JakartaGreater.com - Forum Militer
Jul 162018
 

Jakartagreater.com – Bertempat di Samudera Pasific perairan Hawaii, KRI Raden Eddy Martadinata (REM)-331 dengan Komandan KRI Kolonel Laut (P) Sandharianto bersama salah satu unsur peserta Rim of the Pacific (Rimpac) HMAS Melbourne mengadakan Latihan bersama (Latma) serial MSOEX 4A. Jum’at, 13-07-2018.

Dalam latihan di area SAG A1 tersebut, KRI REM-331 melaksanakan hailing yang dijawab oleh master melalui BTB CH 72 dan menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan oleh HMAS Melbourne. Sedangkan kapal AL Australia itu juga melaksanakan pre-boarding instruction kepada bintang 331 nama panggilan untuk KRI REM-331dan memberikan intensi akan melaksanakan boarding.

Dari perhatian tersebut, HMAS Melbourne mendekat ke buritan lambung kiri dan memerintahkan MV Bintang 331 sebagai kapal sasaran untuk stand by di halu 310 dengan cepat 6 knot serta pastikan tangga yacob disiapkan di geladak heli lambung kiri.

Dengan mengerahkan 2 RHIB beranggotakan 12 personel VBSS, MV Bintang 331 seketika disergap pasukan AL Australia yang bergerak cepat menuju anjungan untuk memeriksa senjata dan menemui kapten kapal. Sebagian tim lain bergerak menuju ke ruang mesin untuk mengamankan chief engineer. Satu personel MV Bintang 331 (KRI REM-331 ) yang berada di luar anjungan berhasil di amankan oleh tim VBSS HMAS Melbourne.

Setelah tim VBSS memasuki anjungan, hasil dari pemeriksaan situasi aman, komandan guard team melaksanakan serah terima kepada komandan search team. Selain itu, komandan search melaksanakan pengecekan dokumen kapal dan pemeriksaan kepada master kapal/kapten kapal, serta melaksanakan pengecekan manifest kapal di geladak heli.

Usai pengecekan kargo dan manifest kapal, master dan tim VBSS kembali ke anjungan dan latihan tersebut dinyatakan selesai yang ditandai foto bersama oleh semua pendukung latihan.

Pada siang harinya, KRI REM-331 mengadakan peran tempur dengan melaksanakan latihan penembakan Meriam 76 mm, dalam posisi penembakan 18 , 52 , 30 U / 59 , 02, 24 B. Sebagai sasaran Killer Tomato yang berada di jarak 3 Mil, Meriam 76 mm KRI REM jenis Otomelara Super Rapid Gun (OSRG) menembakkan 20 butir Amo 76 mm.

KRI Raden Eddy Martadinata merupakan kapal Frigate perusak kawal rudal atau yang di singkat PKR SIGMA 10514. KRI REM-331 adalah kapal perang buatan PT.PAL Surabaya Indonesia yang berkerja sama dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS) dari Vlisingen Belanda dan saat ini berada di bawah naungan Satuan Kapal Eskorta Koarmada II yang bermarkas di Surabaya. (Dispen Koarmada II).

dok. HMAS Melbourne tiba di Pearl Harbor 25 Juni 2018. (photo: U.S. Navy – via commons.wikimedia.org)

Bagikan :

  29 Responses to “KRI REM-331 Latihan dengan HMAS Melbourne”

  1.  

    Boleh juga…ngetes mereka

  2.  

    Di laut dan udara australi terlalu unggul di banding indo..
    Hanya darat yg indo mampu ungguli australi..
    Tp ad indo tak bisa nyebrang australi kl ad australi bebas keluar masuk indo kl perang…

    •  

      sekali-kali ngomongin negerimu to, apa ga ada lagi yg bisa diomongin dari negerimu cah…

    •  

      Itu kalo Aussie, kalo Chinok ya ditendang balik kayak kapal nelayannya. Kapal Chinkok cuman bisa gigit jari kaki. Betul gak Dik Depazito. Hhhhhhhhhh

    •  

      ngimpi…lu ya?
      dilihat di peringkat globalfirepower…indonesia dan australia terlalu jauh perbedaanya.
      indonesia peringkat 15, australia peringkat 21.

      untuk kekuatan udara , indonesia peringkat 27, australia peringkat 28.

      untuk kekuatan angkatan laut :indonesia peringkat 10, australia peringkat 54.

      jadi dimananya australia unggul…? depazito kalau ngarang …pakae ukuran standard yang bener dong!….jangan main kira kira, .

