Kostrad Siap Gerakkan Tank Leopard ke Seluruh Wilayah RI

37
9
tank-leopard-indonesia-1
MBT Leopard RI dibawa ke Natuna (Kostrad)

Kostrad terus mengirim mesin perangnya ke Natuna, Kepulauan RIau, untuk persiapan latihan yang akan digelar di Natuna pada 10-17 November 2016. Akan ada sekitar 100 tank Leopard 2A4/ RI dan lapis baja lainnya, yang akan ambil bagian dalam latihan perang ini.

tank-leopard-indonesia
MBT Leopard RI dibawa ke Natuna (Kostrad)

Tank Leopard dibawa ke Natuna dengan menggunakan kapal ADRI. TNI AD melakukan latihan besar di Natuna, sehingga prajurit mengenal medan dan tahu apa yang harus mereka lakukan, jika harus beroperasi di Natuna. Latihan yang mengusung MBT Leoapard 2 ini, sekaligus membawa pasukan Kostrad ke level yang lebih tinggi, yakni telah mengoperasikan main battle tank, yang mana sebelumnya Indonesia hanya menggunakan kelas medium dan light tank. Tentunya MBT Leopard ini telah mendongkrak daya gedor pasukan Kostrad dalam menghadapi ancaman terhadap NKRI. Kotrad tampaknya cepat beradaptasi dengan main battle buatan Jerman ini dan siap menggerakkan tank kelas berat ini, ke mana saja di wilayah Indonesia.

37 COMMENTS

  1. “Akan ada sekitar 100 tank Leopard 2A4/ RI dan lapis baja lainnya”, apa tdk menumpuk hanya disuatu titik berbagai perlengkapan utama milik TNI AD? Bagaimana kira-kira memobilisasi tank berat Leopard ke berbagai pulau utama di RI, mengingat mesti melalui perjalanan laut yg lumayan panjang. Barangkali upaya TNI menggerakan MBT sekelas Leopard ke berbagai wilayah di NKRI dg cepat dan tepat akan menjadi perhatian dan pelajaran yg seksama bagi militer negara luar, mengingat Indonesia adalah negara kepulauan.

    TDM (Tentara Diraja Malaysia) boleh saja belajar dan mengamati dulu pd TNI cara menggerakan (memobilisasi) MBT sekelas Leopards, karena TDM juga memiliki tank plg jaguh sekawasan PT 90 Twardy eh Pendekar, serta wilayah Malaysia terpisah oleh laut cina selatan, yakni wilayah Malaysia semenanjung dg Sarawak yg ada di utara pulau Kalimantan, selain itu sebagian kepulauan Spratley yg diaku oleh Malaysia yg ada di lcs juga masih dlm sengketa dg china.

    Saran ane sih, segera TDM mengirim tank Pendekarnya untuk nongkrong di Spartley, sebelum seluruh wilayah lcs sdh benar-benar dikuasai china…

  2. Utamakan dulu money superiority memang jumlah MBT Leopard kita tidak sebanding dengan luas negara, Jerman empunya Leo saja punya 350 an biji padahal luas negaranya jauh lebih kecil dibanding Indonesia, apa boleh buat niat dan mampunya kita cuma 100 padahal Jerman masih punya serep banyak yang mau discrap. Mungkin idealnya tiap pulau besar punya Leo paling tidak 100 jadi Indonesia butuh 500 Leopard, karena negara kita menganut paham biar masuk dulu baru digebuk, dari dulu kalau latihan simulasi nya merebut daerah yang sudah dikuasai musuh. makanya jangan heran kalau kita mungkin tidak akan beli peralatan semacam Pantshir-S1 atau bahkan S-300/400, apalagi destroyer sekelas Admiral Gorskov atau Iver Huitfield….penyebabnya kita tidak punya uang buat beli, makanya sejak era Soeharto kita selalu berlatih dengan schema spt tadi di atas

  3. menurut saya indonesia yang negara
    kepulauan tidak tepat untuk sering
    memobilisasi tank antar pulau karena
    sangat riskan sekali apabila dilakukan
    dalam kondisi perang.
    bisa-bisa LST akan di gempur dulu saat
    di tengah lautan oleh rudal anti kapal
    musuh.lebih tepat apabila setiap pulau/
    kodam memiliki satuan tank berat/
    ringan yang permanent

  4. Apapun kekurangannya …
    Pemerintahan SBY terbukti lebih punya visi militer yang jelas ..
    Dan diterapkan ..
    Bukan retorika …
    Poros maritime itu terdengar bagus ..
    Tapi baru angan2 … baru retorika kosong…
    Apalagi Kalau Dibandingkan dengan rezim OrBa Dan 7 keturunannya itu …
    Militer jarang latihan ..
    Tidak punya Alutsista …
    Beli Alutsista ringan ..murahan ..Sedikit ..dikorupsi pula….(ingat ada Alutsista Hawk..Scorpion ..Stormer …VAB…Dan kapal perang Rombengan)…
    Kalau ingat itu ..jadi sakit hati …
    Uang rakyat itu …

LEAVE A REPLY