Mei 072018
 

Jakarta, 7-5-2018 – Jakartagreater.com – KRI Bung Tomo-357 salah satu unsur Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmabar yang sedang melaksanakan Operasi Laga Sagara-18 BKO Guspurlabar melaksanakan Latihan Perkasa bersama pesawat tempur TNI Angkatan Udara yang merupakan unsur kekuatan Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) di Perairan Natuna Utara.

Latihan diawali dengan kemampuan radar udara KRI TOM dalam mendeteksi kontak udara pesawat tempur yang bergerak dengan cepat menuju ke sektor pengawasan KRI di laut Natuna Utara.

Dengan sigap, Komandan KRI TOM memerintahkan prajuritnya melaksanakan peran tempur bahaya udara dan seketika seluruh prajurit menempati pos tempurnya untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi bahaya udara tersebut.

Satu persatu kontak udara musuh tersebut pun masuk ke jarak tembak meriam 76 mm OSRG dan meriam 30 mm DSB REMSIG. Tanpa berpikir panjang Komandan KRI Bung Tomo-357 Kolonel Laut (P) Heri Tribowo memerintahkan untuk menembak jatuhkan kontak-kontak musuh tersebut.

Aksi yang dilaksanakan oleh prajurit KRI TOM-357 tersebut merupakan simulasi kegiatan Peperangan Anti Udara yang dilaksanakan oleh KRI TOM-357 pada kegiatan Latihan Perkasa yang digelar rutin oleh Kohanudnas dengan melibatkan seluruh instansi terkait dalam menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman udara nasional yang digelar di Laut Natuna pada tanggal 1 sampai dengan 4 Mei 2018.

Kegiatan ini diikuti oleh beberapa institusi pertahanan seperti beberapa Satrad pada jajaran Kosekhanudnas, skadron tempur 16 RSN, skadron tempur 1 SPO, Denarhanud 473 SPO, serta KRI Bung Tomo-357 Satkor Koarmabar.

Latperkasa ini rutin diadakan oleh Kohanudnas dan melibatkan unsur-unsur pada jajaran institusi pertahanan guna meningkatkan Interopabilitas antarinstitusi agar selalu siap siaga dalam menghadapi ancaman udara yang bisa terjadi kapanpun.

Hal ini mengingat bahwa wilayah udara NKRI yang begitu luas sehingga ancaman pelanggaran wilayah serta ancaman udara lainnya dapat terjadi dengan mudah apabila kesiapsiagaan tidak selalu terjaga.

Selain meningkatkan interoperabilitas, latihan ini juga dilaksanakan guna meningkatkan kemampuan para prajurit KRI TOM-357 dalam mengasah naluri tempur. Dimana situasi ancaman bahaya udara pesawat tempur membutuhkan kecepatan dan ketelitian dalam aksi menindak bahaya udara tersebut.

Selain membutuhkan kemampuan para prajurit KRI pengawak sensor/radar udara serta meriam pertahanan udara juga yang terpenting adalah bagaimana manajemen tempur yang dipimpin oleh seorang Komandan dapat terlaksana dengan baik.

Hal ini membutuhkan latihan yang berkelanjutan. Sehingga pelaksanaan Latihan Perkasa ini menjadi media dan sarana memelihara kemampuan tempur kedua unsur yaitu KRI dengan pesawat tempur, sehingga wilayah udara nasional dapat terjaga dengan keberadaan para prajurit yang handal, mumpuni serta profesional. (Dispen Koarmabar).

  80 Responses to “KRI TOM – Pesawat Tempur TNI AU Latihan di Natuna”

  1.  

    Latihan terus dan terus latihan guna mencapai kesiapan tempur yang maximal , walau dengan alutsista yang masih standart dan semoga kedepan’a TNI semakin kuat dengan senjata yang semakin baik.

  2.  

    China tidak memiliki sejarah berperang jaru dari negaranya… bahkan dalam sejarahnya China beberapa kali di Invasi oleh negara lain…

    •  

      Mungkin sejarah sudah berubah Bung, mereka juga sudah membuat manajemen logistik yg luar biasa sejak zaman dinasti shou. Dan mereka pemilik kapal angkut pasukan/logistik terbesar kedua di dunia dari segi muatan.

      •  

        Mungkin mereka memang lebih taktis dan lebih mampu mengembangkan teknologi industri mereka… tetapi tetap saja, pengalaman perang akan menjadi hal yang sangat signifikan… apalagi jika dilakukan di wilayah yang jauh dari negaranya…

        •  

          Tapi akan menjadi hal buruk jika menginvansi negara berpenduduk besar bukanya menang malah jadi tumbal

          •  

            Emangnya UK, Jepang, Rusia gak pernah nyerang wilayah yg besar penduduknya??? UK menguasai India dan menang dalam perang Chandu lawan China. Jepang menang dalam perang Jepang-China dan bahkan menguasai banyak wilayah China. Rusia menguasai Manchuria dan membangun Port Arthur yg sekarang namanya jadi Dalian. Hhhhhhhhhh

        •  

          sy sangat setujuh dgn pendapat bung yuli.