      •  

        Global firepower hanya liat kuantitas jumlah Alutsistanya aja, bukan kualitas alutsista. Secara kualitas, Alutsista kita kalah telak sama Aussie. Dan jumlahnya mencukupi untuk mengalahkan kekuatan utama TNI. Tapi, mereka gak mungkin maju mendarat soalnya bakal lebih parah dari Perang Vietnam atau Perang Kemerdekaan dulu.

        •  

          Mungkin kalo Aussie nyerang cuman dapet Papua plus Freeport dan minyaknya juga blok Masela yg cuman kurang 400 km dari Darwin. Jawa sih biarin aja, gak berguna juga dikuasai. Apalagi Aussie sudah punya big data tentang semua sumber daya alam yg ada di Indonesia termasuk letak dan besaran cadangannya. Kalo Indonesia runtuh tinggal milih kayak di swalayan. Hhhhhhhhhh

          •  

            Nah kalau sudah tahu kalau Australia itu licik dan alus mainnya, mosok mau lagi Indonesia di bikin bocor alus kayak kasus Timtim dulu dan kelakuan HAM mereka di Papua?

          •  

            ngomong apa sih lu…? ngalor ngidul, terlalu jauh menyimpang dari pokok bahasan.

        •  

          ooo…. ya, coba lihat AL saja kekuatannya terpaut 4 kali lipatnya…….masa bisa ngalahin? meskipun lu bilang secara kualitas diatas TNI AL. …
          di aussie hanya ada 54 kapal perangngya, TNI ada lebih dari 250 kapal, dihadapi oleh 5 kasel tni juga separuhnya lebih tenggelam tuh.

          belum lagi mampukah kapal perang aussie menghadapi 54 missile yakhont yang dibeli zaman SBY?
          asal tahu aja di dunia ini hanya TNI AL yang sukses menembakkan yakhont dan menenngelamkan kapal, rusia aja belum pernah.

          •  

            250 kapal itu gak semuanya kapal perang. Itu terdiri dari 4 Korvet SIGMA, 2 PKR SIGMA, 4-6 Fregat Van Speijk class buatan tahun 67 ( udah 60 tahun tuh umurnya), 23-26 Korvet kecil Anti kapal selam Parchim Class, 6-8 KCR 40-60. Jadi kapal Kombatannya gak ada lebih dari 50 buah. Sisanya kapal patroli kecil, kapal bantu, kapal logistik/angkut personil termasuk 5 kasel.

            Yakhont itu cuma dipasang di KRI Oswald Siahaan, itu aja cuman 4. Sisanya disimpan di gudang. Sebagian besar kapal Kombatan cuma bawa C-705 atau Exocet. Bukan lawan rudal JASSM yg dipake Aussie. Yakhont punya kecepatan tinggi hingga Mach 2 lebih, kalo JASSM cuman high subsonic. Tapi jangkauan JASSM lebih dari 300 km, sedangkan Yakhont varian ekspor dibatasi sampai dibawah 300 km. Bahkan waktu TNI ujicoba pertama jarak 250 km malah meleset karena gak punya heli OTHT. Baru dari jarak 185 km kena dg bantuan kasel kita. Tapi dalam kondisi perang nyata mana berani kasel kita deketin armada musuh sampai jarak periskop. Jarak periskop itu sekitar 3 mil, segitu udah dihujani torpedo sama bom dalam sama kaprang Aussie.

            Aussie sendiri punya 2 LHD sekelas Mistral, 2 Destroyer, 6-8 Fregat plus 6 kasel Collins Class. Perang antar kasel aja udah kalah, apalagi tanding antar Kaprang. 2 Destroyer Hobart class aja udah cukup mumpuni buat ngadepin semua rudal anti kapal yg dipunya TNI. Lah, kalo Aussie kalo ngeluncurin rudal anti kapal kira2 berapa banyak Kaprang kita yg bisa bertahan?? Mungkin cuman 4-6 kaprang dari 50 kapal Kombatan yg kita punya. Lah mau gimana lagi, pertahanan udara kaprang TNI cuman senapan mesin cal 12 mm, sisanya Mica. Apalagi kalo LHD Aussie bisa bawa F-35 B juga. Apa gak nangis darah tuh TNI AL. Mau bilang kita punya Sukhoi sekalipun lah jumlahnya aja cuma ada 16 biji. Ngadepin puluhan Super Hornet plus 1 skuadron Growler ??? Apalagi kalo F-35 udah ada disana. So, mau nyombong lagi pake data Global Firepower???

