Sep 272014
 
image

Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro didampingi KSAL Laksamana Marsetio meresmikan KRI Tarakan-905,di Jakarta. (Photo: Dispenal)

KRI Tarakan akan memperkuat alat utama sistem persenjataan (Alutsista) TNI AL. KRI Tarakan 905 merupakan Kapal Bantuan Cair Minyak (BCM) Produksi PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari, Jakarta Utara.

Menhan Purnomo Yusgiantoro mengatakan pengadaan KRI Tarakan-905 dalam rangka pembangunan TNI Angkatan Laut menuju world class navy. Indonesia, lanjut Menhan, patut berbangga karena kapal ini dikerjakan oleh putra putri Indonesia.

“Kapal ini berfungsi dalam pembekalan logistik cair di tengah laut dalam rangka mendukung gelar operasi TNI Angkatan Laut. Saya berharap kapal ini dapat dioperasionalkan secara optimal bagi bangsa dan negara,” tegas Menhan seperti dilansir dalam siaran pers Dinas Penerangan Angkatan Laut.

KRI Tarakan-905 memiliki panjang keseluruhan 122,40 m, panjang garis tegak 113,90 m, lebar 16,50 m, tinggi 9,00 m, kecepatan maksimal 18 knots, jarak jelajah 7.680 nm, kapasitas muatan cair 5.500 matrik, tenaga penggerak utama berjumlah dua buah daya 6.114 PS, berat baja 2.400 ton, dengan sistem propulsi twin screw dan fixed pitch propeller.

KRI ini mempunyai fungsi sebagai penyalur bahan bakar minyak di tengah laut atau dukungan logistik cair kepada Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) lainnya. Dengan adanya kapal BCM ini menjadikan unsur kapal perang yang sedang melakukan operasi tidak perlu kembali ke pangkalan untuk pemenuhan logistik dan bahan bakar dalam melanjutkan menjaga kedaulatan NKRI dan menegakkan hukum di laut nusantara.

Model KRI Tarakan (photo: Kemhan)

Model KRI Tarakan (photo: Kemhan)

Selain memesan kapal berjenis BCM, TNI Angkatan Laut melalui Kemenhan RI saat ini juga sedang memesan dua unit Kapal Angkut Tank (AT) dari PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero). Pembuatan kapal ini sebagai tindak lanjut program Kementerian Pertahanan RI yang telah tertuang dalam Kesepakatan Bersama antara Menteri Pertahanan RI dengan Panglima TNI, dan Kepala Kepolisian Negara RI tentang “Revitalisasi Industri Pertahanan” dalam menerapkan Program MEF (Minimum Essential Force).

Penggunaan nama Tarakan sendiri diambil dari nama kota di provinsi Kalimantan Utara. Dahulu kala kota ini dikenal sebagai kota penghasil minyak dan telah menyumbangkan kontribusi yang tidak kecil sebagai penghasil minyak bumi berkualitas tinggi bagi Indonesia sejak tahun 1896.

PT Dok dan Perkapalan Kodja Bahari adalah salah satu industri strategis milik pemerintah yang telah mendapat kepercayaan untuk mengerjakan program pemerintah dimaksud, dan juga sebagai upaya dalam memberdayakan industri perkapalan dalam negeri untuk membangun kekuatan alutsista TNI AL. (Jurnas.com).

Bagikan:

  53 Responses to “KRI Tarakan 905 Menuju World Class Navy”

  1.  

    wew…. banyak sekali artikel pagi ini..

  2.  

    one heart…

  3.  

    3

  4.  

    Mantap , dengan produksi dalam negri membuka lapangan kerja dan dengan sendiri nya kedepan akan semakin lebih baik,

  5.  

    Apapun hasil karya anak bangsa memang bikin bangga…!!!! teruslah berkembang TNI…
    NKRI HARGA MATI

  6.  

    Ayo tambah terus kapal tempur TNI AL. Ditunggu frigate dan destroyer made in dalam negeri.

