JakartaGreater.com - Forum Militer
Jul 202015
 

image

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Pangdam I/Bukit Barisan, Asops Panglima TNI, Kapuspen TNI, Danrem 033/WP, beberapa waktu lalu mengunjungi Pulau Terluar NKRI tepatnya Wilayah Korem 033/WP di Pulau Sekatung Kabupaten Natuna. Kedatangan Panglima TNI dan rombongan di Pulau Sekatung disambut dengan jajar kehormatan dari regu jaga pengamanan Pulau Terluar dan Tari Sekapur Siri yang dipersembahkan oleh masyarakat setempat, 20 Juli 2015.

Panglima TNI dalam pengarahannya menyampaikan rasa bangga karena dapat bersama-sama berkumpul dengan Prajurit TNI yang sedang bertugas di perbatasan, terutama pada Hari Raya Idul Fitri 1436 H.

image

image

image

Di sela-sela pengarahannya, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menanyakan kepada anggota TNI AD dan TNI AL yang melaksanakan pengamanan di Pulau Terluar tersebut tentang masalah yang dihadapi. Salah satu anggota perwakilan dari yang tertua yaitu Serka Mar Sugeng mengatakan antara lain masalah air bersih, perumahan yang di tempati sudah mulai rusak, mushola untuk sarana ibadah, dan sarana tranportasi serta sarana alat komunikasi yang sulit. “Saya akan mengupayakan untuk mendukung masalah yang dihadapi prajuritnya di garis terdepan tersebut”, kata Panglima TNI.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI juga memberikan dana untuk pembangunan Mushola di Pulau Sekatung yang diserahkan secara simbolis kepada Pak Camat, yang turut hadir dalam kunjungan Panglima TNI di Pulau Terluar tersebut.

image

image

Selanjutnya dengan menggunakan Pesawat CN-295, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Asops Panglima TNI, Dankormar dan Kapuspen TNI melaksanakan kunjungan ke pulau bagian paling utara NKRI Kabupaten Natuna. Kedatangan Panglima TNI dan rombongan disambut langsung oleh Komandan Lanud Ranai Letkol Pnb Mohammad Nurdin dan para SKPD (Satuan Kerja Pemerintahan Daerah) baik militer dan sipil Kabupaten Natuna di Apron Base Lanud Ranai.

Panglima TNI dalam pengarahannya dengan ratusan Prajurit TNI, baik TNI AD, TNI AL dan TNI AU di Hanggar Barat Lanud Ranai mengatakan, Saya bahagia bisa berlebaran dengan para prajurit di Pulau Sekatung dan prajurit di Natuna. “Saya bisa melihat wajah-wajah ceria disini yang baru merayakan Lebaran dan baru menerima gaji ke-13. Saya juga ucapkan selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Bathin”, ujar Panglima TNI.

image

image

image
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan turut berduka cita atas kecelakaan pesawat Hercules beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, bagaimana mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Secanggih apapun peralatan kita kalau ada oknum yang merusak kebersamaan TNI dengan TNI atau TNI dengan Polri atau TNI dengan rakyat, itu sama saja melumpuhkan diri kita sendiri, karena kekuatan suatu bangsa adalah kebersamaan, kekuatan yang tidak bisa dikalahkan oleh negara manapun juga”, tegas Panglima TNI. (Puspen TNI).

Autentikasi :
Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Czi Berlin G. S.Sos., M.M.

Bagikan:

  29 Responses to “Kunjungan Panglima TNI ke Pulau Terluar”

  1.  

    solar dex

    •  

      Jangan lupa pulau weh,miangas dan rote pak…
      Maksud saya jangan cuma kunjungan.
      Taro alutsista minimal radar,rudal pertahanan udara n KRI
      Naikan kelas bandara el tari minimal pespur sekelas sukhoi nginep dsana
      Bukan cuma numpang parkir..

      Gerah liat tetangga selatan.

      •  

        Knp yah rombongan Panglima TNI tdk bawa mesin bor air tanah, soalnya mslh di daerah pulau terluar adalah air bersih yg merupakan kebutuhan dasar. Padahal mesinnya cm 300 rb merk Shimizu. Lain kali klo blusukan bw logistik lah…

  2.  

    Bro

  3.  

    Selamat bertugas Jendral, moga kokoh postur / otot TNI dalam waktu dekat..

    Selamat Idul Fitri 1436 H, mohon maaf lahir bathin..

  4.  

    Pertalite

  5.  

    Pertamax

  6.  

    Pertamax gx y….?

  7.  

    Hore akhirnya aku dapet pertamax juga..

  8.  

    Salut buat personil TNI diperbatasan. Smoga makin profesional dan mandali.