          •  

            waduh…. penggolongan kapal TNI AL aja anda kurang jelas tumpang tindih … menurut catatan gua kapal combatan (ber missile) indonesia memang ada lebih dari 2 kali lipatnya aussie.
            indonesia :

            fregat ada 8 buah ( 6 VS (115m) dan 2 SIGMA(105 m) ).

            Corvette: ada 10 buah (90 – 100m)…(4 SIGMA, 3 Usman harun, 3 Fatahillah klas)….

            Fast attack boat bermissile (40 – 75 m) sebanyak 22 buah ( 4 mandau class, 6 FPB57, 4 KCR 60, 8 KCR40).
            ASW…bermeriam dan torpedo 16 buah (14 parchim kelas, 2 FPB 57).

            kapal selam : 5 buah (u209)

            sumber: https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_active_Indonesian_Navy_ships

            australia:

            total kombatan anghkatan laut nya total hanya 14 buah;

            2 LHD,
            1 destroyer

            10 fregat (8 kelas ANZAC + 2 buah klas adeleaide)

            6 buah kasel kelas collins.

            jadi perbandingannya adalah 15 kapal kombatan (bermeriam, bermissile dan torpedo ) tak punya ASW dan, FAC , Melawan 61 kapal kombatan (bermeriam, ber missile, dan bertorpedo) TNI AL indonesia artinya itu satu melawan 4.

            tapi kalau kamu masih mengatakan australia bisa menang melawan TNI AL…..itu sesuatu yang tidak wajar dan tidak masuk akal.

          •  

            lah iya….mungkin ada JASSM, tapi belum pernah uji cobakan ke kapal secara nyata live. apa rudal itu sehebat seperti yang dikatakan oleh produsennya? bisa kah nembak sub sea level? jangan2 nanti seperti rudal2 buatan USA lainnya ….patriot dan THAAD banyak gagal mencegat balistik missile yang ditembakkan oleh orang yaman ke arab saudi, …. atau seperti missile2 yang mbleduk waktu ditembakkan dikapal. hendaknya dipoesiksa dulu tuh daleman JASSM jangan 2 nanti banyak tumpukan sampah didalamnya.

            Yakhont memang banyak digudang….mungkin mau ditembakkan dari udara oleh Sukhoi nantinya atau TU22, seperti keberhasilan india dengan brahmos di sukoinya.

            koreksi Yakhont kecepatan maksimal mach 3, kalau maksimal mach 2 itu ketika sampai di sub sea level, jarak tembak tetap maksimal 300 km… kalau pun TNI menembaknya hanya sampai 250 km itu hanya coba 2 TNI aja. Apa gak nangis darah tuh 1 LHD nya kena 5 sampai 10 Yakhont secara salvo ditembak dari udara dan laut dari jarak 250 – 300 km? aegis aja tak mungkin mampu menangkis hantaman 10 yakhont dari segala arah secara bersamaan. apalagi hanya sekelas LHD aussie.

            JASSM masih bisa ditembak jatuh kalau cuman dg kecepatan dibawah mach 1 oleh SAM jarak sedang atau pendek dikapal. Beda kalau itu datang dengan kecepatan mach 2 di sub sea level apalagi datangnya sebanyak 2-3 buah secara bersama2. pusing juga.

          •  

            ee… maaf koreksi ..lupa masukkan 6 collins ke total kapal kombatan aussie….jadinya total 20 buah, lawan 61 kapal kombatan TNI AL, artinya 1 banding 3. bukan 1 banding 4.

          •  

            Dik Wawan, Ane kasih tau ya. Hitungan adik itu masih mentah, kenapa??? Kualitas dan kesiapan tempur itu hal utama. dari 61 kaprang Kombatan yg Dik Wawan sebutin, 1/3nya itu udah tua dan hanya punya 11 heli AKS yg juga sebagai heli OTHT. Bandingkan dg Aussie yg punya puluhan heli OTHT dan AKS. Bahkan mereka pun punya P-3 Orion buat intai maritim, bawa torpedo, hingga sonobouy buat deteksi kasel musuh. Mungkin bisa juga dipasang JASSM.

