Jun 062016
 

Kabar membanggakan datang dari Laut Mediterania-Lebanon, Melalui Berita TFDIM (Task Force Dailly Intention Massage) MTF Commanders Rear Admiral Claudio Henrique Mello De Almeida memerintahkan Komandan KRI Bung Tomo-357 Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan, S.T. selaku Dansatgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-H/UNIFIL untuk memimpin manouver sejumlah kapal perang dari sejumlah negara konstributor MTF.

Sejak tahap perencanaan latihan komunikasi secara intensif dilaksanakan untuk merancang manouver serta pentahapan latihan yang akan dilaksanakan. Kepercayaan tersebut sungguh luar biasa karena latihan gabungan tersebut akan melibatkan seluruh komponen MTF dan disaksikan secara langsung oleh Head of Mission / Force Commander Major General Luciano Portolano dan MTF Commander dari BNS Independenchia.

Sejak dini hari sebelum matahari menampakan sinarnya, Zona Barbara 3 sebelah Barat Area of Maritime Operations (AMO) Lebanon yang merupakan titik kumpul sejumlah helikopter bersama kapal perang dari 5 negara yakni Indonesia (KRI Bung Tomo 357), Brasil (BRS Independencia), Jerman (FGS Braunschweig) serta Bangladesh (BNS Ali Haider dan BNS Nirmul) telah bermanouver di kawasan tersebut guna melakukan persiapan latihan. Helikopter dan Kapal perang dari lima negara ini, melakukan latihan bersama yang dipimpin Satgas MTF XXVIII-H/UNIFIL KRI Bung Tomo-357.

KRI Bung Tomo-357 saat memimpin latgab MTF UNIFIL Lebanon (dok. Pensatgas Maritim)

KRI Bung Tomo-357 saat memimpin latgab MTF UNIFIL Lebanon (dok. Pensatgas Maritim)

Perencanaan dan persiapan latihan sejak diterimanya direktif dilaksanakan secara cermat, melalui koordinasi secara intensif antara staf Operasi unsur-unsur MTF yang terlibat dengan staf Operasi MTF-UNIFIL yang berada di BRS Independencia (Brasil Warship). Kepercayaan yang diberikan MTF Commander kepada Dansatgas Maritim TNI Konga XXVIII H Unifil sungguh diluar dugaan karena diantara sejumlah negara kontributor MTF terdapat sejumlah negara yang dikenal memiliki kekuatan Angkatan Laut yang handal dan berkelas dunia, namun sejak awal perencanaan latihan telah terjalin komunikasi yang intensif untuk merencanakan skenario latihan secara aktif.

Hal tersebut merupakan kepercayaan yang luar biasa sehingga secara internal, Satgas MTF XXVIII-H/UNIFIL KRI Bung Tomo-357 melaksanakan perhitungan dengan cermat karena disamping akan memimpin manouver juga akan mengendalikan helikopter NV 414 yang juga merupakan bagian dari helikopter TNI AL yang on board KRI Bung Tomo 357.

Helly Direction Officer (HDO) KRI Bung Tomo 357 melaksanakan pengendalian Helly NV 414 TNI AL dari Combat Information Center (CIC) untuk melaksanakan Air Surveillance daerah latihan, setelah dinyatakan clear selanjutnya BRS Independenchia dropping target dan bermanouver menuju convoi untuk menerima Commander Salute dari seluruh unit MTF saat melintas di lambung kanan masing masing kapal.

Dentuman meriam kaliber 12,7 mm sampai dengan meriam kaliber besar menghentak dari laras meriam masing-masing kapal secara bertubi tubi, asap hitam membumbung dengan aroma mesiu yang begitu menyengat. Deru suara Garuda Helly NV-414 yang dikendalikan secara bergantian oleh Kapten Laut (P) Wahyu dan Kapten Laut (P) Sutrisno berseliweran diangkasa Area of Maritime Operation (AMO).

kri bung tomo

Kerjasama dan profesionalisme yang tinggi sangat diuji pada saat itu, helly NV 414 harus melaksaakan Hot Refuel sebanyak tiga kali untuk mendukung seluruh latihan dengan alokasi waktu yang sangat singkat tidak lebih dari 10 menit dari mulai landing sampai take off dan melakukan pengisian bahan bakar ulang dalam keadaan engine operasional. Disiplin, kecepatan, kecermatan dan ketelitian serta kerjasama antara Tim Helideck Party yang dipimpin Mayor Laut (S) Nelson selaku Flight Deck Officer (FDO) dan Helly Crews sangat menentukan keselamatan dan kelancaran tugas. (marksman/ sumber : Koarmatim dan metrotvnews.com)

  12 Responses to “KRI Bung Tomo-357 Pimpin Latgab Maritime Task Force UNIFIL Lebanon”

  1. permium…

  2. bung tomo class gagah ya kapalnya.

  3. Misi perdamaian kok minta bayaran, situ aja kali, klo disuruh emak beli minyak tanah di warung lo minta bayaran alias kembalian nya.

  4. gaji.y dua..gaji dlm negri sama gaji dari PBB….

  5. Gaji personel, peralatan dll termasuk dalam kontrak PBB, makanya PBB selalu inspeksi kesiapan alat (sama kayak perusahaan yang nyewa mobil, pasti juga inspeksi mobil sewaannya) kalo bermasalah dipulangin… 😆

  6. f262 ada 2 rolling depan dan belakang, bikin minder disebelahnya

 Leave a Reply