Feb 072017
 

AgustaWestland, AW101 MK 4 (Foto : Rich@rotorblur –
@RotorRich78)


Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa investigasi pengadaan helikopter AgustaWestland (AW-101) berada di tangan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).

“(Investigasi) saya serahkan ke KSAU, jadi tunggu KSAU,” ujar Ryamizard di lingkungan Istana Presiden, Jakarta, Selasa (7/2).

Ryamizard menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo telah menolak pengadaan helikopter AW-101 yang direncanakan sebagai heli VVIP Kepresidenan.

“Tadinya helikopter memang untuk presiden tapi presiden tidak setuju karena memang mahal. Jadi ditarik lagi. Kita kan sudah bisa buat di PT DI (Dirgantara Indonesia). Kenapa tidak di PT DI saja? Kan itu maunya presiden,” jelas Ryamizard.

Ryamizard mengungkapkan hal tersebut terkait dengan pernyataan KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang melaporkan investigasi oleh Tim TNI Angkatan Udara mengenai pengadaan helikopter angkut AW-101 pada hari ini.

Marsekal Hadi mengatakan bahwa investigasi meliputi perencanaan, penganggaran hingga pengadaan.

Saat ini sudah ada satu unit heli angkut yang dimiliki TNI Angkatan Udara dan sudah sampai di Indonesia.

Menteri Pertahanan pun meminta agar tidak ada yang meributkan pengadaan tersebut.

Sumber: Antara

Bagikan
 Posted by on Februari 7, 2017