Jan 152018
 

Advanced Low-Cost Munitions Ordnance (ALaMO). © Navy Recognition

JakartaGreater.com – L3 Mustang Technology mengumumkan pada bulan Agustus tahun lalu mengenai selesainya fase Critical Design Review (CDR) untuk proyektil MK 332 Mod 0 High-Explosive, amunisi berpemandu HE-4G. L3 sedang mengembangkan HE-4G dalam program Advanced Low-Cost Munitions Ordnance (ALaMO).

Dalam rilis pers L3 Mustang, HE-4G adalah amunisi cerdas 57 mm dengan biaya rendah yang ditujukan untuk digunakan pada Littoral Combat Ship (LCS) dan Fast Frigate (FFG) baru Angkatan Laut AS, serta Penjaga Patroli Keamanan Nasional AS dan Patroli Lepas Pantai.

Penyelesaian fase CDR memungkinkan program untuk maju ke pengujian kualifikasi, sertifikasi amunisi dan transisi ke tahap produksi.

ALaMO dirancang untuk membantu kapal permukaan yang dilengkapi dengan BAE Systems Mk110 untuk bertahan melawan ancaman asimetris, seperti kapal kecil yang mengerumuni dan Unmanned Aircraft Systems (UAS).

Program ALaMO milik L3 Mustang telah berhasil menunjukkan kemampuan ini dalam tes di Potomac River Test Range Angkatan Laut AS di Dahlgren, Virginia, dengan mengenai target permukaan yang bergerak pada jarak yang lebih jauh daripada yang dimungkinkan oleh proyektil tak berpemandu.

Peningkatan akurasi ini memungkinkan pengurangan biaya yang signifikan dengan meminimalkan penggunaan amunisi untuk mengeliminasi target. L3 Mustang bersaing melawan BAE Systems dengan amunisi cerdas Orako 57 mm.