Sep 052016
 

TNI Angkatan Laut mengirimkan KRI Sultan Hasanuddin-366 jajaran Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmatim dan CN 235 P 861 yang merupakan salah satu pesawat patroli maritim dari Puspenerbal, untuk latihan bersama berskala multilateral, yang melibatkan Angkatan Laut dari berbagai negara dalam “Kakadu Exercise 2016” di Sydney, Australia.

KRI Sultan Hasanuddin-366 dan CN 235 P861 / Indonesia akan bergabung dengan negara-negara peserta, diantaranya : Angkatan Laut dari Australia dengan kapal perang: 1 LHD HMAS Adelaide, 1 FFG HMAS Newcastle, 1 FFH HMAS Warramunga, 1 AOR HMAS Success, 1 AO HMAS Sirius, 3 PB HMAS Albany, Armidale, Launceston, 2 SSG HMAS Sheean, Waller, dan unsur udara yakni 1 AP3C Up to 4 Hawks, 4 Learjets (Air Affairs), 1 EWTS 808 SQN – 1 MRH-90 (Log Helo).

JDS Fuyuzuki, Jepang

JDS Fuyuzuki, Jepang

Negara Kanada dengan unsur : 1 FFH HMCS Vancouver + CH124 (dipper), Perancis : 1 Falcon 200 Guardian, Jepang : 1 DD (JDS Fuyuzuki ) + SH60R dan unsur udara 2 P3C. New Zealand : 3 MTO Personel, Papua New Guinea : 2 PB HMPNG Ships Moresby and Seeadler, Pakistan : unsur udara 1 P3, Singapura : 2 Corvette (RS Ships Vigour and Valiant ) – ScanEagle UAV embarked both ships dan unsur udara 1 MPA, serta dari Amerika Serikat : 1 LCS (USS Coronado) + MH-60S dan unsur udara 1 P8 Poseidon.

Komandan Gugus Tempur Laut Koarmatim (Danguspurlatim) Kolonel Laut (P) Dadi Hartanto, M.Tr. (Han), mewakili Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Darwanto, melepas keberangkatan KRI Sultan Hasanuddin-366 yang membawa 98 personil diantaranya : 2 personel Kopaska, 1 personil Intelijen, 2 personil Penerangan, 2 personil Excon, 3 personil Penyelam, 1 personil Dokter dan 88 Anak Buah Kapal (ABK) gabungan antara KRI Sultan Hasanuddin-366 dengan Kapal Perang jajaran Koarmatim. Sedangkan CN 235 P 861 membawa 7 personil Penerbang TNI AL dengan Pilot Mayor Laut (P) Adam Firmansyah.

HMCS Vancouver, Kanada

HMCS Vancouver, Kanada

Sebagai Dansatgas Ex. Kakadu 2016 dan Komandan KRI Sultan Hasanuddin-366 yaitu Letkol Laut (P) Sandharianto dalam satgas multilateral exercise Kakadu 2016 melaksanakan operasi dan latihan selama 30 hari dari tanggal 5 September s.d. 4 Oktober 2016, diawali Lintas laut (Linla) dari Surabaya – Kupang – Darwin dilanjutkan mengikuti serial latihan Kakadu 2016 di Perairan Utara Australia diantaranya adalah Adex, Casex B, Casex C, Gunnex/Surface Firing, Asuwex, RAS, Free Play War Ex, Sarex.

KRI Sultan Hasanuddin dilepas dari Surabaya, 5/9/2016

KRI Sultan Hasanuddin dilepas dari Surabaya, 5/9/2016

Dalam amanatnya Pangarmatim yang disampaikan oleh Komandan Guspurlatim mengatakan bahwa Latihan Multilateral Exercise Kakadu 2016 merupakan kegiatan latihan yang dilaksanakan sebagai program latihan bersama antara TNI AL dengan Royal Australian Navy (RAN). “Tujuan dari pelaksanaan latihan bersama ini adalah untuk meningkatkan kerja sama internasional serta meningkatkan Profesionalisme prajurit TNI AL dihadapkan dengan tuntutan tugas yang terus berkembang dan semakin kompleks”,ujar Pangarmatim.

