KRI John Lie, KRI Bung Tomo, KRI Bima Suci, Latihan di Laut Natuna

JakartaGreater – Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit TNI AL khususnya para Taruna sebagai Calon pemimpin TNI AL masa depan, Satgas Operasi Bima Suci (OBS) 2020 menggelar serial latihan bersama Satgas Operasi Alur Samudera 20, di laut Natuna, dengan nama latihan “Yudha Krida 20” yang dipimpin langsung oleh Danguspurla Koarmada I Laksma TNI Dato Rusman S.N, Sabtu, 14-11-2020.

Serial latihan ini dilaksanakan sesaat setelah KRI Bima Suci-945 di bawah Komandan Satgas Letkol Laut (P) Waluyo, S.H., M.Tr.Hanla bertolak dari dermaga TNI AL Faslabuh Selat Lampa Ranai, Kabupten Natuna menuju Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara.

Sedangkan unsur-unsur jajaran Satkor Koarmada I yang terlibat dalam latihan ini adalah KRI Bung Tomo-357 dan KRI John Lie-358 yang tengah melaksanakan Operasi Alur Samudera 20 yang digelar Guspurla Koarmada I. Latihan dipimpin langsung oleh Danguspurla Koarmada I yang onboard di KRI Bung Tomo-357, dirilis Pen Koarmada II.

Latihan diawali dengan Communication Check di mana Komandan KRI John Lie-358 sebagai Officer Conducting Serial (OCS) yang akan mengendalikan semua jaring komunikasi radio dan melaksanakan pencocokan waktu. Kemudian dilanjutkan dengan Departure Harbour berturut-turut KRI John Lie-358, KRI Bima Suci dan KRI Bung Tomo-357.

Tiga KRI Latihan di Laut Natuna

Setelah keluar dari pelabuhan seluruh unsur-unsur melaksanakan latihan Mine Field Transit (MFT) yaitu prosedur melewati medan ranjau atau proses penuntunan melewati alur terobos pada medan ranjau yang dilakukan oleh kapal penuntun yakni KRI John Lie-358 dan kapal-kapal yang dituntun demi keamanan dan keselamatan personel dan kapal itu sendiri.

Latihan dilanjutkan dengan Boat Transfer dimana KRI Bung Tomo-357 melaksanakan boat transfer personel Guspurla dari KRI John Lie-358. Serial latihan lainnya yaitu Tactical manouvering (Tacman) di mana semua unsur melaksanakan manuvre taktis berbagai formasi dengan kecepatan formasi 8 knot yang telah ditentukan oleh OCS.

Selanjutnya digelar latihan Damage Control Exercise (DCEX) yaitu latihan penanggulangan bahaya kebakaran di masing-masing unsur yang disekenariokan kebakaran terjadi di buritan kapal.

Kemudian juga dilaksanakan latihan pembekalan di laut Replenishment at Sea (RAS) untuk mengirimkan paket ke barang dimana KRI Bima Suci sebagai delivering ship atau kapal pemberi sedangkan KRI John Lie-358 dan KRI Bung Tomo-357 sebagai receiving ship atau kapal penerima barang.

Tiga KRI Latihan di Laut Natuna

Kegiatan latihan diakhiri dengan flag hoist atau latihan isyarat bendera, flashex atau latihan isyarat lampu, dan publish exercise dimana OCS memberikan pertanyaan berupa persoalan-persoalan yang harus dijawab oleh unsur-unsur lainnya.

Komandan Satgas OBS 20 menyampaikan “Latihan bersama KRI Bima Suci dengan Unsur BKO Guspurla Koarmada I ini merupakan bagian dari pembelajaran dan memberikan gambaran sesungguhnya kepada seluruh prajurit khususnya para Taruna Tk.III angkatan 67 sebagai tindak lanjut dari Prioritas Kasal Laksamana TNI Yudho Margono tentang Pembangunan SDM TNI AL yang unggul”, pungkas Letkol Laut (P) Waluyo Dansatgas OBS.

Komandan Guspurla Koarmada I Laksma TNI Dato Rusman S.N, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada para Taruna-Taruni AAL Angkatan ke-67 yang tergabung dalam Satlat Kartika Jala Krida 2020 sehingga dapat turut serta dalam mengikuti semua serial latihan dengan aman dan lancar.

Lebih lanjut Komandan Satgas OBS Letkol Laut (P) Waluyo menyampaikan “dengan melalui serial latihan ini, diharapkan para Taruna bisa mengetahui situasi yang bakal terjadi bila terjun di penugasan yang sesungguhnya kelak”.

TERPOPULER

Tinggalkan komentar