Feb 172015
 

Jakarta, DMC – Pemerintah Kroasia mengajukan beberapa peluang kerjasama industri pertahanan kepada Pemerintah Indonesia. Peluang kerjasama kedua negara ini disampaikan Duta Besar Kroasia untuk Indonesia Drazen Margeta kepada Menteri Pertahanan RI, Ryamizard Ryacudu, Senin (16/2) di Kantor Kemhan, Jakarta.

Beberapa kerjasama industri pertahanan yang diajukan diantaranya terkait dengan pembangunan kapal selam dengan panjang 30-40 meter melalui program Transfer of Technology dan penyediaan teknologi sistem satelit untuk pengawasan dan pengamanan perbatasan. Menurut Dubes Kroasia untuk teknologi pengawasan perbatasan ini juga bisa digunakan untuk kepentingan militer dan kepentingan sipil.

Menurut Dubes Kroasia, Drazen Margeta, negaranya ingin membagi pengalaman terkait pembangunan industri pertahanan di bidang pertahanan. Sejauh ini pemerintah Kroasia juga telah mempersiapkan Konsep atau rancangan kerjasama pertahanan di dalam Mou antara kedua negara.
Sementara itu Menhan RI, Ryamizard Ryacudu menyambut baik atas peluang kerjasama yang disampaikan Pemerintah Kroasia tersebut. Disamping itu kerajasama industry pertahanan dengan pihak Kroasia ini akan dibahas terlebih dahulu dengan anggota Komisi I DPR. (DMC)

Komentar Facebook :
Bagikan Artikel:

  34 Responses to “Kroasia – RI Bahas Kerjasama Kapal Selam”

  1. Wuih banyak yang mau bekerjasama dengan Indonesia ya!
    Karena pasarnya menggiurkan?

  2. Kroasia ini termasuk Blok NATO atau Blok Rusia ya?

    • Jaman sekarang ngak ada Block – Block an,
      Tapi Condong paling banyak ke NATO / Barat

      Banyak Negara pecahan Uni-Soviet yang mengurangi ketergantungan dengan Rusia, bahkan
      banyak yang langsung bergabung ke NATO contohnya Ukraina
      Semua Negara Pakta Warsawa pun bergabung ke NATO

      Vietnam pun mengurangi ketergantungan dengan Rusia, contohnya memesan kapal Sigma dari Belanda dan Beberapa Alutsista dari Eropa

      • Kalau sudah bergabung dengan NATO, berarti negara itu sudah keluar dari Pakta Warsawa.

        Vietnam itu negara Non-Blok?

        • kroasia, bahkan yugoslavia seperti’a tdk pernah menjadi anggota paktawarsawa bung…
          Mongolia, Kuba, Vietnam & Korut pernah menjadi sekutu soviet.

          • Bung alloy, saya cuma menjawab bahwa jika suatu negara tadinya tergabung di Pakta Warsawa kemudian ikut NATO, berarti negara tersebut sudah keluar dari Pakta Warsawa.

            Betul, Yugoslavia memang negara Non-Blok, bahkan pendiri Non-Blok saat dipimpin Joseph Broz Tito, bersama Indonesia, Mesir, dan India.

            Sebenarnya, Mongolia, Kuba, Vietnam, dan Korea Utara itu anggota Gerakan Non-Blok, kalo tidak salah.

            Memang GNB ini tidak mengikat erat anggota2nya.

    • bung DropZone…
      pd bln April 2008 , NATO mengundang Kroasia bergabung dngn aliansi itu pd pertemuan puncak di Bucharest.
      Kroasia resmi bergabung dng NATO pd April 2009.

  3. kapal selam dari croatia 30 – 40 meter apa ya..

