Nov 042016
 
Desain Kapal Trimaran Klewang 2 ((photo : Aviation Week))

Desain Kapal Trimaran Klewang 2 ((photo : Aviation Week))

Galangan kapal PT Lundin sedang menyiapkan mengirimkan kapal pengganti KRI Klewang Angkatan Laut Indonesia yang habis terbakar empat tahun lalu, ujar CEO perusahaan tersebut.

John Lundin mengatakan kepada Shephard bahwa perusahaannya dalam jadwal untuk menyerahkan kapal trimaran 63 m baru akhir tahun depan, dengan kemajuan pembangunan telah mencapai lebih dari 30% di fasilitas Banyuwangi, Jawa Timur.

Dibangun dengan bahan komposit modern, KRI Klewang direncanakan menjadi fast attack craft, yang menggabungkan 4-8 rudal anti kapal dengan fitur siluman yang mengurangi pantulan radar dan jejak panas.

Tidak lama setelah dikirim pada tahun 2012, KRI Klewang terbakar dan hancur. Meskin penyelidikan dari beberapa tim telah dilakukan yang fokus pada struktur komposit kapal, penyebab utama kebakaran masih belum diketahui.

“Setelah kecelakaan itu, kami telah melakukan beberapa re-evaluasi dan penilaian, tapi kami berharap bisa meluncurkannya tahun depan,” ujar Lundin. “Tentu saja, orang memiliki beberapa kekhawatiran tentang komposit setelahnya, itu sebabnya kami memulai beberapa proyek penelitian.”

PT Lundin telah bekerja dengan laboratorium penelitian Indonesia untuk mendapatkan persetujuan solusi baru yang disebut sebagai “self-extinguishing resin”, yang merupakan komponen dari bahan komposit. “Kinerja jauh lebih baik dari aluminium,” jelas Lundin.

Radar  Sea Giraffe 1X 3D yang ringan memungkinkan arsitektur kapal mendesain tiang kapal yang lebih tinggi untuk meningkatkan performa radar

Radar Sea Giraffe 1X 3D yang ringan memungkinkan arsitektur kapal mendesain tiang kapal yang lebih tinggi untuk meningkatkan performa radar

Laporan terbaru menunjukkan Indonesia telah memotong dana untuk proyek ini, dan integrator sistem misi utama Saab –yang rencananya akan menyediakan CMS kapal, senjata dan sistem radar –juga telah menarik diri dari proyek tersebut.

Lundin tidak bisa menjelaskan alasan penarikan Saab dari proyek ini. Dia mengatakan kapal pertama bisa menjadi demonstrator teknologi, namun menegaskan kembali bahwa proyek itu secara keseluruhan tidak dibatalkan.

Integrasi baru CMS dan sistem senjata akan ditentukan oleh Angkatan Laut Indonesia, dengan pilihan potensial untuk rudal anti kapal, menjadi C-704 China, RBS-15 Saab, Kongsberg Naval Strike Missile dan Exocet MBDA.

Ketertarikan kapal siluman tidak terbatas pada Indonesia, kata Lundin, beberapa negara menunjukkan minat untuk ‘light missile boats’, yang lebih kecil dan lebih murah dari pada kapal tradisional. Kapal ini sangat cocok untuk operasi seperti kontra pembajakan di perairan pesisir. Kapal dapat membawa satu unit RHIB 12 m, cukup besar untuk 10 orang pasukan pendarat.

Sumber : Shephardmedia.com

Bagikan:

  27 Responses to “KRI Klewang Dijadwalkan Selesai Tahun Depan”

  1.  

    Mantaaab

  2.  

    keren nih

  3.  

    Wowww

  4.  

    Ni yg w tunggu2

  5.  

    C-704 atau C-705 ???

    Yang TNI AL akusisi adalah C-705 dan C-802

  6.  

    Pertamax lanjutkan demi kemandirian teknologi

  7.  

    Hmmm katanya gak jadi gmn sih neh

  8.  

    naahhhh looooh tau tau udah jadi

  9.  

    Amin

  10.  

    Nama nya juga kapal siluman tau” udah hampir jadi..
    PKR SIGMA menunggu mu KLEWANG ..

  11.  

    Ruwet bacanya, Kalo ane gak gagal faham isi artikelnya: KCR Trimaran Belom di buat, baru 30%, Riset lokal untuk nemuin struktur komposit. Masi nyari CMS, karena Saab narik diri.
    Masih lama berarti.. Plis jangan C-705, kapal canggih masak Rudalnya Lemot. RBS/Exocet ajaaa..

  12.  

    P><P

  13.  

    Siip deh!

  14.  

    Hi Aboriginal people! you be prepared to librate your land from invanders western nations. Do not afraid we’ll support you!

  15.  

    Anti-Ship kaya RBS-15 dan Exocet MBDA bukanya terlalu besar untuk kapal ukuran 60 m…..biasanya pakai yg segede c-705….klo males pake cina krn alasan delay alternatif pake mbda MARTE MK2/N..yg lebih gede dikit pake nsm Kongsberg…

  16.  

    yang penting lanjutkan tidak perlu publisitas namanya juga siluman…. kayak demit aje…bsk tahu2 muncul dah siap tempur asal ndak muncul di negara lain saja

  17.  

    gagal2 maning..2x….son…kselip sigma dan kcr..udah berapa biji ..tu yg berlayar..prospek.y d pertanyakn..

  18.  

    lah lo ini saya suka desain klewang dinamis nan cantik,, tinggal diperbanyak dan di perkokoh berbagai rudal segala jenis.. lanjut lah…

  19.  

    Alhamdulillah …
    Semoga pakai RBS 15 saja …
    Tapi kapal ini sangat berisiko tinggi sekali …
    Semi experimental boats ….
    Kalau berhasil ….tidak bisa dibayangkan bangga nya …
    Kalau gagal lagi …Kasihan sekali PT Lundin …

  20.  

    Siipp….

  21.  

    termasuk lama ini pembuatan klewang ya,,sejak terbakar 2012 artinya sudah 4 tahun berlalu..sedangkan sigma class yg di buat PT.PAL sudah 2 biji siap operasional .lundin coba kerjasama dengan PT.PAL buat bantu bantu bikin beberapa bagian sehingga lebih cepat selesai
    keburu PT.PAL bisa bikin kapal induk

    •  

      @pemikir keras

      Soalnya gak ada kepastian kalo proyek ini lanjut, AL jadi beli atau tidak…

      Trus perkembangan rudal C-705 yang rencananya jadi senjata andalannya, sekarang malah jadi blunder…

  22.  

    hati-hati dari namanya saja sudah serem ntar kena klewang beneran malah gak jadi terbit nih kapal

 Leave a Reply