Mar 122016
 

Indonesia saat ini mempertimbangkan pembelian sistem pertahanan udara dari China, kata seorang pejabat senior pertahanan, 1/3/2016.

Menurut Marsda M. Syaugi, direktur jenderal perencanaan pertahanan di kementerian pertahanan Indonesia, negara ini sedang mengevaluasi pembelian dari China untuk AF902 Radar/Twin 35 mm AA Gun/PL-9C Missile Integrated Air Defense System (AF902 FCS/35), demi meningkatkan kemampuan pertahanan udara.

Marsda M. Syaugi mengatakan, sedang dilakukan evaluasi sejalan dengan rencana strategis Angkatan Bersenjata Republik Indonesia 2015-2019.

Marsda M. Syaugi membuat pernyataan setelah kunjungan terakhir ke China di mana ia mengamati AF902 FCS / 35, sebuah sistem pertahanan udara yang dirancang dan diproduksi oleh perusahaan Cina Cina Utara Industries Corp (Norinco).

“Berdasarkan presentasi [mereka] dan apa yang ditampilkan [pada waktu itu], sistem pertahanan udara yang ditawarkan [kepada kami] adalah cukup baik,” katanya kepada The Jakarta Post.

Marsda M. Syaugi juga mengatakan bahwa sistem itu “sebaik Oerlikon,” mengacu pada sistem pertahanan udara buatan Swiss Oerlikon SkyShield MK2 yang saat ini sedang digunakan oleh Pasukan Khusus Angkatan Udara (Paskhas) di pangkalan angkatan udara di Pontianak, Kalimantan Barat.

The AF902 FCS / 35 dirancang terutama untuk mencegat dan menghancurkan pesawat, rudal jelajah yang terbang rendah dan juga mencegat rudal presisi-guided. Sistem pertahanan ini juga dapat mengalahkan kendaraan lapis baja ringan, target permukaan dan pasukan darat tersembunyi.

Tidak jelas apakah Indonesia akhirnya akan memutuskan untuk mengambil sistem pertahanan udara ini. Hubungan pertahanan Sino-Indonesia cenderung bergerak cukup lambat sehubungan dengan pengalaman pertama yang terganjal berbagai alasan. Misalnya, pembicaraan untuk lisensi produksi rudal C-705 permukaan ke permukaan buatan China, berlangsung lama dan belum ada konfirmasi dari Jakarta untuk benar-benar mulai menggelar rudal di kapal perang mereka.

Namun baru saja DPR RI telah menyetujui perjanjian kerjasama militer antara Indonesia dan China. Hal ini memberikan legalitas bagi Kementerian Pertahanan Indonesia, untuk melakukan kegiatan kerjasama pertahanan lebih lanjut. Perjanjian pertahanan sebelumnya telah dimulai pada tahun 2007, dalam masa jabatan presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono.

Thediplomat.com

 Posted by on March 12, 2016

  20 Responses to “Labirin Kerjasama Militer Indonesia China”

  1.  

    Pliss jangan cina lagi,
    menyesal kemudian hari nanti,
    mending mahal dikit yg penting awet

  2.  

    Mudah2an tidak bikin kecewa lagi

    •  

      Yg penting 1. Perbaiki kunci pintu, kunci jendela dan teralis (pertahanan internal setiap pangkalan dan pelabuhan strategis/ pertahanan jarak pendek). 2. Bangun pagar rumah (pertahanan jarak menengah). 3. Bangun portal (pertahanan jarak jauh/ s300 dan s400/ syukur sudah bisa bikin sendiri). Dan yg ke 4 rudal jelajah antar benua, itu nanti tahun 2024 ke atas (di buat di dalam negri)

  3.  

    Mending ama cina drpd ama barat. Kualitas brg cina skr sdh lebih bgs dr dl, harga murah meriah, ada tot. Knp ngak? Plg top buatan bear!

  4.  

    Bagus ada pembanding…dr eropa dn China…langsung di jajal ama user…
    Atau…payung udara premium…untuk defence premium base….yg kualitas menyerupai untuk defence base secondary….maybe ya…hehehe

  5.  

    Ya nanggung amat sih ,,mending pantsir,buk minah kalau dana lebih s400 skalian biar strong..,

    •  

      Sudah sering saya berikean pencerahan ke tmn2.. untuk s300 dan s400, kondisi pertahanan jarak dekat kita sendiri belum yahuud, ibarat rumah buat apa kita bangun portal sedangkan pintu semua blum ada kunci, ntar kalo udah ada kunci n gembok baru kita bangun yang menengah yaitu pagar, setelah pagar kokoh baru portal jalan.. kita sedang brusaha tot stas tameng jarak pendek dulu..

      •  

        Waduh analogi bung Ruskye jadi ribet banget yah….

        Gimana kalo perumahan dibikin cluster, security cuma ada dipintu keluar masuk aja…. tamu yg dateng wajib lapor, ada keperluan apa, tamu musti naruh ktp….. xixixi…

  6.  

    Sebaik baiknya pesawat tempur yg dpt kita beli atau ki buat saat ini, msh bisa dikalahkan oleh pesawat tempur negara adidaya. Tetapi sabaik2 pesawat tempur negara adidaya msh dapat ditembak jatuh oleh long SAM atau bahkan medium SAM. Tetapi bukan oleh Shorad. Menyedihkan……..

  7.  

    sedang dilakukan evaluasi sejalan dengan rencana strategis Angkatan Bersenjata Republik Indonesia 2015-2019. 😀

    Jadi inget lagu di TVRI dulu,
    Angkatan Bersenjata Republik Indonesia…
    Setiap saat… Siap Sedia…
    Mempertahankan… Menyelamatkan…
    Negara Republik Indonesia

  8.  

    sorad… dimodifikasi untuk kpc / kkp / patroli pengawasan ilegal fishing…..dll… mak nyusss

  9.  

    Tampilan baru, entes entes b

  10.  

    sistem bisnis cina ibarat diatas meja judi .. pelanggan apapun siapapun negara itu bakal dijadikan korban judi politik

  11.  

    Yg pasti kl terlalu dekat sm china, malah jd sasaran kelompok barat. Mendingan tetep non blok sj, ada kesempatan utk memilih pd saat darurat.

  12.  

    . Perjanjian pertahanan sebelumnya telah dimulai pada tahun 2007, dalam masa jabatan presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. kenapa terkadang pak joko yg selalu dituduh hobi beli barang china sama hater….

    menurut saya kualitas barang weapon militer china pasti lebih baik lah dari pada produk komersial dan transportasi umumnya.