Nov 272017
 

KRI REM-331 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Agam Endrasmoro selama lintas laut dari Thailand menuju Ranai, melaksanakan serial latihan bersama Helang Laut 18B/17  pada Kamis 22 November 2017 di Perairan Laut Natuna Utara.

Jakartagreater.com – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI ) Raden Eddy Martadinata (REM)-331 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Agam Endrasmoro selama lintas laut dari Thailand menuju Ranai, melaksanakan serial latihan bersama Helang Laut 18B/17 yang berlangsung pada Kamis 22 November 2017 di Perairan Laut Natuna Utara.

KRI REM-331 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Agam Endrasmoro selama lintas laut dari Thailand menuju Ranai, melaksanakan serial latihan bersama Helang Laut 18B/17 pada Kamis 22 November 2017 di Perairan Laut Natuna Utara.

Latihan bersama dengan unsur Tentara Laut Diraja Brunei (TLDB) yaitu KDB Daruttaqwa yang dikomandani oleh Ltc. Rasman bin Puteh, adapun serial latihan meliputi, Replenishment at Sea (RAS) Approach Station Keeping saling bergantian, Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) Boarding Exercise (Boardex) Team KRI REM-331 melaksanakan pemeriksaan kapal di KDB Daruttaqwa 09.

Selain itu, melaksanakan latihan peran kebocoran dan penanganan kebocoran kapal, serta yang terakhir adalah latihan Gun Exercise dengan sasaran Killer Tomato dengan jarak 5.000 yard.

KRI REM-331 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Agam Endrasmoro selama lintas laut dari Thailand menuju Ranai, melaksanakan serial latihan bersama Helang Laut 18B/17 pada Kamis 22 November 2017 di Perairan Laut Natuna Utara.

KRI R.E. Martadinata-331 melaksanakan tembakan dengan menggunakan Otomelara 76/62 mm Super Rapid Gun sukses menembak dengan tepat mengenai sasaran Tomato Killer tersebut, sedangkan meriam Vector 20 mm, juga berhasil ditembak dan ditenggelamkan.

Aksi perdana KRI R.E. Martadinata-331 ini adalah kapal SIGMA 10514 Perusak Kawal Rudal (PKR) buatan Galangan kapal DSNS Vlingssingen Belanda dan PT PAL,  memiliki Sbb :

  1. Panjang kapal : 105.14 M.
  2. Lebar : 14.02 M.
  3. Tonase : 3.316 Ton.
  4. Draf : 5.73 M.
  5. Kecepatan max : 28 knot.
  6. Kecepatan jelajah : 16 Knot.
  7. Kec ekonomis : 14 Knot.
  8. Endurance : 5.000 nm (berlayar 20 hari di laut)

KRI REM-331 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Agam Endrasmoro selama lintas laut dari Thailand menuju Ranai, melaksanakan serial latihan bersama Helang Laut 18B/17 pada Kamis 22 November 2017 di Perairan Laut Natuna Utara.

Kemampuan persenjataannya pun tidak diragukan lagi, KRI REM-331 sekarang ini adalah kapal tercanggih milik TNI Angkatan Laut yang dilengkapi antara lain :

  1. Meriam Utama OTO Melara 76 mm Super Rapid Gun.
  2. Rudal Exocet MM 40 Block 3 dengan jarak jangkauan sejauh 180-200 km.
  3. Rudal anti serangan udara Mica berdaya sergap sasaran sejauh 20-25 km dengan ketinggian 9.144 meter.
  4. Pengecoh Rudal Terma SKWS DLT-12T dan Torpedo A-244S yaitu jenis torpedo ringan berpandu yang dapat mengejar sasaran di perairan dangkal.
  5. Meriam Close In Weapon System (CIWS) millenium 35 mm untuk menangkis serangan udara dan ancaman permukaan jarak dekat.

(Dispen Armatim)

  54 Responses to “KRI REM-331 Latihan Helang Laut 18B/17 di Perairan Natuna Utara”

  1. AL punya seragam baru poyo?

  2. Perlu diperbanyak kaprang sigmanya!

  3. KDB DAruttaqwa

    Type: Offshore patrol vessel
    Displacement: 1625 tons[1]
    Length: 80 m (260 ft)
    Beam: 13 m (43 ft)
    Propulsion: 2 × MTU 11400hp 12V diesel engines
    Speed: 22 kn (41 km/h; 25 mph) maximum
    Range: 7,500 nmi (13,900 km; 8,600 mi)
    Endurance: 21 days
    Crew: 55+
    Sensors and
    processing systems:
    Search radar:Terma Scanter 4100
    Fire control radars:Thales Sting EO MK2
    Navigation radar:2 × Furuno navigation radar
    Electronic warfare
    & decoys:
    ESM:EDO ITT 3601
    Decoy: Terma DL-6T Decoy Launching system
    Armament:
    Guns :
    1 × Bofors 57 mm Mk3
    2 x Oerlikon 20mm/85 KAA
    Missiles :
    4 × Exocet MM40 Block 3
    Aircraft carried: 1 x helicopter
    Aviation facilities: Helicopter landing platform

  4. INDONESIA DARURAT KAPAL PERANG TYPE DESTROYER!!

  5. koment ku nyangkut digigi sapa lagi nih, akibat berguru dengan Mpok Huha hheeeee

  6. Sambil menunggu teken kontraknya Sukhoi-35, mendingan saya bikin sayembara aja deh…

    Itu RHIB milik KRI-331, mereknya apa hayo….

    Bagi yg beruntung, aken mendapetken 2 voucher dinner pas pergantian tahun baru 2018 dipantai samas, didampingi oleh “duta daster” kita…miss Halata Huha, sambil ditemani temaram lampu petromaks yg kehabisan spiritus.

