Jun 302016
 

Kapal Republik Indonesia (KRI) Diponegoro-365 telah tiba di Joint Base Pearl Harbor-Hickam pada hari Selasa, 28 Juni 2016, untuk mengikuti Rim of the Pacific (RIMPAC) 2016.

Dalam RIMPAC 2016 ini, Indonesia mengirimkan KRI Diponegoro-365 beserta satu SST Marinir sebanyak 45 orang, dengan jumlah keseluruhan personel TNI Angkatan Laut sebanyak 145 orang.

Pada RIMPAC tahun sebelumnya, Indonesia mengirimkan satu unit LPD KRI Banda Aceh beserta 200 pasukan Marinir dan Ranpur LVT 7.

Keterlibatan Indonesia dalam RIMPAC bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme prajurit TNI Angkatan Laut yang melibatkan prajurit KRI dan pasukan Marinir.

RIMPAC 2016 ini merupakan ajang yang ke-25 sejak dimulai pertama kali pada tahun 1971. Lebih dari 40 kapal, 200 pesawat, dan 25.000 personel Angkatan Laut dari 27 negara mengikuti latihan yang diselenggarakan pada tanggal 30 Juni hingga 4 Agustus 2016 ini. Latihan maritim internasional terbesar di dunia ini memberikan kesempatan pelatihan sekaligus mempertahankan hubungan kerja sama untuk menjamin keamanan jalur laut dunia.

Sumber: defence.pk

  9 Responses to “KRI Diponegoro-365 Tiba di Joint Base Pearl Harbor-Hickam”

  1.  

    males pertamaxzss

  2.  

    siapa namanya mbah ?

  3.  

    Gk bisa kebayang terombang ambing di samudra pasifik selama berhari hari.. Krunya pada mabok gk tuh..

  4.  

    slamet@ oknum brimob yg mengeroyok harus di pecat secara tidak hormat…titik…wkwkwkwk

  5.  

    Jangan JUAL negara ini ke CHINO mbah, ingat Singaporn

  6.  

    Buka puasa makan bubur naik mistral…keliling dunia…ahahaha

    •  

      Seto Gondo Jayadi Agung – SEGO
      JAGUNG@ kalau mau naik mistral anda harus jadi manusia ghoib dulu bang biar bisa lihat mistral nya yang udah ada dimari xixixixi…

  7.  

    Kapal ompong,, gak bergigi blastt.. pdhl modelnya keren banget. Lekuk yg Streamlined serta modular.

    Hanya di sayangkan. gak dibarengi gigi taring selayaknya sybertoot.
    Kaprang jenis sigma ini sebenarnya cukup canggih dgn berbagai aspek persenjataan yg cukup mumpuni jk menilik dari sistem radar thales MW08 yg bisa menjejak serta mengunci bbrp target sekaligus baik sasaran udara dan permukaan, plus dilengkapi sistem jenis sonar berbandul yg bisa ditarik sejajar lambung serta diulurkan ke kedalaman, yg cukup efektif utk menjejak target bawah permukaan sprt KS, ranjau, serta torpedo. sistem CMS yg terintegrasi dgn berbagai persenjataan yg ada. cukup canggih sebenarnya memiliki sistem tempurnya. Hanya saja sungguh sayang disayang, tdk dibarengi dan dilengkapi dgn persenjataan rudal sam kelas medium yg terintegrasi. sayangnya kelas sigma diatas, msh mengandalkan sam jrk pendek berjenis mistral yg berpeluncur tetral yg hakikinya sebenarnya hny rudal manpad yg hrs di awaki oleh 2 personil , dimana satu personil sebagai penembak, dan satunya bertugas sebagai perpanjangan penyampaian data dari CMS. jadi akhirnya sangat disayangkan dimana seharusnya persenjataan AAM yg harusnya terintegrasi serta otomatis bisa diluncurkan dari ruang tempur, malah cuma dibuat sistem manual, dan sialnya rudal berjarak pendek pula. dimana hal ini sangat fatal saat pendadakan, krn masih manual, maka jelas memakan waktu utk reakasi personil serta eksekusi, dan celakanya dgn bekal rudal berjarak pendek, itu artinya jarak si penyerang baru dpt ditangkal saat memasuki jarak jangkau mistral yg hanya punya jangkauan terjauh -/ 8 -10 km jika sudut 60°. dgn begitu sdh bisa ditebak, dibawah 10 detik utk menangkal pespur atwpn rudal yg dtg jk mengandalkan sam jarak pendek utk menghancurkan target. dan dgn target sedekat itu, peluang terbaik adlh dgn menembakan secara salvo sedikitnya 2 rudal sekaligus, masalahnya dgn peluncur tetral yg manual tentu membutuhkan waktu jg utk meluncurkan dua rudal dlm waktu bersamaan. blm lg resiko personil luka bakar sangat besar jk melakukan salvo 2 rudal sekaligus secara manual. pertahanan lapis kedua mengandalkan meriam rapid otobreda. dan otobreda tdk bisa apa2, jk target penyerang berada di buritan. hanya tinggal kanon senapan Denel vektor 20mm. yg apesnya lagi2 manual, bkn RCWS. OOAALLLAHHHH…. 😀

    Salam..

 Leave a Reply