Okt 012018
 

Prajurit artileri Resimen Kavaleri ke-3 AS bersama Pasukan Irak menyerang posisi ISIS di dekat perbatasan Irak-Suriah, 7 Juni 2018 (U.S. Army photo –ย  Spc. Anthony Zendejas IV)

Jakartagreater.com – AS telah meningkatkan kehadiran militer di kawasan perbatasan Suriah-Irak dan menurut juru bicara SDF, pangkalan itu digunakan dalam serangan terhadap sisa militan Daesh di Suriah Timur, dirilis pada Minggu 30-9-2018,ย Sputniknews.com.

Xelil irvan, komandan kelompok pejuang Peshmerga Kurdi, mengatakan kepada Sputnik bahwa pangkalan militer AS telah terdeteksi di dekat kota Al-Qa’im di Barat Laut Irak di perbatasan dengan Suriah.

“Menurut data kami, Amerika Serikat telah mendirikan pangkalan militer baru di wilayah Al-Qa’im yang penting dan strategis di provinsi Anbar di perbatasan Irak-Suriah. Orang-orang Amerika membangun kehadiran militer di kawasan itu, itulah sebabnya Pasukan pemerintah Irak telah mengirim lebih banyak bala bantuan militer kepada Al-Qa’im untuk meningkatkan perlindungan perbatasan, “katanya.

Seorang juru bicara untuk Pasukan Demokrat Suriah, sebuah kelompok militan yang dipimpin Kurdi, merinci bahwa pangkalan baru itu terlibat dalam operasi yang dilancarkan para pejuang SDF awal bulan ini terhadap benteng terakhir Daesh di Hajin di Suriah Timur.

Al-Qa’im, sebuah kota Irak yang terletak di dekat perbatasan strategis yang terhubung dengan kota Suriah Abu Kamal, direbut kembali pada awal November tahun lalu; kemudian militer Irak mengumumkan bahwa mereka telah memulihkan kendali atas pos-pos pemeriksaan di perbatasan dengan Suriah.

* Daesh (alias Negara Islam / ISIS / IS) adalah kelompok teroris yang dilarang di Rusia dan banyak negara lain.

Bagikan:

  17 Responses to “Kurdi: AS Bangun Pangkalan Militer Baru di Perbatasan Suriah-Irak”

  1.  

    BIANGKEROK DATANG TUH.

  2.  

    Mau ngapain? Siapa yg ngundang?

  3.  

    asu adalah penjajah yang sebenar nya dan biang kerok kerusuhan di irak dan suriah

  4.  

    Padahal di jaman saddam kurdi dibasmi, setelah saddam lengser malah berteman

    Padahal turki, iran udah g nerima kurdi dinegaranya..

  5.  

    selama USA tidak pergi, Suriah tidak akan selesai…

    •  

      Setelah armageddon dan almalhamah nanti insyaallah juga selesai.

    •  

      tukang memecah belah negara orang ya bung yuli..
      tp yg sy heran usa inggris kelakuannya jeleknya luar biasa gitu,
      tp negara dan warganya kok kaya dan makmur2.

      •  

        Itu berhubungan dengan sejarah panjang imperialis dan kolonialisme… USA memiliki sejarah panjang berdasar pengaruh UK, meskipun pernah ada perang kemerdekaan tetapi tetap UK lebih berpengaruh dibanding negara Eropa lainya seperti Pramcis yg membantu perang kemerdekaan berdirinya USA…
        Ekonomi UK ditopang oleh pengaruh USA di dunia…
        Untuk menguasai ekonomi langkah itu masih dengan mudah dilihat saat ini…
        UK dan USA itu satu paket, hanya mungkin saat ini situasinya agak berbalik dengan USA sebagai yg lebih superior, tetapi tetap saja, superioritas USA sangat membantu UK…
        Dalam sejarah perang dunia, hanya USA dan UK yg aman dari pendudukan… Dan itu faktor penting pendukung kondisi kesejahteraan negara itu…

  6.  

    Dikasih waktu 50 tahun pun mungkin amrik gak bakalan bisa habisin isis, lhaa teman karib kok … ๐Ÿ˜€

  7.  

    Ada udang di balik rempeyek….AS selalu di balik peperangan

 Leave a Reply