    •  

      Boleh ralat? Perang korea th 50,india th 1962,unisoviet th 69,vietnam di paracel th 74,vietnam th 79 itu pengalaman PLA lho bung

      •  

        India/Uni Sovyet/Vietnam/Korea… semuanya di perbatasan China… dan pada dasarnya bukanlah perang yang seberat PD2…

        Jauh berbeda ketika USA berperang di Asia Pasific maupun di medan perang Eropa… maupun Russia yang melawan kekuatan utama Jerman, dan berperang di dua front berbeda karena mereka juga mesti menghadapi invasi Jepang di Mancuria…

      •  

        dan apa persamaan dlm perang2 tersebut?

        human wave alias taktik gelombang manusia

      •  

        1.) Perang Korea, China sendiri yg minta damai karena takut di bom atom. China’s 1st defeat

        2.) Perang Sino-India, walopun China menang secara taktis, tapi mereka tetap tidak mendapatkan Arunachal Pradesh yg dianggap China sebagai Tibet Selatan hingga kini.
        China’s 2nd defeat

        3.) Konflik Sino-Soviet di pulau Damansky/Zhenbao di sungai Ussuri. Soviet berhasil mengusir kembali serbuan China.
        China’s 3rd defeat

        4.) Perang Sino-vietnam 1974. Vietnam mengusir balik serbuan China setelah 27 menyerang wilayah Utara dan barat laut Vietnam.
        China’s 4th defeat.

        China hanya dapat sedikit wilayah di ujung Utara Arunachal Pradesh, Beberapa karang di spartly, dan pulau Zhenbao saat Soviet runtuh. Nah, itulah pengalaman perang China Kuminis selama ini. Hhhhhhhhhh

        •  

          dengan fakta kegagalan obyektif dari herr agato di atas

          Bolshevik Chinesischen ist kaput

          •  

            Lah, itu kan kenyataan sejarahnya. Termasuk diplomasinya juga. Subyektif atau Obyektif itu tergantung kata kerjanya saja. Hhhhhhhhhh

          •  

            – Kiminis China
            – Diplomasi dgn negara tetangga dimana membutuhkan
            kedudukan sejajar

            pilih slah satu herr kameraden!!

          •  

            Biarin aja, ntar kalo Korut dah setuju lepasin tuh nuklir tinggal Pakistan Ama Myanmar aja. Cincai lah. Hhhhhhhhhh

        •  

          Jika tanpa bantuan cina korut dah terhapus dari peta,ga ada perjanjian damai antara korut dan amrik statusnya,perang dengan india 20 ribu tentara india di tawan dan hasiknya memalukan bagi india yg ditawan termasuk jendralnya india kalah taktik perang pasukan india jaga di jembatan pasukan cina berenang lewati sungai jdi india keok ga nyangka ,,di paracel pasukan vietnam kalah total ,hanya dlm 2 minggu hanoi sudah dlm ancaman tpi masalahnya th 70 an distribusi buat pasukan terdepan tak ada blm bagus bantuan logistiknya ,hanya dlm beberapa hari ratusan km merangsek masuk waktu itu usa diam saja

          •  

            Lah yg minta damai Khan China, kalo gak ya udah kehapus lagi tuh Korut Ama China sekalian.

            Korbannya India Ampe 20k??? Yg bener aja?? Di semua literasi termasuk di Wikipedia jumlahnya gak Ampe segitu tuh. Hanya sekitar kurang dari 2k. Kalo yg terlibat sih iya, jumlah India segitu. Lah China yg ngerahin 80k aja gak bisa menguasai Arunachal Pradesh tuh. Hhhhhhhhhh

          •  

            Lah sesama Kuminis saling baku hantam ngapain USA ikut campur?? Hhhhhhhhhh

        •  

          agato sy jd ingat tentara india yg menyerah kalah sekali dgn jendral2nya..hhhhh….

          •  

            20 rb plus jendralnya menyerah ga percaya c gato, perang korea yg pertama nyerang kim il sung langsung jatuh seoul tpi amerika dan 40 negara datang kekorea serang balik dah ke perbatasan china pyongyang jatuh ya pla turun membantu yg matinya lebih dari 500 rb org dari pla baru amrik cs diserang balik sampai pnumjom balik ke status quo lagi ga ada perjanjian penghentian perang atau damai sampai sekrg ga ada perjanjian damai yg ada penghentian perang .

