Aug 212018
 

Sistem senjata Pantsir-S1. (UMKH77R via commons.wikipedia.org)

Moskow – Jakartagreater.com, Proyek seri ketiga Korvet rudal Project 22800 ‘Karakurt’ akan mendapatkan sistem rudal pertahanan udara Pantsyr-M (seaborne air defense missile system), ujar Almaz Central Marine Design Bureau (the project’s developer) Alexander Shlyakhtenko, kepada TASS pada hari Senin, 20/8/2018.

“Dimulai dari kapal ketiga yang diproduksi, korvet itu akan dipersenjatai dengan sistem rudal/artileri pertahanan udara Pantsyr-M,” katanya.

Proyek korvet misil 22800 dibedakan dari proyek-proyek bobot sejenis (kurang dari 900 ton) melalui desain kompak mereka (sekitar 70 meter panjangnya) dan kecepatan mereka (30 knot), kata Shlyakhtenko.

“Dan yang paling utama adalah bahwa mereka membawa peluncur standar untuk berbagai jenis persenjataan rudal di kapal mereka … Sebagai keuntungan mereka, kapal-kapal Proyek ini dicirikan oleh kemampuan manuver mereka yang tinggi dan kelaikan mereka yang ditingkatkan dicapai melalui bentuk optimal lambung kapal,” katanya. .

Saat ini, uji coba negara dari kapal pertama jenis ini, Uragan, hampir selesai. Uji coba telah mengkonfirmasi semua karakteristik dan indikator yang dinyatakan, kata Shlyakhtenko.

Korvet Karakurt class.

Wakil Menteri Pertahanan Rusia Yuri Borisov mengatakan, Galangan Kapal Pella akan membangun tujuh kapal korvet Proyek 22.800, sementara lima korvet lagi telah ditugaskan untuk dibangun di Galangan Kapal Zelenodolsk. Pada bulan Agustus 2017, Kementerian Pertahanan Rusia menandatangani kontrak tambahan dengan Pella dan Zelenodolsk Shipyards pada pengiriman kapal kelas Karakurt. Sebagian dari Karakurts akan dibangun di Galangan Zaliv di Kerch dan tiga korvet lainnya telah diletakkan di Galangan Kapal Morye di Feodosiya (diintegrasikan ke Galangan Pella) dan empat kapal akan diletakkan di Galangan Amur untuk Pasifik.

Dua kapal pertama Proyek ini (Uragan dan Taifun) secara bersamaan diletakkan di Galangan Kapal Pella pada 24 Desember 2015. Mereka diharapkan akan dikirim ke Angkatan Laut pada tahun 2018.

Sebagai fitur khusus, korvet Karakurt class akan dipersenjatai dengan sistem rudal/senjata pertahanan udara Pantsyr-M. Versi daratnya disebut Pantsyr-S. Versi shipborne dapat dipersenjatai dengan rudal varian berbasis darat dan juga dengan rudal Germes-K yang menjanjikan yang dapat dipandu oleh drone. Pantsyr-M rencananya akan menggantikan sistem Kortik.

Seperti yang dikatakan Shlyakhtenko sebelumnya, Pantsyr-M telah dipasang di kapal rudal Project 1241 ‘Molniya’ dan sedang menjalani uji coba di Laut Hitam.

Sebagai CEO Perusahaan Sistem Presisi Tinggi (bagian dari perusahaan hi-tech negara bagian Rostec) Alexander Denisov mengatakan, ada rencana untuk menyelesaikan uji coba dalam satu atau dua tahun dan Kementerian Pertahanan Rusia telah menempatkan pesanan untuk sistem tersebut. Salah satu korvet kelas Karakurt diharapkan menjadi pembawa serial pertama dari Pantsyr-M.

  7 Responses to “Korvet Rusia Akan Dilengkapi Pantsyr-M”

  1.  

    Woww..teruss menyiapkan payung..sebelum hujan (serangan)..apakah yg petantang petenteng di halaman orang berani masuk pekarangan…xixixiii

  2.  

    kecil keci cabe rawet

  3.  

    Kalo di ijinkan Frigate (PKR), korvet, atau kapal patroli 60 M Indonesia di install Pantsyr-M buat Arhanud. Makin garang KRI..

    •  

      kemahalan harganya broo. Mubazir kalo utk KCR 60. Tp kalo utk Sigma 10514 kita boleh jg tuh. Tp posisi penempatannya yg gak bisa muat.

    •  

      Buat PKR pakai oerlikon millenium gun, lebih murah daripada Pantsyir dan juga oerlikon millenium gun pelurunya sama ukurannya dengan oerlikon skyshield.

      Jadi kalau ambil oerlikon tidak logistic nightmare.

      Kalau ambil Pantsyir beresiko logistic nightmare.

  4.  

    Negara guede….angkatan lautnya garang-garang senjatanya….bisa di contek tuhhh

  5.  

    Pantsir S1 – Deadly Short Range Air Defense System

    https://www.youtube.com/watch?v=9m6nzCJD95M

 Leave a Reply