    • Dari Wiki :

      Velebit (nomor lambung P-01) adalah modifikasi kapal selam midget Una-class Yugoslavia dan satu-satunya kapal selam pada Angkatan Laut Kroasia . Dibangun pada masa AL Yugoslavia tahun 1980 dengan nama Soca. Saat pecahnya Perang Kemerdekaan Kroasia, Soca sedang diperbaiki di divisi Brodogradilište specijalnih objekata pada galangan kapalBrodosplit di Split, Kroasia. Meskipun dilucutinya semua perlengkapannya, kapal selam ini diselamatkan dari mundurnya pasukan Yugoslavia oleh para pekerja galangan kapal tersebut.

      Dengan modifikasi yang bertujuan untuk meningkatkan daya tahan kapal dengan memasukkan generator diesel, diluncurkan dengan nama Velebit (P-01) pada tahun 1996. Beberapa tahun kemudian kapal selam ini ditarik dari penugasan karena kebutuhan untuk penggantian baterai baru, yang pada akhirnya tidak pernah terjadi. Setelah gagal menjual ke pembeli asing, kapal selam ini ditawarkan ke berbagai museum di Kroasia dan masih tertunda status finalnya.

      —-

      Lah, trus mau gimana nih kerjasamanya?

      Atau.. malah mau minta dibuatkan PT PAL? 😮

      • Daripada dengan Kroasia, lebih baik kita kerjasana pembuatan kapal selam midget dengan Laos, Kamboja, Kamerun, Angola atau Niger saja ….Hehehehe

  4. “..pembangunan kapal selam dengan panjang 30-40 meter..”

    Sekitar setengah panjang Type 209 ya?
    Midget?

  5. Langsung teken aja MOUnya

  6. produknya apa nih croatia????

    • sniper rt 20mm
      Senapang vhs 2
      mlrs 120mm
      pistol hs 2000
      m79 osa rocket lancur
      Mbt tank m95 degman
      Mungkin itu je bisa indonesia berkerjasama

  7. cocok kalo buat midget, nanti jalan paralel sama cangbogo

  8. Sebenarnya ada apa dengan Indonesia? semua mengajak kerja sama dan dalam bidang yg sama….

  9. Bagus…bagus…ini kerjasama pertahanan yang mantap. Anggota Komisi I DPR juga harus mempermudah urusan kerjasama tersebut.

  10. KS 30-40M mungkin semi mitged kali y namanya :mrgreen:

  11. Sebaiknya tentukan prioritas dulu apa yang penting .Apa goal nya.Baru cari partner sesuai prioritas.Kalo kerjasama dengan korsel berhasil ,akan sangat mudah bagi kita bikin ks sendiri nanti.Jangankan midget yang lebih besarpun dimungkinkan.Yang mendesak ,kita harus kuasai tehnologi rudal .Nah itu yang harus di kejar.Jangan semua di terima nanti overlapping dengankerjasama korea.Fokoskan aja kerjasama bikin rudal dengan negara manapun,yang penting road map nya jelas.

    • sependapat bung,,,
      memang indonesia lebih baik fokus dulu belajar bikin rudal, pespur dan satelit, ketiga teknologi ini sangat penting dalam perang modern, untuk teknologi yg lain sepertinya inhan kita pelan2 sudah mulai jalan,,,

  12. beberapa tahun lalu dikabarkan bahwa Indonesia sudah mampu membuat mignet sendiri untuk digunakan sipil atau wisata bawah laut seperti yg digunakan di bali

  13. Bukankah kita udah mampu buat cbg class?
    Ngapain kita mau kerja sama ks lg dgn Kroasia, Klu sistem satelit bisa lah. Atau mungkin ada ilmuwan roket Yugoslavia dulu asal Kroasia?
    Terserahlah, yg penting menguntungkan kita.

  14. Kroasia apalah yang bisa di andalkan dari Negara itu….ALUTSISTA nya ja masih beli sam Rusia…malah ngajak kerjasama….

  15. Boleh2 saja bekerja sama dengan banyak negara soal pertahanan/alutsista tapi negara2 tsb jangan hanya produksi alutsista negara lain bikin produknya disini tapi kita juga harus minta dibukakan pasar untuk produk2 Alutsistsa kita di negara lain contoh utk kroasia minta dibukakan Pasar utk memperkenalkan ANOA kpd negara tsb ato pasar utk senapan SS series pindad ke militer kroasia misalnya saja jadi ada imbal balik nya

  16. Kalau ada kapal selam mini utk SAR juga, yg bisa menampung 20 org atau lebih tp bisa membawa alat-alat penyelaman dan bantu SAR bawah laut termasuk aktivitas dokumentasi.