KRI Sultan Hasanuddin dilepas dari Surabaya, 5/9/2016

KRI Sultan Hasanuddin dilepas dari Surabaya, 5/9/2016

Latihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan interoperability dalam maritime security regional pada operasi multilateral. Sedangkan sasaran latihan Kakadu 2016, yaitu untuk memelihara dan meningkatkan hubungan antara negara peserta latihan dalam menjaga stabilitas keamanan regional, meningkatkan koordinasi dan kerjasama dalam pemahaman prosedur dan taktik operasi laut, serta mengembangkan prosedur maritime security berdasarkan Standar Operational Prosedure (SOP) untuk pemeriksaan di laut dan Search and Rescue (SAR).

 Posted by on September 5, 2016

  18 Responses to “KRI Hasanuddin Adu Stamina dengan Kapal Amerika dan Jepang”

  1.  

    Maju Indonesia, stronggg

    •  

      Salah satu assessment kekuatan militer suatu negara adalah “mobility and practise” . Ini yg menjadi salah satu kekuatan kita dibanding negara lain. Selain global power yg kadang terlalu Luas untuk dimengerti, maka sebenarnya index kekuatan militer bisa diukur dari “mobility n practise” ini.
      Bisa kita lihat sering dan rutin nya latihan TNI baik internal maupun external, hampir tiap bulan. Bahkan paralel di waktu yg sama.
      Beberapa tahun yg lalu ada artikel luar yang “mempertanyakan” pergerakan dan integrasi antar matra TNI yang ketat dan tinggi. Why and how?
      Tidak sembarang organisasi mampu melakukan ini.

      •  

        Betul kang Senopati.

        Ditengah isu alutsista minim dan pemotongan anggaran, kok malah latihan seperti turnamen.
        Sering sekali dilakukan.
        Blm lagi yg pihak luar ngajak sparing partner dan unjuk lantihan keluar.

        Ada yang gak dipublish.

        Gak mungkin dalam kondisi ini kegiatan tersebut dilaksanakan tanpa ada yg jaga pagar rrumahnyayang mumpuni.

        …… Yg tau pasti mesam mesem …..

  2.  

    kahiji henteu yeuh

  3.  

    Carin somplak dungu gak ada stamina (pertamax) kah.?

  4.  

    KRI kita tetap jaya…

  5.  

    Hasanudin latian Di ausie…ntar Ada latian tni AL…belom yg tugas PBB…. Gimana yg stndby jaga perairan dr timur mpe barat yak?

  6.  

    ehhh kapall kampret si hasanuddin ini..gara gara kapal ini lewat, Kapal Gajah madah yang saya naiki dari Pelabuhan kamal madura – tanjung perak. sampek miring hampir aja kebalik ..semua orang Panik campur ketakutan ada sampai ada yang nangis2…. Gara gara efek ombak kapal KRI hasanudin.. asemm tenan marai kapok..

    #Selamat Bertugas KRI hasanuddin 366 marai gemes

  7.  

    Mksdnya apa ya inti dr artikel adu kuat… Lhaa emanknya latihan yg gimana ??? Mbooo tagline lebih yg mengena gitu brooo…

  8.  

    MINDer ….. TNI Anti MINDer

  9.  

    CARIN betul betul jadi idola disini.. siapa yg tau

  10.  

    Carin memang mantab, goyangannya membikin mbah bowo melek merem… walau lewat belakang

    xixixixiiiiiiii

  11.  

    @mala ,,,,korang memang keledai dungu tak diajak ikooot sebab tak de prestasi ,,,lawan nelayan cina pon malengsia tak pernah jaya hihihihihi

  12.  

    @mala ,,,,korang memang keledai dungu tak diajak ikooot sebab tak de prestasi ,,,lawan nelayan cina pon malengsia tak pernah jaya hihihihihi

  13.  

    kimochi….

  14.  

    kenapa tak diadu dengan bunga mas lima atau kd indrapura hihihihhiihi

  15.  

    Erooor trs mas admin…