    Sedih bayangin air utk minum saja sulit. Apalagi musim kmarau begini.

    •  

      TNI terbiasa dengan kondisi yg serba kekurangan itulah yg membuat TNI menjadi Kuat fisik dan mental untuk bertahan hidup……..”TABAH SAMPAI AKHIR”
      BRAVO TNI
      salam bung…

  9.  

    salut pada personil tni di wilayah terpencil tersebut. Benar-benar manunggal dengan warga dan justru tidak aneh-aneh seperti di kota besar. Karena kelebihan energi malah berkelahi antar korps. Salut juga pada panglima, pada momen khusus ini mementingkan kunjungan ke garis depan.
    salam tabik..

  10.  

    Pak moel& pak gatot sama2 hbt,,,bnga jdi rkyt NKRI,,bravo tuk tni….jayalah slu,,,

  11.  

    Kunjungan ke natuna stlh dilantik brrti ada prioritas penguatan militer disana.
    Logistik utk pasukan jgn dilupakan..biar kuat perang berlarut.belajar dr pengalaman sultan agung yg bisa ngirim pasukan ke batavia tp gk mampu merebut batavia krn lumbung padi disepanjang jln dibakar musuh..

    Ngomong ngomong bener gk sihh sejarahnya bgitu?

    •  

      Wah bung kalau itu saya tidak tahu karena bukan pelaku sejarah hahahaha gak tau juga nih yg bener yg mana,, soalnya ada yg bilang kalau yg membakar orang” londo tapi dengan bantuan sengkuni(orang dalam) alias orang dekat keprabon

  12.  

    Sungguh Terr..laa luuu…

  13.  

    Blusukan pertama Bapak Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo ke beberapa pulau-pulau terluar NKRI, memang kegiatan ini harus sering-sering dilakukan agar kekurangan-kekurangan prajurit di sana bsa dketahui dan dicarikan solusi yg tepat dan cepat, slain itu stidaknya dpt menaikkan moral dari prajurit yg brtuagas dsana,
    saran sya sbaiknya kunjungan kerja Bapak Panglima lebih diutamakan kepulau-pulau yg berpotensi menimbulkan konflik…..
    Setidaknya dri artikel ini kta mendapatkan sedikit gambaran bgaimana “kritisnya” sarana dan prasarana di pulau terluar namun stidaknya patut kta syukuri bersama dgn segala keterbatasan dan kekurangan yg ada tdak menurunkan profesionalitas dari prajurit yg brtugas dsana……
    Jika “katanya” kta beli Sukhoi 180 biji sanggup, kenapa kta harus “tega” membiarkan prajurit kta “menderita” di perbatasan??
    Sungguh aneh skali “Logikanya” jika kta membiarkan keadaan dan kondisi prajurit kta diperbatasan seperti ini, bukankah beli 180 Sukhoi “katanya” bukan hal mustahil untk diwujudkan tentu melengkapi sarana prasarana yg di butuhkan jga bkan tidak mungkin untk diwujudkan…….
    Sekarang bagaimana kta “mensetting maindset” berpikir kta apakah mengutamakan “kebutuhan” prajurit dilapangan ataukah masih terbelenggu di dalam khayalan tingkat tinggi dari “keinginan” yg tdak ada habisnya…..

  14.  

    Dapat di SPBU lah bung..peace

  15.  

    Salut bagi prajurit yg mengemban tugas sebaik2nya dan keluarga Prajurit yg telah ikhlas utk merelakan Suami/anak/Saudara nya utk bertugas didaerah perbatasaan hingga melewatkan masa2 berkumpul seperti hari raya seperti ini
    Buat Pak Gatot salut utk kegiataan pertama yg diperhatikan adalah prajurit yg ada didaerah perbatasaan tapi diharapkan ada bukti konkretnya segera utk mengatasi hambatan yg mendera anggotanya di perbatasaan

  16.  

    Knp yah rombongan Panglima TNI tdk bawa mesin bor air tanah, soalnya mslh di daerah pulau terluar adalah air bersih yg merupakan kebutuhan dasar. Padahal mesinnya cm 300 rb merk Shimizu. Lain kali klo blusukan bw logistik lah…

  17.  

    Jgn cuma bangun mushola pak jendral, bngun benteng cina, tower, kalau perlu bangun…semangat persatuan pak jendral huehehe

  18.  

    lanjutkan

  19.  

    Aku jg percaya Pak Gatot sdh cek lapak untuk pasang misil Buk. S 400 atau S 500 yg kabar burung sdh di pesan.

  20.  

    kasih radar arthur untuk mencari altelery musuh di perbatasan sebelum musuh mau masuk NKRI >> https://www.youtube.com/watch?v=eZxQ-RJu_DU

 Leave a Reply