    •  

      sama kayak jerman yg tdk punya pengalaman, terjun ke PD 1 dan membuat repot seluruh dunia.

    •  

      china zaman dinasti beda sama china kiminis yg baru berdiri tahun 1949
      mereka juga tak punya legitimasi karena penghancuran jati diri lewat revolusi budaya.nya mao sekong

      •  

        Komunis xi sekrg hanya simbol negara saja buat legitimasi kekuasaan da persatuan china jika secara ekonomi dah sangat kapitaliss yg jauhhh dari ajaran komunis sama rata sama rasa,mana ada mahasiswa china 350 rb kuliah di usa,mana ada 100 juta. Wisatawan ke luar negri,mana ada orang boleh berusaha dan kaya raya,bisnis diperbolehkan ,yg ga boleh lawan pemerintah bro hihi china sekrg lebih kapitalis dari negara kapital ,musuh utama komunis adalah kapitalis tpi kenyataannya sekrg kapitalis,deng xiaoping terinspirasi singapura,sosialisme perancis dan kemajuan dan kekayaan amerika

  3.  

    @Yulihantoro
    Tapi ini udah beda ceritanya om, jangan samakan Cina yang dulu dengan Cina yang sekarang, biasanya kalau udah ngerasa kuat secara militer dan mapan secara ekonomi jadi serakah, pinginnya semua di kuasai. RI harus udah warning ini di Natuna
    meskipun dikata dia punya barang kw setidaknya untuk jangka pendek masih sangat membuat risih. barang kw kan biasa gak tahan lama, namun kelebihannya mereka bisa buat sendiri ini yang bikin ngilu karena ekonomi mereka juga sangat mapan

    •  

      Untuk rudal china sangat pesat bung kemajuannya yg buatnya yg buatnya prof qian xue sin itu pakar yg kerja di amerika dan mengepalai bag jet dan roket diamerika bersama von braun, dia yg buat blue print icbm dan pesawat ulang alik usa th 55 pulang ke cina dan mengepalai bag rudal dlm tempo 15 th china bisa mengirim satelit ke luar angkasa ,dan anak buahnya di china meneruskan jdi bisa kirim astronot ke luar angkasa ,kenapa china bisa? Ya ahlinya itu2 juga orgnya om ,itu semua dpt dari jerman yg 1 ke usa yg satunya lagi ke rusia teknologi roket

      •  

        China memang sangat pesat kemajuanya, bahkan beberapa tahun yang lalu kemajuan teknologi china sangat luar biasa… tetapi ada yang masih menjadi nilai minus dari kemajuan itu…
        China sangat terkenal dengan kemampuanya malakukan copas/menjiplak, dan itu seperti menjadikan antiklimaks…

        China dalam pasar dunia sangat terkenal dengan harga produknya yang sangat murah, bahkan industri dalam negeri Indonesia tidak bisa menghadapi murahnya harga produk dari China untuk barang yang sama… misal gagang skop/pacul dll dimana di sini juga mudah mendapatkan kayu, tetapi produk china tetap lebih murah dan lebih bagus dari penampilan produknya…
        Selama memiliki uang, maka apapun bisa dilakukan, hanya saja membuat sesuatu dari nol dan kemudian menjadikanya sebagai sebuah simbol negara masih sulit ditemukan kecuali untuk budaya2 mereka yang memang luar biasa…
        Lihat saja dari project jaringan kereta cepat China… mereka mendapatkan teknologinya dari Japan dan sekarang mereka justru jualan produk itu ke negara lain… tetap saja masih ada jejak negara lain di produk mereka…

      •  

        qian xue sin itu pakar yg kerja di amerika dan mengepalai bag jet dan roket diamerika bersama von braun, dia yg buat blue print icbm dan pesawat ulang alik usa

        sekali2 propaganda yg masuk akal kek
        dia memang slah satu pendiri laboratorium propulsi jet dan roket Nasa di tahun 1944 dimana Von Braun di Jerman sudah menciptakan proto rudal jelajah v1 dan rudal balistik v2 dan botol pulpen mengebom london dan coba di cek tahun berapa As ngirim wahana antariksa dan dimana profesor itu berada kala itu.

        dia memng punya kontribusi besar di dunia peroketan china aplagi lulusan universitas elit MIT yg tentu punya akses teknologi riset ini sebabnya china meneruskan tradisi dengan mengirimkan mahasiswa2 china ke perguruan tinggi elit barat yg sering melakukan riset teknologi kemiliteran berharap bisa mengais2 dan espionase akses hasil riset lewat plintiran nilai2 demokratis dinegara barat yg memng gampang disubversi.

