May 172017
 

Kapal selam KRI Nanggala-402 Sandar di Lantamal IX Ambon (FB Puspen TNI)

Selam TNI Angkatan Laut KRI Nanggala-402 sandar di dermaga Irian Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX/Ambon, Rabu.

Kapal kelas U-209/1300 buatan Jerman Barat ini tiba dan sandar di Lantamal IX sekitar pukul 08.00 WIT untuk Bekal Ulang (Bekul) sebelum melaksanakan Operasi Siaga Tempur Perbatasan (Trisula) 2017 yang digelar Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) di wilayah perairan yurisdiksi nasional, khususnya kawasan Indonesia timur.

Kehadiran kapal yang dipimpin Mayor Laut (P) Yulius Azz Zaenal ini disambut dengan pengawalan Tim East Fleet Quick Response-9 (EFQR-9) menggunakan Sea Rider milik Satuan Keamanan Laut (Satkamla) Lantamal IX, mulai dari saat memasuki kawasan Teluk Ambon hingga tiba di dermaga Irian Lantamal IX.

Komandan Lantamal IX/Ambon Laksamana Pertama TNI Nur Singgih Prihartono mengatakan pengawalan dan Bekul sudah menjadi tugas pokok jajarannya. Oleh sebab itu, pihaknya siap memberikan dukungan logistik maupun administrasi bagi unsur-unsur Koarmatim dan satuan operasional TNI AL lainnya, seperti KRI, pesawat udara (Pesud) dan marinir yang sedang melaksanakan kegiatan operasi di wilayah kerja Lantamal IX.

“Pengawalan dan Bekul sudah menjadi tugas pokok Lantamal IX yakni menyelenggarakan dukungan logistik maupun administrasi bagi unsur-unsur Koarmatim dan satuan operasional TNI AL lainnya yang sedang melaksanakan kegiatan operasi,” ujar Laksma Nur Singgih.

Menunggu Kapal Selam KRI Nanggala selesai Bekul hingga 19 Mei 2017, Komandan Lantamal IX mengizinkan masyarakat yang ingin mengunjungi dan melihat dari dekat kapal bernomor lambung 402 itu.

KRI Nanggala – 402 kelas U-209/1300 buatan Jerman ini tiba di Lantamal IX sekitar jam 08.00 WIT untuk Bekal Ulang (Bekul) dalam rangka melaksanakan operasi siaga tempur perbatasan (Trisula) tahun 2017 yang digelar Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) (FB Puspen TNI)

Kapal Selam KRI Nanggala – 402 kelas U-209/1300 dibuat oleh Howaldtswerke, Kiel, Jerman Barat pada 1981.

Kapal selam ini tercatat yang kedua dalam jenis kelas cakra di bawah kendali satuan kapal selam Koarmatim dan KRI kedua yang menyandang nama Nanggala.

Sedangkan kapal pertama dalam jenis kapal selam cakra adalah KRI Tjakra 401, satu dari 12 kapal selam kelas whiskey buatan Rusia yang di-scrap pada 1970-an.

Pada 2012, dikabarkan Kapal Selam KRI Nanggala – 402 telah diperbaiki secara menyeluruh (overhaul and retrofit) selama 24 bulan di dermaga Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan.

Kapal perang itu kembali memperkuat Armada TNI AL dengan sistem manajemen tempur dan operasi kapal yang diperbarui memakai sistem teknologi digital dari Norwegia.

Dalam Operasi Trisula 2017 di wilayah perairan yurisdiksi nasional kawasan timur Indonesia, selain KRI Nanggala – 402, Koarmatim juga menggerakan Kapal Selam KRI Tjakra – 401.

Sumber: Antara

  35 Responses to “KRI Nanggala-402 Bersiap Laksanakan Operasi Siaga Tempur Perbatasan”

  1. Mantap

  2. Lanjutkan!

  3. Buatan th 1952 kah KRI NANGGALA 402.?

  4. Sedangkan kapal pertama dalam jenis kapal selam cakra adalah KRI Tjakra 401, satu dari 12 kapal selam kelas whiskey buatan Rusia yang di-scrap pada 1970-an.

    Itu maksudnya apa ya bung Diego. ?

    • Masak gitu aja ga ngerti bang ??…. xixi….

      Padahal saya juga bingung …… 😆

    • Seperti biasa, di artikel mt saya baca ada juga isi kalimat artikel “Percobaan Radikal” ini yg saya tebak bermakna dalam sekali.
      Dalam sekaliii… Wkkwkwkwkwkk
      Teruskan kalimat nakal seperti ini, saya suka wkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwk

    • Maksudnya Indonesia Juga Pernah Pake Nama KRI Cakra Di Salah Satu Dari 12 Unit Kasel Whiskey Class Yg Di Scarp Tahun 1970…

  5. kakek tetep bersemangat yaa memberi contoh bagi anak anak dan keturunanmu biar basteran semoga keturunanmu akan lebih hebat darimu kek, pengabdianmu sungguh tak terkira

  6. nih bukannya uda di upgrade yh

  7. Tua tua keladi, makin tua makin terbukti…
    Terbukti kehebatannya…
    Terbukti keunggulannya…
    Terbukti kekuatannya…
    Dan terbukti ketangguhannya krn hingga saat skr msh aktif dalam menjaga kedaulatan NKRI terutama di bidang maritim…bravo tni al, bravo tni, jayalah indonesiaku…salam dari pemuda bangsa…Edo!!!

  8. Admin,dikoreksi dong…KRI Nanggala bkn buatan thn 1952,tp buatan thn 80-an di zaman eyang soeharto min

  9. Wow torpedo2 siap meluncur

  10. Bosen nanggala u209 lagi…..yg laen dong….

  11. Lho kata artikel sebelah latihan di natuna
    melibatkan kapal selam. Lha ini mbah nenggala kok lagi kluyuran ke timur? Sedang mbah cakra lagi istirahat. Trus kapal selam yg mana yg lagi latian di natuna?

  12. udah tua masih aja keluyuran, ntar nyasar ga bisa pulang lgi

  13. Kapal selam ini bisa dirudal ama scorpene .
    Hati hati ya jika Mau lintas natuna .
    Kuatir di anggap musuh yg coba nyelinap .
    Ada baiknya kpl selam tua lg ompong kayak cakra ngak usah berada jauh dilaut .bahaya nnt tenggelam ngak bisa muncul kayak whiskey yg terus tenggelam dirudal saat konfrontasi.

    • Maksud mu kasel malon yg gak bisa nyelem tp bisanya ngapung aja kayak kuning2 itu yaa?

    • Emang Scorpung Boleh Silam?… Dan Lagipula Cakra Class Setelah Upgrade Di DSME Bisa Bawa Beberapa Senjata Tambahan… Plus Cakra Class Boleh Silam Sedangkan Scorpung Malay Tak Boleh Silam Sama Sekali…

  14. Sehat sehat ngeh mbah

  15. Kasel 401 dan kasel 402 lagi ditimur, trus kasel yg ikut latihan di natuna kasel yg mana lagi?

  16. hla changbogonya mna kok gk dipake?????

 Leave a Reply