    Kasian juga kalau sampe ada KS tenggelam terus awaknya menyelamatkan pake APD standar yg blm tentu berkerja baik ( seprti kasus tempo dulu), sangat sulit mencari dan mendidik awak KS yg berpengalaman dan ahli dibidangnya

  17. ini tandanya ramalan jayabaya sebentar lagi jadi kenyataan..jokowi itu lugu tapi sayang keluguan nya di manfaatin oleh segelintir elit di sekitarnya..tapi saya yakin bila jokowi sudah marah.marah nya melebihi seorang jendral manapun..

  18. Jangan salah cari partner tar nasibnya kaya KFX ga jelas, cari mbahnya partner biar pinter.

  19. Selagi menguntungkan ambil

  20. Kroasia punya pabrik pembuat tank dan ifv melalui perusahaan Duro-dukovic yang juga dapat licensi dari Patria AMV finlandia dan kembangkan khusus tipe Marine dan ekspor ke kuwait dan uae link http://www.duro-dakovic.com/products_and_services/defence/default.aspx dan http://gallery.military.ir/albums/userpics/10206/autowp_ru_patria_amv_8x8_with_bmp-3_1.jpg

  21. betul bung…GNB ini memang tdk mengikat erat anggota”a.

    harus di bedakan antara Russia, Uni Soviet, Paktawarsawa & Blok Timur.

    Uni Soviet secara resmi didirikan pd bulan Des1922.
    USSR/Uni Soviet =
    Moldova, Armenia, Azerbaijan, Belarus, Estonia, Georgia, Kazakhstan, Kirgizstan, Latvia, Lituania, Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, Ukraina, Uzbekistan.

    Sekutu Uni Soviet (di luar Pakta Warsawa) blok timur = Mongolia, Kuba, Vietnam & Korut, Suriah, Mesir, Irak.
    India (bergabung setelah terjadi perselisihan antara Uni Soviet & RRT)
    Kuba (awalnya anggota Non-Blok, tapi ditarik & berpihak ke Uni Soviet)
    Iran (setelah revolusi Islam)
    Indonesia “sahabat” dekat Uni Soviet Zaman Orde lama

    Pakta Warsawa didirikan pd tahun1955 di Warsawa, Polandia.
    PAKTAWARSAWA =
    Uni Soviet, Bulgaria, Albania, Hungaria, Polandia, Rumania, Cekoslowakia.
    Republik Demokratik Jerman/ Jerman Timur akhirnya bergabung pd tahun 1956, & Albania keluar dari Pakta Warsawa pd thn 1961 setelah perpecahan Sino-Soviet.

    NATO =
    USA, UK, Belanda, Belgia, Bulgaria, Denmark, Estonia, Hongaria, Islandia, Italia, Jerman, Kanada, Kroasia, Latvia, Lituania, Luksemburg, Norwegia, Perancis, Polandia, Portugal,Ceko, Rumania, Slovenia, Slowakia, Spanyol, Turki, Yunani.
    setau ane, Ukraina bloom dech… ga tau jg sich.

    Estonia, Latvia, dan Lituania menganggap mereka tdk pernah masuk ke dalam Uni Soviet.
    Rusia menganggap Estonia, Latvia & Lituania sbg republik konstituten legal dari Uni Soviet & penerus negara” Baltik modern.
    Us & banyak negara lainnya tdk mengakui pencaplokan Estonia, Latvia, dan Lituania ke dlm Uni Soviet sbg tindakan yg sah.

  22. Moga2 aja mas jokowi tak membatalkan

 Leave a Reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

(required)

(required)