Lada-Class Lebih Silent dibanding Varshavyanka-Class


Kapal selam Saint Petersburg (foto : Common Wikipedia)

Selama melakukan masa percobaan di laut, kapal selam Project 677 Lada class – St. Petersburg memperlihatkan lebih tenang bila dibandingkan kapal selam Project 636 Varshavyanka.

Hal tersebut disampaikan oleh Alexandr Buzakov, CEO Admiralty Shipyards – perusahaan yang memproduksi kapal selam Lada.

“Tes terbaru menunjukkan bahwa St Petersburg lebih sulit dideteksi daripada kapal selam Project 636 “.

Lada lebih tepat disebut sebagai ‘lubang hitam’ di laut karena betapa sulitnya untuk mendeteksi kapal selam tersebut. Project 677 Lada adalah kapal selam diesel elektrik generasi keempat dan memiliki kelebihan karena tingkat kebisingannya yang rendah.

Project 677 memiliki kelebihan mampu menyerang kapal selam dan kapal perang permukaan, menghancurkan instalasi musuh di pantai, menyebarkan ranjau dan mengangkut pasukan dan kargo.

Persenjataan dari 677 kapal selam dapat termasuk rudal jelajah, torpedo, rudal torpedo dan sistem anti-pesawat Igla.

Berbobot permukaan sekitar 1.800 ton dan mampu menyelam hingga kedalaman 350 meter dan menyelam di bawah air dengan kecepatan maksimum 20 knot.

Lada adalah jenis kapal selam yang akan menjadi kapal selam non-nuklir pertama Rusia yang memiliki propulsi anaerobik (yang tidak membutuhkan udara dari luar untuk bekerja) yang memungkinkannya untuk menyelam di bawah air selama beberapa minggu tanpa muncul ke permukaan yang bisa mengungkapkan lokasi keberedaannya.

Kapal selam pertama dari Project 677, St. Petersburg dikirim ke Angkatan Laut Rusia pada tahun 2010 dan melewati tes di Northern Fleet.

Kapal selam kedua dari proyek itu, Kronstadt memulai proses pembangunannya pada tahun 2005 dan yang ketiga, Velikie Luki, pada tahun 2006. Setelah sempat terhenti pembangunannya, produksinya kembali dilanjutkan pada tahun 2013.

Sputnik

TERPOPULER

Tinggalkan komentar