Oct 152016
 

KRI Lemadang–632 tiba di Dermaga Pelita 1 Pelabuhan Cirebon, Senin (22/7/2013).

KRI Lemadang–632 tiba di Dermaga Pelita 1 Pelabuhan Cirebon, Senin (22/7/2013).


TNI Angkatan Laut menangkap dua Kapal Ikan Asing berbendera Vietnam di Perairan Natuna, Indonesia, pada hari Kamis (13/10) kemarin. Saat diamankan, kedua kapal ikan tersebut sedang menangkap ikan secara tidah sah di Perairan Natuna.

Kedua kapal ikan ini ditangkap oleh salah satu unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) yaitu KRI Lemadang-632.

Kapal berbendera yang ditangkap ini adalah BV 95272 TS dengan sembilan Anak Buah Kapal (ABK) dan KG 94280 TS dengan delapan orang ABK.

Selanjutnya, Kapal Ikan Asing tersebut dikawal menuju Pangkalan Angkatan Laut Tarempa untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut.

Sumber: JPNN

Bagikan:

  22 Responses to “KRI Lemadang-632 Tangkap Kapal Berbendera Vietnam di Perairan Natuna”

  1.  

    Hancurkan

  2.  

    Dan bakar dengan abk.nya

  3.  

    Perasaan sekarang lbh sering ketangkep kapal bendera Vietnam di laut Natuna ketimbang kapal berbendera China..langsung hancurlkan di laut Natuna buat efek jera..

  4.  

    tetangga dekat udah ga berani kayanya..

  5.  

    Bisakah jelasin jenis/Tipe dan Kelas mana beserta spesifikasinya, apakah KRI LEMADANG termasuk kapal Patroli?

    Maaf kalo saya bertanya, lagi butuh pencerahan nih

  6.  

    G ad kapoknya nih tetangga sebelah..
    Ap harus pakek cara kekerasan yaaa.?
    Kayakx sekali kali langsung d rudal oke juga nih..

  7.  

    Kapal vietnam isi china..hiyaaa…??

  8.  

    lah … Malay lautnya di jarah nelayan China, mana Askar terjatuh dunia akhirat apakah lagi duduk termenung ke di balik bilik.. ha…ha… kasihan…

  9.  

    maling kok di dukung.. hadeuhhh.. dasar..
    jd kangen bung colibry.

  10.  

    MOHON UNTUK TIDAK MENGHINA,MELECEHKAN DLL DAN TIDAK MENGGUNAKAN KATA2 KOTOR DAN TIDAK BAIK !!! KARENA INI FORUM MILITER TERHORMAT RI.

  11.  

    Tangkap dan hancurkn.

  12.  

    kalo bisa kapalnya di tenggelamkan saja jangan di hancurin, lumayan bisa buat rumpon ikan. orangnya di pulangkan tanpa kekerasan.

    •  

      @wong deso : Tergantung body kapalnya bung…
      Jika body kapalnya dari kayu, di jamin hanya mesinnya saja yang jadi rumpon…
      Para ABK dan Kapten kapalnya harus diadili terlebih dahulu…
      Jika tanpa kekerasan, saya setuju…
      Karena banyak nelayan kita ataupun para ABK dari negara kita yang mengadu nasib di lautan lepas…

 Leave a Reply