Lagi, Manuver Liar Su-27 Rusia Membahayakan Pesawat Pengintai RC-135 AS

Pada tanggal 14 April, sebuah pesawat pengintai RC-135 milik Angkatan Udara AS yang terbang di atas Laut Baltik dicegat pesawat tempur Su-27 . Pencegatan tersebut dinilai AS dilakukan dengan cara yang berbahaya dan tidak professional.

Insiden terbaru tarsebut hanya berselang beberapa hari setelah insiden yang terjadi antara Kapal Perusak USS Donald Cook dengan dua pesawat tempur Su-24 Rusia. Saat itu dua Su-24 terbang sangat rendah dan berbahaya yang menurut seorang pelaut AS adalah ‘penerbangan paling rendah diatas kapal perang AS yang pernah dilihatnya’.

Komandan Angkatan Laut AS di Eropa, Kapten Angkatan Laut Danny Hernandez, menyatakan baru satu tahun ini terjadi beberapa kali insiden pertemuan yang membahayakan antara kapal perang dan pesawat pengintai AS dengan pesawat – pesawat tempur Rusia.

“Pencegatan pesawat tempur yang tidak aman dan tidak profesional ini berpotensi menyebabkan kerusakan serius dan cedera awak pesawat yang terlibat,” kata Danny Hernandez “Lebih penting lagi, tindakan tidak aman dan tidak profesional dari seorang pilot yang sebenarnya tidak perlu tapi bisa meningkatkan ketegangan antar negara.”sambung Hernandez terkait pencegatan pesawat pengintai RC-135 yang dilakukan Su-27 Rusia.

Pesawat tempur Su-27 dituduh melakukan manuver “liar dan agresif” setelah mendekati RC-135 dengan kecepatan tinggi dari samping. Su-27 hanya berjarak 15 meter dari ujung sayap RC-135 dan melakukan manuver ‘roll barel’ dari sisi kiri pesawat, ke atas pesawat dan akhirnya ke kanan pesawat.

RC-135U, adalah pesawat pengintai elektronik yang melakukan misi pengumpulan data intelijen, biasanya dioperasikan oleh lima sampai 16 awak spesialis peperangan elektronika. Pemerintah AS saat ini sudah memprotes semua insiden yang terjadi kepada pemerintah Rusia melalui saluran diplomatic.

Tinggalkan komentar