Apr 092018
 

Kedatangan KRI Layang-635 dan KRI Kakap-811 yang merupakan jajaran Kapal Perang dari Koarmatim  di Darwin Australia untuk melaksanakan latihan bersama antara TNI Angkatan Laut dengan Royal Australia Navy.

Surabaya, Jakartagreater.com – Setelah menempuh perjalanan 2 hari dengan jarak 730 NM dari Mako Lantamal VII Kupang, Satuan Tugas (Satgas) Latihan Bersama (Latma) Cassoex 2018 antara TNI Angkatan Laut dengan Royal Australia Navy, KRI Layang – 635 dengan Komandan Letkol Laut (P) Isak Rapang, S.E., M.Si, M.Tr.(Hanla)., selaku Dansatgas Latma Cassowary Exercise dan KRI Kakap – 811 dengan Komandan Mayor Laut (P) Iwan Hendra Susilo tiba pada Sabtu 7 April 2018 di pelabuhan Coonawara Naval Base Darwin, Australia.

Kedatangan Dansatgas Cassoex disambut oleh Komandan Coonwarra Naval Base Letkol Victor Pilicic, didampingi rombongan Konsulat Jenderal RI untuk Darwin yang di pimpin oleh Bapak Dicky Djukarja beserta staf kordinator fungsi protokol dan konsuler Octavian Dewy Zulaicha, staf fungsi ekonomi Muhammad Surya Hanifa, serta Atase Pertahanan (Athan) KBRI Canberra Kolonel Pnb Riva Yanto.

Selama perjalanan atau lintas laut (Linla) dari Kupang NTT menuju Darwin Australia, KRI Layang-635 dan KRI Kakap -811 untuk menjaga kesiapsiagaan juga melaksanakan serial latihan seperti peran melewati medan ranjau, peran peperangan anti udara dengan simulasi penembakan rudal C-802, peran penyelamatan kapal dari bahaya kebakaran dan kebocoran, Maneuver taktis tanpa gerakan, latihan laporan sergapan permukaan, latihan pembekalan di laut atau Replenishment at Sea, latihan isyarat bendera dan isyarat lampu.

Kedatangan KRI Layang-635 dan KRI Kakap-811 yang merupakan jajaran Kapal Perang dari Koarmatim ini di Darwin Australia untuk melaksanakan latihan bersama antara TNI Angkatan Laut dengan Royal Australia Navy, menurut Dansatgas Cassoex menyampaikan dengan latihan bersama ini dapat terwujud peningkatan diplomasi dibidang militer, terwujudnya eksistensi TNI dalam hubungan militer Internasional dan meningkatkan kemitraan hubungan dan kerjasama antara TNI AL dengan Royal Australia Navy (RAN).

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, diharapkan latihan 2 negara antara Indonesia dan Australia mampu mewujudkan semangat integritas antara peserta latihan melalui interaksi dan penyamaan visi, persepsi serta interprestasi materi latihan dalam penyelenggaraan latihan, terasahnya kemampuan prajurit sebagai pendukung operasi dan latihan serta terkumpulnya informasi kekuatan dan kemampuan personel dan alutsista Royal Australia Navy. (Dispen Armatim).

  18 Responses to “KRI Layang–635 dan KRI Kakap–811 Tiba di Australia”

  1.  

    latihan teruss

  2.  

    Horeee Agato Sugimura adalah Lol

  3.  

    Agato Sugimura adalah Lol

  4.  

    Ngapain cok kesana,maslahnya gua kesel lihat negara sebelah pengen gua lempar kapak naga geni yang di dapat semalam,dan teggelem tuh benua ………xaxaxaxa

    •  

      Emangnya ente siapa??? Wiro sableng bukan apalagi anaknya pengarang Wiro sableng. Sok Sokan ente Cuk. Sana gih demo kedubesnya disebelah Tugu Tani.

    •  

      kenapa gak dilempar kapak nogo geninya ke Istana presiden…..pemerintahan presiden sekarang yg meminta asutrali ikut Asean.

      ora ngerti babar blas isone cangkeman tok.

      •  

        maaf ni bung anu, sya mau tanya lebih baik ausy ngajak perang apa gabung ke ASEAN, klo sya mending australi gabung aja, kan enak klo tentrem adem ayem, orang kok mau nya perang melulu. takut klo australi macem2 atw obok2 ASEAN, yo nanti klo macem2 ya gebuk wae tho…gitu aja kok repot

        •  

          ora ana negoro tentrem adem sewu windu lawase mbah nek ono pasti ora bener neng njero negorone.

          faktor utama adalah agresifnya china, berhubung sya lumayan ngerti spektrum politik dan sosial asutrali sya rasa kebijakan negeri sudah benar utk meningkatkan mutual trust namun tetap espionase industri dan media harus berlanjut.
          lagipula Asean organisasi ekspansif anggotanya bukan hanya mencakup negara asia tenggara saja, tujuannya utk meningkatkan daya tawar Asean utk menghadapi kebijakan luar negeri China, pelopornya adlah Indonesia sendiri, Timtim masuk Asean atas prakarsa Indonesia dan sekrang pakde mencoba melebarkan lagi ke Papua nugini dan negara2 kepulauan pasifik.
          Diplomasi Mitreka Satata (mitra yg berkedudukan sejajar) warisan Majapahit masih berlanjut.

          asutrali sendiri lagi berjuang melawan tindakan subversif china di negaranya sudah masuk ranah politik dan akademisi kampus2 (Institut Konfusius), beberapa bulan lalu politisinya ad yg tertangkap basah punya hubungan dgn China, hal yg sama juga terjadi di Selandia baru, Canada dan Malaysia.

          https://www.theguardian.com/australia-news/2017/dec/12/sam-dastyari-quits-labor-senator-china-connections

      •  

        Kapak naga geni gua lagi males nyerang istana kurang greget

      •  

        maaf sya gagal paham maksute bung anu hehhehee

        •  

          maksudnya mbah cina kominis rusia bukan kominis….jadi endak boleh pake ploduk ploduk kominis,,,nanti kena virus kominis,,,jadi yang pake ploduk cina adalah kominis…..Xaxaxaxa….makanya TNI endak pake ploduk cina atut diangap kominis…..Xaxaxa….

          •  

            ingat abis pulang sekolah langsung ke kamp Gulag utk produksi ekspor daster,
            jgn ikut om-om yg gak dikenal yah…

            xaxaxa

          •  

            xaxaxa…saya bukan kominis kak walau lebih condong pro ekonomi sosialis ketimbang libralis om….Xsxaxaxayaya….

    •  

      Siip maksih

  5.  

    Sambil latihan bilang ke Kasal atau pihak AL dsn agar jgn coba2 slonong boy ke teritotorial NKRI.he3

  6.  

    Australia gabung ASEAN? RI harus tolak. Sudah puluhan tahun tau perilaku bule muka kanguru itu tidak menghormati RI kok diterima.

  7.  

    Bosen latihan dgn aushit melulu