Aug 072013
 
KRI Sultan hasanuddin Periksa Karang Unarang, Ambalat (photo: Dispenarmatim)

KRI Sultan Hasanuddin 366 Periksa Karang Unarang, Ambalat (photo: Dispenarmatim)

Sore itu, KRI Sultan Hasanuddin-366 tiba-tiba saja mendekat dan memeriksa keadaan Suar Karang Unarang, di Laut Ambalat, Sulawesi Selatan.  Suasana sedikit agak tegang dan para personil bersiaga penuh. Maklum di laut ini sempat terjadi gesekan antara armada laut Indonesia dengan Malaysia pada tahun 2004 silam. Dan hingga saat ini, Malaysia pun belum menarik klaim mereka atas wilayah Ambalat.

Manuver yang dilakukan KRI KRI Sultan Hasanuddin-366 dalam kegiatan Operasi Tameng Hiu 2013 wilayah perbatasan di perairan Kalimantan Utara (5/8/2013). Suar Karang Unarang adalah suar yang sangat vital keberadaannya karena sebagai tanda batas laut antara Indonesia dengan perairan Malaysia.

KRI Sultan Hasanuddin-366 melakukan patroli pada radius 1000 yard dari Suar  Karang Unarang dan berjalan lancar. Dari kejauhan, Suar Karang Unarang terlihat berdiri kokoh dengan benderanya yang berkibar.  Ketika kapal mendekat ke suar, terlihat jelas  kondisi bendera di puncak Suar Karang Unarang tidak lagi utuh. Kencangnya hembusan angin dan cuaca laut yang ekstrim telah merobek bagian warna putih dan menyisakan bagian merahnya saja.

Kehadiran KRI Sultan Hasanuddin-366 menjadi momen yang  tepat untuk mengibarkan kembali bendera merah putih di puncak Suar Karang Unarang. Melihat keadaan bendera merah putih seperti itu, Komandan KRI Sultan Hasanuddin-366, Letkol Laut (P) Haris Bima Bayuseto, melaporkan kondisi ini kepada Asintel Guspurla Armatim, Kolonel Laut (P) Yeheskiel Katindiago yang onboard di KRI Sultan Hasanuddin-366  sebagai kapal markas Guspurlatim. Kemudian Asintel Guspurla Armatim memerintahkan untuk menerjunkan satu tim prajurit dengan menggunakan sekoci untuk melaksanakan penggantian bendera merah putih di suar.

KRI Sultan Hasanuddin ketika bertugas ke Lebanon (photo: Dispenal)

KRI Sultan Hasanuddin ketika bertugas ke Lebanon (photo: Dispenal)

Didahului dengan penghormatan, para prajurit TNI AL mengganti bendera lama dengan bendera yang baru.  Merah Putih kembali berkibar di puncak Suar Karang Unarang.

Menyongsong peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI ke-68 pada 17 Agustus 2013 , Bendera Merah Putih  terus berkibar di puncak Suar Karang Unarang dengan pengawalan KRI Sultan Hasanuddin-366.(Dispenarmatim)

Bagikan :

  6 Responses to “KRI Sultan Hasanuddin 366 ke Ambalat”

  1.  

    Kenapa gak kita jadiin pulau aja tuh karang unarang. btw Selamat Hari Raya Iedul Fitri. Mohon maaf lahir batin.

  2.  

    Saya berharap kapan kapan bikin latihan perang besar2an atau bikin peringatan hari TNI di karang unarang…biar seru…

  3.  

    Klu memng indo bnyk biaya krang unarang bs ditimbun,spt di pulau nipa yg hmpr kn singapor pada waktu megawati mmimpin,ntung bergrk cepat dan nipa msh dirtangn mrh putih,,dan skrng msh dlm penjagaan marinir,kerahkan itu al klu bs latiahn disitu biar keder malon,,jangn kasihkn 0,1 mil lautpun katangn malon,,ntar tunggu kri klewang slsi dri pt.lundin yg gk bs dideteksi d radar biar malon bingung,,,jga tu mrh putih berkibar,,jya mahe jalesveva,,

  4.  

    ini Haris Bima yg pernah jd komandan Dewa Ruci thn 2012 bukan ya?

 Leave a Reply