KRI Karimata-960 Memasuki Masa Pensiun

Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) melaksanakan Upacara Penurunan Ular-Ular Perang KRI jenis Landing Ship Tank (LST) yang telah memasuki masa pensiun, pada hari Senin (15/8) kemarin. Upacara itu dilaksanakan di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta, dan dipimpin oleh Kepala Staf Kolinlamil, Laksamana Pertama TNI Roberth Wolter Tappangan, mewakili Panglima Kolinlamil, Laksamana Muda TNI Aan Kurnia.

Dalam amanatnya, Panglima Kolinlamil menjelaskan bahwa pada waktu 51 tahun lalu telah dilaksanakan upacara penaikkan ular-ular perang keempat KRI tersebut. Upacara penaikkan itu merupakan tanda dimulainya pengabdian sebuah kapal menjadi kapal perang dan selalu berkibar di tiang gapel. Oleh sebab itu, upacara penurunan ular-ular menjadi upacara resmi yang menandakan berakhirnya perjalanan sejarah pengabdian sebuah KRI sebagai unsur kekuatan TNI Angkatan Laut.

KRI Karimata-960 merupakan kapal jenis Coaster yang dibuat di Galangan Hungaria Shipyards and Crane work Budapest Angyafold pada tahun 1964. Kapal itu masuk jajaran TNI Angkatan Laut pada tanggal 18 Maret 1965. Kapal yang telah bergabung selama 51 tahun itu telah banyak melaksanakan tugas dan dapat diselesaikannya dengan sukses.

KRI Karimata-960 telah jauh melebihi batas usia pakainya. Oleh karena itu, sudah waktunya KRI tersebut untuk diistirahatkan dalam memperkuat jajaran TNI Angkatan Laut.

Pemimpin TNI Angkatan Laut sudah mempertimbangkan secara matang keputusan penghapusan KRI tersebut. Hal itu berdasarkan efisiensi dan efektifitas, baik dari segi operasi maupun pemeliharaan yang dihadapkan dengan keterbatasan anggaran dan kondisi alutsista.

Sumber: defense-studies.blogspot.co.id

Tinggalkan komentar