Sep 192017
 

PT Pindad telah merampungkan pemasangan turret atau kubah bagi Infantry Fighting Vehicle (IFV) version dari Pandur II milik TNI AD, yang rencananya akan ikut dipamerkan dalam parade militer di HUT ke-72 TNI di Cilegon, Banten, pada 5 Oktober mendatang.

IFV Pandur II 8×8 di PT Pindad,(photo : pr1v4t33r / Defence.pk – Indonesia Defence Forum)

Dalam video yang dirilis oleh Tribun Jabar, 18/9/2017, tampak IFV Pandur II dengan turret meriam 105 mm, telah terparkir di PT Pindad, Bandung, Jawa Barat. Selain versi canon, tampak juga Pandur II yang dilengkapi senjata mesin dan varian Armored Personnel Carrier (APC).

Tank Pandur 2 telah dipasang turret (photo : pr1v4t33r / Defence.pk – Indonesia Defence Forum)

Kendaraan tempur infanteri ini rencananya akan memperkuat alutsista TNI AD yang pengadaannya telah dibahas dalam Rapat Pimpinan TNI Angkatan Darat, 23/1/2017.

IFV Pandur II 8×8 di PT Pindad (photo : Nufix / Defence.pk – Indonesia Defence Forum)

Kendaraan amfibi ini didatangkan dari Excalibur Army Republik Ceko, anak perusahaan General Dynamics, untuk produksi dan Maintenance, Repair, dan Overhaul (MRO) untuk Angkatan Darat Ceko, Eropa Timur, serta negara-negara Asia.

  13 Responses to “Kubah IFV Pandur II Telah Terpasang”

  1.  

    Pertamax

  2.  

    Lengkap sudah jubah nya, tinggal beraksi di 5 oktober nti…

  3.  

    Mulai menampakkan diri…

  4.  

    Spt nya semua alutsista yg divideo itu bakal berangkat ke cilegon nih…

  5.  

    Mantap!

  6.  

    yuhu

  7.  

    Gambar kedua.. ditengah bagian depan itu ada kamera thermal atau hanya lampu sorot biasa ya.??

  8.  

    kalau mau hitung2 an dari data alutsista TNI AD dibandingkan negara Malaysia (TDM) dan Singapura (SAF)…Indonesia (TNI AD) jauh dari jumlah kuantitas alutsista apalagi kualitas alutsista…
    AV 8 GEMPITA (280) : TERREX AV 81 (155) : PANDUR II (26)
    ACV 300 (287) : BIONIX IFV (221) : MARDER (42)
    K200 KIFV (132) : M113 A2ULTRA(IFV&OWS) 950 “WOW BANGET” : M113 +(ARISGATOR) (150)
    ASTROS II (64) : HIMARS (44) : ASTROS II TNI AD (36)
    SSPH PRIMUS : 64 : M109 A6 PALADIN :32 : M109 A4 BE : 18

  9.  

    Pendapat user (TNI) dalam hal ini adalah hal yang wajar.
    Akan tetapi ranah politik bukanlah ranah TNI.
    Mungkin banyak faktor yang tidak kita ketahui dalam banyak sisi, terlebih lagi dengan adanya sekema imbal dagang, sudah dapat dipastikan banyak lembaga yang terkait dalam pembelian alutista dari luar.
    Belum lagi pada bagian akhir harus lulus sensor KPK jika ada kebijakan yang merugikan negara dari unsur penyelenggara negara.