            Nah, bicara yg ada aja. Rudal anti udara kita cuman sedikit kayak rudal Mica, sedangkan Aussie punya SM-2 hingga Aster. Nah, kalo buat angkut Yakhont hanya OWA aja yg bisa. Belum ada ujicoba Sukhoi kita dipake buat ngangkut Yakhont dan itu tak mudah. Kenapa?? Karena dimensi panjang dan bobot harus dikurangi agar Sukhoi bisa terbang sambil bawa Yakhont. Brahmos aja yg panjangnya sekitar 5-6 meter dipangkas hingga sekitar 3 meter agar bisa dibawa Su-30MKI. Nah, Yakhont itu gak ada varian udaranya. Terus gimana caranya buat ngangkut kalo gak dikurangi?? Bisa2 salah motong malah rusak tuh rudal.

            JASSM jelas sudah diuji coba, gak tanggung-tanggung dipake buat ngadepin hanud Suriah yg udah diupgrade besar-besaran sama Rusia. S-200 dibuat kayak S-300. Sedangkan Yakhont hanya dipake buat nembak kapal LST yg udah tua dan diam. Kita gak mungkin bisa beli Tu-22 sedangkan Aussie jelas akan beli F-35B yg bisa ditempatkan pada LHD mereka. Sebesar apapun armada musuh kalo mereka gak punya payung udara yg kuat sama saja bunuh diri. Dari Pertempuran Laut Koral, Pertempuran Midway, Pertempuran Solomon 2 hingga Falkland yg modern jelas akan menunjukkan seberapa penting kapal induk walopun mini seperti LHD Canberra.

          •  

            hahahah…nah ketahuan kan…. kalau JASSM tak lebih hanya sekelas….tomhawk,… alias missile jelajah saja. Belum tentu mampu mengantam kapal perang sekelas corvete sekalipun.

            dulu juga tomahawk…sangat dibangga banggakan oleh USA dan yahudi wannabe…dalam menghadapi kehebatan yakhont karena kemampuannya jarak tembak nya yang jauh. Bahkan kemudian muncul varian ASHM nya, tetepi setelah melihat video…ternyata hanya mampu menghajar kapal peti kemas, itupun yang kena bukan badan kapal tapi peti kemasnya…lah katanya mampu sub sea level.

            lagi pula tuh…tomahawk banyak yang gagal menhantam sasarannya di suriah, bahkan ada yang masih utuh didarat…dibawa pulang oleh rusia untuk diteliti guna pengembangan antidotnya yang lebih canggih.

            jangan2 JASSM juga ada beberapa yang gagal dan dibawa pula oleh rusia bersamaan dg tomahawknya…..wawawawa, barang baru kok sudah keok gitu.

    •  

      napa juga loe pada membanding bandingkan dengan australala…engak sepan tau…kalou mau bandingkan itu dengan usa apa rusia gitu,,,sesuai dengan predikat negara dong…konon katanya negara besar atau negara raksasa gitu…yaa sengak engaknya dengan cina atau india…baru imbang…!!!
      setidak tidaknya kita punya pemimpin besar(punya visi dan prilaku besar)kalou tidak bisa yaa sengak engaknya punya badan dan rudal besar lah…jangan engak punya sama sekali…dah badan kecil visi dan prilaku juga kecil…jadi ilang nama negara besar dan raksasanya…!!!
      konon juga banyak pengemar dan pengagum panatik pada tokoh revolusi seperti sukarno,,,hatta,,shahrir DLLn…tapi lucunya engak ada yang mau niru prilakunya…jadi apa yang membuat mereka mengagumi ketokohan pada revolusioner bangsa…??? apa mungkin hanya pinjam nama atau pemanis pernyataan dalam acara seremonial dan media masa saja…!?!?!?….entah lah…mungkin jawabnya ada diujung langit…

      •  

        Ada hampir tiap kesempatan ku kumpul dg bbrp anggota dewan..

        Satupun dan sedetikpun tak ada yg memikirkan negara jg nasib rakyat..

        Ha ha ha

        •  

          gue engak ikut ikutan kalo ngomongin soal dPR. deh…karna konon katanya wakil rakyat….mengnina dPR sama aja menghina rakyat…tapi yang jadi pertanyaanya…rakyat mana yang diwakili…dan apa ada rakyat yang mau diwakili mereka…?!?!?

  3.  

    Oot. Itu 10 T50 terbang formasi diatas jakarta dalam rangka apa ya? Gladi kotor asean games kah?

  4.  

    Tgl diperbanyak jg hrs ada penambahan destro jg.

  5.  

    Aussie bukan apa2 nya dgn Indonesia, paling banter yg bisa dilakukan aussie adalah minta tolong inggris dan teman2nya … 😀

 Leave a Reply