    •  

      China dengan Vietnam berseteru sejak lama dan tidak ada yang terjadi disana… Taiwan sampai sekarang belum bisa diakusisi secara permanen oleh China…

      •  

        Ga berani ambil tindakan karena dilindungi usa ya bung kecuali jika taiwan proklamirkan kemerdekaan gatw gimana jadinya

        •  

          Russia berani mengambil resiko ketika berhadapan dengan kekuatan besar dunia seperti USA dan NATO ketika terjadi konflik di Crimea, bahkan berujung sangsi yang cukup menyulitksn bagi Rusia… China tidak memiliki atau tidak cukup bernyali untuk melakukanya kepada Taiwan…

          •  

            Ya pertimbangan ekonomi mungkin bung yuli kemungkinan besarnya jika seperti rusia diembargo barat sdang china ga punya sda seperti rusia ekonominya bisa ambruk sdang didlm negri yg gol menenegah keatas bru 600 jt ,yg 700 jt masih blm mapan ,ga seberani putin mang betul trus ya aku dengar semi konduktor impor 90 % dari usa jdi ketergantungannya ke usa sangat tinggi ,lain halnya jika sudh mampu buat semi konduktor itu pendaptku hehe

          •  

            dia akan bernyali jika keseimbangan kekuatan global berubah dan dia berada di posisi menguntungkan

            fair saja semua negara yg memimpikan superpower ya memang begitu kecuali klo bisa mikir menghindari jebakan Thucydides.

  4.  

    @hermanto kwan
    sepertinya bung kwan banyak tau ya tentang Cina, saya tidak meremehkan produk Cina bung jangan tersinggung karena Indonesia sendiri belum bisa buat produk sejenis.

    Namun jujur saya tidak suka dengan kualitas produk Alutsista mereka setelah insiden saat latihan di Natuna yang di mana terjadi malfungsi salah satu senapan made in Cina yang menyebabkan 4 TNI kita meregang nyawa

    mungkin rudalnya memang jos, namun peluncur rudalnya mungkin tidak tahan lama, namun kelebihan mereka bisa buat sendiri ini yang bikin ngilu
    xixixixixixi

  5.  

    @hermanto kwan
    kalau perang intensitas besar kuantitas akan sangat mempengaruhi dibandingkan dengan kualitas bung (ini kata salah satu pengamat militer Rusia saya lupa namanya), apalagi mereka sudah sangat mandiri dari segi militernya jadi sangat menjamin ketersediaan logistiknya ini yang sangat berbahaya menurut saya

  6.  

    Untuk berperang kecuali taiwan proklamirkan kemerdekaan dan pakistan/korut diserang tanpa sebab sangat tipis mereka berfikirnya duit bung hihihi liat aj di suriah yg keras bag rusia dan amriki ,diam2 sama assad dah buat perjanjian bangun infrastruktur ,jdi putin menang perang yg dpt rejeki xi jinping ahahaha khan ada pepatah sono duduk diatas bukit melihat 2 macan sdang bertarung.

  7.  

    para huaren seperti layang2
    layangan boleh di atas langit desa tetangga yg penting benangnya yg pegang siapa dan dimana.

    inilah kata2 salah satu sekretaris jenderal partai komunis china.

    beruntunglah para keturunan yg sudah memutuskan hubungan kekerabatan dengan mainland seperti saya karena tekanan2 dari aparatur2 kiminis china terutama karena kritikan tidak akn mempan kpda mereka yg sudah tak punya hubungan famili disana.

  8.  

    Heleh indonesia di datengin 45 ribu pasukan australia aja klepek klepek kaya cacing kepanasan kalo rakyat gak bantu

  9.  

    siap tempur bisa no 1, klu sdh perang betul2 besar china blm ada sejarah, kita faham dr dahulu sejarah sdh ada bangsa kuat dan jagoh berperang, 1 .rusia.jerman,usa,inggris,japan.

  10.  

    melihat histori sejarah…. china.. Ada 5 temuan tehnologi yg mempengaruhi peradapan manusia.. Dan 3 ada di china..
    Bubuk misiu .. Roda.. Cetakan.. Dan yg 2 ada dibelahan lain.. Kertas dan semikonduktor.. .. Dengan 3penumuan itu harusnya cjina lebih maju dari benua lain.. . Tapi ternyata tidak. Karena . Kelemahan utama adalah watak yg samgat sulit mempercayai kelompok lain mesikun dari bamgsanya sendiri.. .. Hingga tiap pergantian dinasti selalu terjadi penghapusan jejak.. Dari penguasa..keturunan samapi anggota klannya akan dobabt habis.. Dan satu lagi lebih mendewakan kept materi dari semuannya..

    sekarang china di bangun sama xiping.. Dengan kekuatan lewat partai untuk meminimalisasi .disitrigasi.. ..dihuni penduduk dalam jumlah terbanyak.. Tpi tetap aja rapuh.. Sejarah udah mencatat..