    •  

      Yup,betul bung..dg dimensi kapal bcm ini tdk diragukan lg kt bisa bikin fregat sendiri, bayangkan dg panjang hampir 125m lebar 16 meter, kalo LEN bs bikin CMS diintegrasikan dg 4 VLS yakhont, 2x4tube torpedo SUT buatan PT DI, ditambah 2x4tube C805,dg meriam utama oto melara 76 mm super rapid, ditambah CIWS kashtan 730,2 denel vektor G12 ditambah VL Mica 24 tube, kira2 msh kurang gahar?

  7.  

    Mantap!!

  8.  

    bangga dengan produksi anak negeri.

  9.  

    Di miniatur kapal, ada yg menjulang di tengah badan kapal fungsinya apa ya.?

  10.  

    panjang 122,4 mter lebar 16,5 meter……….gedenya..dah kayak frigat…….tangkinya di copot…dikasih sistem senjata dong……….

  11.  

    mantap, gede lagi. moga tidak kencing sembarangan… 🙂

  12.  

    trus hasilkan karya buat NKRI

  13.  

    wew,tiba2 nungul nih KRI.ehh ngemeng2 tetangga punya yg sebsar ini gak??

  14.  

    ijin nyimak…

  15.  

    kurang kapal Distroyer dan kapal selam saja yang belum bisa kita buat

  16.  

    mau nanya,itu tangkinya di taruh bagian tengah atau belakang?

  17.  

    Selain kerjasama dengan korea membangun kapal selam & Light fregate dengan belanda, Indonesia juga sedang dlam proses tot light destroyer dgn negara bermusim dingin. (Hanya ngegombal jgn dihiraukan)

  18.  

    Eh prajurit tni gugur lg .gimana? Sh APD nya .ilmu nya pd kebal kalo oprasi gk pake helm sma rompi tempur .liat tentara negara lain tuh lengkap .yg jg kedutaan australia aja lengkap .ini oprasi pd pake baret..melas temen..

  19.  

    Mo nanya, tu yang dibelakang bisa ngangkut heli jenis apa ya?

  20.  

    Bung Bodronoyo gimana kabare bung Ps.

  21.  

    mau nanya bung PS atau yang lainnya
    , apakah kapal bantu cair ini dapat menyusui kapal selam kita?

  22.  

    Ikut berbesar hati..
    Hasil karya anak negeri sendiri gitu loh .. 🙂

  23.  

    mantapppp
    akhirnya jadi juga
    kalo punya 10 beginian ntar dikira mau invasi negara lg

  24.  

    bung lor gendon@bung ps kyaknya lgi sibuk ngurusin rumpon baru. peace bung ps

  25.  

    sama bung…saya minta referensi yg bahenol ntu

  26.  

    Lanjutkan..

  27.  

    Kalo sudah made in indonesia
    Bangga di dada tidak tertahankan…maju trus nkri

  28.  

    di pasangin rudal c-705 or c805 jadi gahar nie kapal………………………….

    •  

      wahh yg ada malah bahaya bung, kapal bawa minyak di kasih senjata rudal apa gak bisa buat kapalnya terbakar, malah bisa jdi senjata makan tuan. d SPBU saja ada tulisan dilarang merokok, apalg kalau ngidupin rokok gede (rudal)..hehee

  29.  

    Bung tukang sapu dermaga@ojo ngelendek bung, ngomonge newbie pdahal sdah banyk tau. sampean kan tiap hari di dermaga. tanya bung akung yg senyumnya lebar banget

  30.  

    FPB, KCR, LPD, Korvet
    Tinggal fregat, destroyer dan kapal selam yang belum bisa kita buat.
    Semoga segera terwujud

  31.  

    satu langkah maju menuju indonesia yang kuat dan berdaulat…

  32.  

    Bung tukang sapu dermaga@untuk menjadi tahu tidk hrus jdi org dalm, banyak belajr, sering2 nongkrong d warung kopi dan mancing semalem suntuk d dermaga kaprang. sya hanya orang biasa bung sma dgn yg lain

  33.  

    Affirmative 😈

  34.  

    Buat kapal bantu cair dibawah permukaan laut

 Leave a Reply