KRI Tombak-629 Uji CIWS NG-18 6-Barrel 30 mm Gun

KRI Tombak-629 Uji CIWS NG-18 6-barrel 30 mm Gun

JakartaGreater – Salah satu unsur jajaran Satuan Kapal Cepat Koarmada II, KRI Tombak-629,  sedang melakukan Operasi Indomalphi-20 di bawah kendali operasi Guskamla Koarmada II. Di masa akhir misi operasi, KRI Tombak-629 melakukan latihan penembakan kanon CIWS NG-18 di Selat Makassar, selat yang terletak di antara pulau Kalimantan dan Sulawesi, dalam rangka uji sistem kesenjataan, pada Jumat, 30-10-2020.

“Penembakan berjalan sukses dan lancar, serta mengenai sasaran dengan menggunakan mode penembakan remote dari ruang Pusat Informasi Tempur (PIT) KRI,” ujar Komandan KRI Tombak, Letkol Laut (P) Nurulloh Zemy Prasetyo, dirilis Penerangan Koarmada II.

KRI Tombak-629 Uji CIWS NG-18 6-barrel 30 mm Gun

Letkol Laut (P) Nurulloh Zemy Prasetyo mengungkapkan, bahwa fungsi utama dari meriam NG-18 adalah untuk melumpuhkan Rudal yang mengarah ke kapal.

“Dengan memiliki sistem lintasan peluru yang membentuk tabir, Rudal akan meledak sebelum mencapai sasarannya. Selain itu meriam ini juga ampuh dan efektif untuk melumpuhkan Fast Inshore Attack Craft (FIAC), atau kapal yang berukuran kecil dengan kecepatan tinggi, karena dengan sistem lintasan peluru yang dimiliki, akan sulit dihindari oleh kapal target untuk menghindar,” ujar Letkol Laut (P) Nurulloh Zemy Prasetyo.

Di tempat terpisah, Komandan Guskamla Koarmada II Laksma TNI Rachmad Jayadi menyampaikan bahwa latihan penembakan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam rangka kesiap-siagaan Alutsista TNI AL pada tugas operasi.

KRI Tombak-629 Uji CIWS NG-18 6-barrel 30 mm Gun

Instruksi Panglima Koarmada II Laksda TNI I N.G. Sudihartawan, merupakan wujud dari program prioritas Kasal Laksamana TNI Yudo Margono dalam bidang modernisasi KRI, pesawat udara, dan material tempur menuju kekuatan yang siap dioperasikan.

KRI Tombak-629.

KRI Tombak (629) merupakan kapal perang jenis Kapal Cepat Rudal 60 meter Generasi kedua yang dibuat oleh PT PAL Surabaya. Kapal Cepat Rudal (KCR) ini memiliki kemampuan menjejak serta menembak sasaran dengan CIWS NG-18, 6 Barrel, kaliber 30 mm, buatan China.

Integrasi sistem penembakan dilakukan dengan menggabungkan kemampuan Radar Air Tracking Sistem yang ada di PIT Pusat Informasi Tempur (CMS) Combat Management System, yang berhubungan dengan meriam 30 mm dan Rudal C-705.

dok. KRI Tombak

Adapun mode penembakan CIWS (Close-in weapon system) NG-18 bisa bersifat manual maupun dengan remote control dengan jarak tembak sejauh 3 kilometer.

Awalnya, sensor radar akan mendeteksi target yang datang, antara lain Rudal musuh. Rudal akan dijejak dan dikunci oleh radar, hingga akhirnya dilumpuhkan pada jarak tembak CIWS NG-18 dengan jangkauan paling jauh 3 kilometer.

Selain dilengkapi CIWS NG-18 6-barrel 30 mm gun, KRI Tombak-629 juga dilengkapi 2 peluncur Rudal C-705 dengan jangkauan 140 km dan meriam Bofors 57 mm.

Satu pemikiran pada “KRI Tombak-629 Uji CIWS NG-18 6-Barrel 30 mm Gun”

Tinggalkan komentar