KRI Torani Koarmabar Tangkap Kapal Malaysia

KRI Torani-860 di Galangan Karimun Anugrah Sejati. (defence.pk/pr1v4t33r)

Jakarta – KRI di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut (Guspurla) Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) dipimpin Komandan Guspurlaarmabar Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, S.E., menangkap dan mengamankan kapal ikan asing (KIA) Malaysia yang sedang melakukan penangkapan ikan tanpa dilengkapi dokumen yang sah (illegal fishing) di perairan Indonesia.

KIA Malaysia yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal tersebut, diperiksa dan diamankan oleh KRI Torani-860 pada posisi 01°16’ 600’’ LU – 103° 08’ 100’’ BT, berjarak kurang lebih 11 mil dari Barat Laut Pulau Tokong Belanda Besar. Saat diperiksa diperoleh data kapal bernama JHF 6526B dengan bobot 25 GT dan memuat ikan campuran kurang.

Kapal ikan berbendera Malaysia JHF 6526B, ditangkap KRI Torani karena melakukan illegal fishing di perairan Indonesia, 11/8/2017.

Dari hasil pemeriksaan sementara, KIA Malaysia diduga kuat telah melakukan pelanggaran batas wilayah perairan Indonesia dengan melakukan kegiatan penangkapan ikan tanpa dilengkapi dokumen dan ijin yang sah (ilegal fishing) di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI).

Berdasarkan pelanggaran tersebut, KIA Malaysia JHF 6526B beserta muatannya dikawal menuju Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun guna melaksanakan proses hukum lebih lanjut. Dirilis Dispen Koarmabar, 11/8/2017.

Tinggalkan komentar