    Jarang-jarang lho ada kesempatan emas begini….makanya buruan tebak

    • emoh….jeruk kok makan jeruk…..

    • Bung@Heri S.. Ini ada berita anget tentang SU 35.. Silahkan dicerna sendiri ucapan Menhan..
      Salam.

      “Lho, kok, nanya terus, sih. Masalah Sukhoi sudah selesai. Kita beli 11 unit, bukan delapan unit. Kalau beli delapan unit, itu namanya korupsi,” ujarnya setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto pada Selasa, 28 November 2017.

      https://nasional.tempo.co/read/1037711/menhan-pembelian-11-pesawat-sukhoi-su-35-sudah-selesai

      • Akhirnya kelar juga ttd kontraknya.tinggal dikirim su35,selesai masalahnya.

        • Hehehe.. Ini yg disebut kriptografik pemberitaan.. Yg membutuhkan Cognitive control=Menahan emosi/sabar karena perlu MengEvolusi Imajinasi kita..Sebab mengapa pembelian SU 35 yg hampir 2 thn gk kelar2 ada apa?.
          Salam bung@orang misterius.

          • Salam juga bung @preman.kayaknya pembelian su35 yang bertele2 mungkin karena faktor anggaran atau faktor yg lainnya kali.

          • Tapi bodo amatlah yg penting urusan su35 kelar,tinggal ifx doang yg belom kelar.oiya ngomong2 masalah ifx, ifx pake teknologi AS atau eropa?

          • Maaf bung@Orang misterius sy gk bisa jawab karena sy hanya fansboy aja.. Hehehe
            Salam

          • Ohhh fansboy toh.fansboy apa? Fansboy su35 atau gripen??

          • Absolutely, Teknologi KFX/IFX itu pake teknologi USA lewat asistensi dari LM dan pemberian 21 teknologi kunci untuk pengembangan KFX/IFX.

          • Bung agato,ifx pake teknologi AS? Seriously?
            AS itu kan pelit kalo ngasih teknologi kfx ifx.

          • Banyak baca bung misterius, berita udah dari tahun lalu tuh, US beri 21 jenis teknologi untuk bangun KFX / IFX.

          • @Tukang ngitung.ohh pake Teknologi AS toh.alhamdulillah masalah TOT dari amrik udah kelar juga.

        • Heheh.. Maaf br bisa balas.. Klo sy fansboy Militer jd mencakup semua yg berhubungan dngn militer.
          Btw.. Sy setuju dngn apa yg dikatakan katakan bung@PHD..21 dr AS Dan untuk teknologi inti dr Eropa dan sedikit dukungan teknologi radar dr Israel,teknologi inti trsbt seperti:
          1. electronically scanned array (AESA) radar, 2.infrared search and track (IRST),
          3.electronic optics targeting pod (EOTGP) 4.Radio Frequency jammer.
          Mungkin itu sedikit yg sy tahu dr hasil browsing.. Hehehe
          Salam.. bung@OM

      • Masalah Sukhoi selesai itu bisa jadi adalah proses negosiasi harga,imbal dagang, offset 35%, hingga komoditas yang akan ditawarkan ke Rusia untuk dibeli. Lucunya ternyata komentar Pak RR bisa beda dg Mendag kita. Yah wajar sih karena proses pembeliannya gado2.

        Hal yg menarik adalah Indonesia-Rusia memiliki kerjasama dlm bidang rahasia akuisisi pertahanan termasuk detail pembelian Su-35. Sangat wajar kalo spek teknis dan hal2 ttg ToT apa yg akan diberikan Rusia untuk Indonesia setelah pembelian Su-35 tapi tanpa menyebutkan kapan TTD pembelian sudah dilakukan atau belum itu suatu hal yg janggal. Masak iya pelaksanaan TTD juga dirahasiakan?? Kan ada hak akses kebebasan publik? Mungkin juga yg disebut masalah Sukhoi telah selesai adalah masalah renegosiasi ulang seperti yg diminta oleh Pak Jokowi sendiri. Yah, kita hanya bisa liat kalo memang sudah ditandatangani bulan ini maka 2019 atau awal 2020 Su-35 harusnya sudah datang ke Indonesia. Nah kalo sampai awal 2020 belum datang juga ya berarti bulan ini gak ada TTD.

    • Kok pantai Samas tow Bung Hari, gak Sundak, Kukup atau Baron gitu yg lebih bagus. Kalo ada Qarina Huha gpp asal dia harus pakai baju Basahan adat Jogja warna hijau dan ngumpulnya di Pantai Parangkusumo malam Jumat Kliwon. Di gumuk pasirnya juga gpp deh, walo cuma pake pancaran sinar petromax. Pokoknya wajib hukumnya.

  7. Perbanyak kelas 105nya 15-20 unit oyy…(tambahin CIWSnya 3 titik,depan pake millenium yg belakang 2 agak murah gak papa AK 630/AK 730,untuk pertahanan samping2)..pokoknya yg lebih murah dr milenium tapi kerjanya yg optimal..

  8. test 💡
    😈

  9. Su 35 sdh ckear. Sobat sekarang misi kita gmn agar bisa nendorong pemerintah/ menhan untukbeli roket pertahanan udara jarak jauh. Ini yg diperlukan agar mampu mengisi lubang hitam angkasa kita yg tak bisa terdeteksi sama radar kita.

  10. Bung Jimmy kemana ya kok gak keliatan, ???

  11. ngopi sambil jilatin pisang goreng bung….kalo engak ada kacang goreng juga enak dijilatin….asal jangan digigit ….!!!…entar cepet abis… 😉 😀 :'(

 Leave a Reply