Apr 192017
 

Dok. Korps Marinir Indonesia (Cpl. Matthew Callahan)

Surabaya – Kursus Operasi Khusus Korps Marinir resmi berakhir dengan ditutup secara langsung oleh Komandan Komando Latih Korps Marinir (Kolatmar), Kolonel Marinir Wurjanto di Kesatrian Ewa Pangalela Bhumi Marinir Gunungsari, Surabaya, 18/4/2017.

Komandan Kolatmar mengatakan, Kursus Operasi Khusus Korps Marinir yang dilaksanakan sejak 21 Maret hingga 18 April 2017, berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan rencana kegiatan latihan yang telah ditetapkan.

“Kursus Operai Khusus Korps Marinir, mempunyai tujuan memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada peserta kursus tentang Operasi Khusus serta kemampuan yang harus dikuasai dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pokok di satuan,” katanya.

Keberhasilan dan tercapainya suatu tujuan kursus sangat ditentukan bagaimana para peserta kursus dapat menyerap materi yang disampaikan instruktur.

“Baik yang bersifat teori maupun praktek di lapangan, tentunya dengan dukungan sarana dan prasarana yang cukup memadai,” tegasnya.

Keterbatasan sarana dan prasarana bukan merupakan suatu hambatan dalam melaksanakan program yang sudah ditentukan oleh satuan atas.

“Namun dengan keterbatasan tersebut kami yakin percaya bahwa para peserta kursus mampu memantapkan diri sebagai prajurit Korps Marinir yang mempunyai kemampuan operasi khusus,” ujarnya.

Komandan Kolatmar berharap kepada seluruh peserta Kursus Operasi Khusus dapat menerapkan materi yang telah didapat selama mengikuti kursus di satuan masing-masing.

Dalam kesempatan ini Kolonel Marinir Wurjanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Panitia Penyelenggara atas jerih payah dan kerja kerasnya sehingga Kursus Operasi Khusus Korps Marinir tahun 2017 dapat terlaksana dengan aman, lancar dan sukses.

Sementara itu Komandan Pusat Latihan Khusus (Puslatsus) Kolatmar Letkol Mar Ferdy Takaendengan selaku Perwira Pelaksana Kursus mengatakan, Kursus Operasi Khusus berlangsung mulai tanggal 21 Maret hingga 18 April 2017 diikuti 20 prajurit yang merupakan anggota Regu Pandu Tempur di jajaran Korps Marinir.

“Materi yang dilatihkan meliputi Jungle & Sea Survival di Sukamade Meru-Betiri dan Teluk Ijo pantai Rajegwesi, Raid Amfibi, Renang Rintis, operasi patroli Rawa dan Taktik Khusus di pantai Pancer, Pulau Merah, desa Pesanggaran, Lampon, Patroli sungai di Sungai Kalibaru, Dakibu dan Dopper di Goa Kikik pantai Lampon,” ucapnya.

Kegiatan ini yang dihadiri Aspers Danpasmar-1 Kolonel Marinir David Candra Viasco, Wadan Kolatmar Letkol Mar Bagus Wiyosantoro, Para Perwira Staf dan Komandan Satlak dijajaran Kolatmar tersebut juga dihadiri Para Perwira Staf Personel (Paspers) di jajaran Pasmar-1.

Antara

  13 Responses to “Kursus Operasi Khusus Korps Marinir”

  1. Pertamax

  2. MINYAK TANAH KE DUA.

  3. SEHEBAT HEBATNYA SATUAN PERANG TANPA KOMANDO APA JADINYA. MAKA PERGERAKAN HARUS SESUAI PERINTAH ATASAN DAN ITU WAJIB BAGI PASUKAN MANA PUN.

    APA ARTI SENJATA HEIBAT TANPA KOMANDO SEPERTI NYELEM DALAM LAUT NAMUN TAK TAHU DALAMNYA.

  4. Kalo soal beginian NAVY SEAL ahlinya.

  5. Pada PD II, marinir USA sangat berjasa. Juga Marinir Inggris yg battle proven menghancurkan Argentina di perang Malvinas.

  6. Ayok di adu marinir indo vs navy seal,adu fisik ya

 Leave a Reply