur barat

  13.  

    @ kabeerje, tu khan klu sampai vietnam betul2 membeli itu rudal berarti tak banyak bicara spt kita sebab barang itu betul2 terbeli,jika ada bicara pun hanya sedikit. di kita banyak bicaranya sj tapi barang tak terbeli2, maksud gue tlapokan itu di rubah menjadi diam2 sj tapi buat yg mumpuni seumpama spt riset rudal jarak sedang atau jauh buat kapal selam tenaga nuklir dan lain2 yg jos gituloh