“Kwartet” untuk Penyeimbang Militer dan Ekonomi China

Washington – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken bertemu secara virtual pada Kamis, 18/2/2021 dengan rekan-rekannya dari Jepang, Australia, dan India dalam kerangka “kwartet”, pengelompokan yang dipandang sebagai bagian dari upaya untuk menyeimbangkan kekuatan militer dan ekonomi China yang sedang tumbuh.

Pertemuan itug diumumkan oleh juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price pada pengarahan reguler pada Rabu, akan menjadi yang pertama dari kelompok informal di bawah pemerintahan Biden yang mulai menjabat pada 20 Januari, meskipun telah membahas peran masa depannya dalam panggilan bilateral dengan anggota sejak itu.

“Diskusi dengan para menteri luar negeri kwartet ini sangat penting untuk memajukan tujuan bersama kita di Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka dan meningkatkan tantangan yang menentukan zaman kita, termasuk mengoordinasikan upaya kita dan tanggapan COVID-19, serta perubahan iklim,” ujar Price, dirilis Antara, 18/2/2021.

Blinken juga akan membahas tantangan global bersama dengan rekan-rekan dari Prancis, Jerman dan Inggris dalam panggilan terpisah pada Kamis, kata Price.

Presiden Joe Biden mengatakan bekerja erat dengan sekutu akan menjadi kunci strateginya terhadap China, di mana dia mengatakan Amerika Serikat akan bermaksud untuk “menyaingi” Beijing.

Biden dan Perdana Menteri India Narendra Modi sepakat dalam panggilan telepon pekan lalu untuk memperkuat keamanan Indo-Pasifik melalui Kwartet itu.

Jepang menjadi tuan rumah pertemuan langsung para menteri luar negeri Kwartet pada Oktober dan empat negara pada bulan berikutnya mengadakan latihan angkatan laut gabungan terbesar mereka dalam lebih dari satu dekade.

*Foto: dok. Latihan kapal perang dari the Royal Australian Navy, Indian Navy, Japanese Maritime Self-Defense Force, and the United States Navy participate in Malabar 2020. (U.S. Navy- Mass Communication Specialist 3rd Class Elliot Schaudt).

Tinggalkan komentar