Nov 182017
 

dok.Kapal Perang KRI Slamet Riyadi-352

Timika, Jakartagreater.com – Markas Besar TNI-AL mengirim KRI Slamet Riyadi dengan personel sebanyak 90 orang ke Timika, Papua untuk memperkuat pengamanan wilayah itu dari gangguan kelompok separatis bersenjata yang akhir-akhir ini melakukan serangkaian teror penembakan di wilayah Tembagapura.

Komandan Pangkalan TNI AL Timika Letkol Laut Pelaut Yoshapat Indarto di Timika, Jumat, mengatakan KRI Slamet Riyadi-352 direncanakan tiba di Timika pada Sabtu, 18/11/2017.

“Kalau tidak ada halangan KRI Slamet Riyadi akan tiba esok (Sabtu -red) di Timika,” katanya kepada Antara, 17/11/2017.

Letkol Yoshapat mengatakan kehadiran KRI Slamet Riyadi di Timika dalam rangka memperkuat pengamanan di wilayah perairan sekitar Mimika dari ancaman kelompok separatis bersenjata, dimana salah satu obyek vital milik PT Freeport Indonesia yang dijaga khusus oleh jajaran TNI AL yaitu Pelabuhan Port Side Amamapare.

Di lokasi itu, terdapat sejumlah fasilitas strategis dan vital milik PT Freeport seperti gudang penyimpanan dan pengeringan konsentrat, pelabuhan loading konsentrat ke kapal-kapal tambang, pelabuhan kargo, fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Uap (Batubara) dan lainnya.

Letkol Yoshapat mengatakan sejauh ini prajurit TNI AL yang disiagakan menjaga wilayah Port Side Amamapare sekitar 10 orang.

Menyinggung tentang kebakaran yang menimpa Gudang 2 Conveyor 8 BC milik PT Freeport Indonesia di Port Side Amamapare pada Kamis, 16/11/2017 petang, Letkol Yoshapat menegaskan hal itu bukan merupakan akibat adanya sabotase oleh kelompok separatis bersenjata.

“Kami sudah melakukan cross-check soal itu, dan tidak ada indikasi adanya sabotase. Di sana situasinya masih aman,” jelasnya.

Meski demikian, kasus tersebut sedang diselidiki oleh Satuan Reskrim Polres Mimika, Papua. (Antara).

  9 Responses to “KRI Slamet Riyadi Perkuat Pengamanan Wilayah Mimika”

  1. Ada indikasi Spec op asing infiltrasi pake kasel. Makanya dihadang pake KRI

  2. Sangat ditunggu kehadiran satelit militer untuk mengintai ruang udara dan daratan Papua selain Drone! Kasi shock terapi bagi negara2 musang penyokong separatis melalui agen2 lapangannya!

  3. Siiip tambah kekuatan utk wilayah timur

  4. Setelah timur tambah armada utk wil barat dan tengah…

  5. WILAYAH TIMUR ALUTSISTA NYA SELALU SEADANYA PADAHAL POSISINYA DIAPIT PANGKALAN ASENG DAN BISA JADI SASARAN DIRECOKI ASU LEWAT DARWIN ATAU GUAM

    • Mungkin dibiarkan “kosong” biar tdk dianggap ready on fire kale krn yg kesitu sering2nya cuma aussie aja, kalau soal radar wilayah selatan sdh tercover sy yakin itu krn saat intercept f22 aussie dgn hawk dipandu sama radar darat.

  6. Wah…admiral panteley jenis destro mau dtg ke jkt akhir bulan, kira2 bung jim gabung on ship ga ya? kali aja diajak lunch dan little party diatas kapal….hehehe jgn lupa ajak qarin jg, sapa tau aja dasternya berfungsi utk lap2 kapal dan ubinnya…haha

 Leave a Reply