Apr 112017
 

KRI Kapitan Patimura

Jakarta – Salah satu unsur KRI di bawah kendali operasi Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Barat (Guspurla Koarmabar) yang dipimpin Komandan Guspurlaarmabar Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., menangkap dan mengamankan kapal ikan trawl (pukat harimau) KM. AA, di perairan Pulau Tangah, Sumatera Barat, (8/4/2017).

KM.AA yang sedang melakukan penangkapan ikan dengan jaring trawl tersebut, ditangkap oleh salah satu unsur Guspurla Koarmabar yakni KRI Kapitan Patimura-371 dengan proses pengejaran dari posisi awal 00° 41’ 60’’ LU – 098° 49’ 10’’ BT hingga kapal tersebut dilegokan atau dikandaskan di pantai Pulau Tangah Sumatera Barat.

Saat dilakukan penangkapan, kapal sengaja dikandaskan di pantai dan kemudian para ABK-nya berupaya melarikan diri ke hutan Pulau Tangah, namun salah satu ABK berhasil diamankan. Dari keterangan ABK yang tertangkap, KM AA yang berbobot kurang lebih 29 GT merupakan merupakan kapal ikan berbendera Indonesia dengan jumlah ABK sebanyak 13 orang.

Kapal trawl berupaya melarikan diri sebelum akhirnya berhasil ditangkap oleh KRI Kapitan Patimura-371 di perairan Pulau Tangah, Sumatera Barat, (8/4/2017).

Dari hasil pemeriksaan sementara, KM AA melakukan pelanggaran berupa penangkapan ikan tanpa dilengkapi dokumen dengan menggunakan alat tangkap jaring jenis trawl (pukat harimau). Selain itu, juga ditemukan muatan ikan campuran sebanyak kurang lebih 1 ton.

Berdasarkan pelanggaran tersebut, KM AA beserta satu ABK yang tertangkap dan muatannya dikawal menuju Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Sibolga guna melaksanakan proses hukum lebih lanjut.

Dispen Koarmabar

https://web.facebook.com/JakartaGreater

  9 Responses to “KRI Kapitan Patimura 371, Tangkap Kapal Ikan Trawl”

  1. hncurkn g ya?

  2. Selamat untuk TNI AL..
    BTW ini KRI Pattimura sebenarnya fungsinya apa sih? Masih dapat berfungsi sebagai Anti Kapal Selam atau malah menangkap maling ikan? (no offense)

    Jika anti-submarinenya sdh hilang lebih baik diganti saja dengan DPN class

    • Fungsinya….itu sudah disebut dalam artikel…

      Kalo urusan sonar gak yakin deh…soale selama ini ga pernah terdengar berita ttg upgrade sonarnya (ini kan produk lama…tau pabrik sonarnya sudah tutp belum?)

  3. Trawl memang sangat merusak ekosistem laut, mulai anakan ikan sampek hiu nggak bisa lepas kalo udah kejaring trawl, alih2 pengen dapet ikan banyak malah merusak keseimbangan biota laut yg merugikan anak cucunya di masa depan
    hwhe keren nggak komen saya? 😀

  4. Tenggelamkan

  5. Bommmm..

  6. Jd dmn fungsi KKP, KPLP, Coastguardnya apalagi PolAir kok tumpang tindih. Tp Bravo TNI AL atas kinerjanya!

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)